Editor
KOMPAS.com — Upaya meningkatkan keselamatan jemaah umrah dan pengunjung Tanah Suci terus diperkuat. Klaster Kesehatan Makkah kini menghadirkan “Safe Heart Zone” di area Masjidil Haram untuk mempercepat penanganan darurat bagi pasien dengan gangguan jantung.
Program ini dioperasikan penuh oleh King Abdullah Medical City, dengan tujuan memastikan respons medis yang cepat ketika terjadi serangan jantung di kawasan masjid suci.
Inisiatif tersebut merupakan bagian dari peningkatan layanan kesehatan bagi jemaah umrah dan pengunjung tempat-tempat suci. Kehadirannya juga mendukung target transformasi sektor kesehatan dalam program Saudi Vision 2030.
Baca juga: Jemaah Padati Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada Malam Pertama 10 Hari Terakhir Ramadhan
Zona kesehatan ini dilengkapi berbagai fasilitas modern untuk menangani kondisi jantung secara cepat dan efektif. Di dalamnya tersedia 10 tempat tidur perawatan intensif khusus jantung yang didukung oleh 30 tenaga medis profesional yang telah terlatih.
Selain itu, layanan kardiologi intervensi juga disediakan melalui laboratorium kateterisasi bergerak yang beroperasi di Al-Haram Hospital.
Fasilitas tersebut memungkinkan dokter melakukan tindakan medis penting secara cepat, termasuk pemasangan stent jantung serta pemberian obat-obatan khusus bagi pasien dengan kondisi kritis.
“Safe Heart Zone” juga dilengkapi teknologi medis canggih untuk menangani kasus darurat yang sangat berat. Salah satunya adalah perangkat Extracorporeal Membrane Oxygenation atau ECMO, yaitu alat penopang fungsi jantung dan paru-paru yang dapat menyelamatkan pasien dalam kondisi kritis.
Setelah tindakan medis dilakukan, pasien akan mengikuti jalur perawatan klinis yang telah ditetapkan, termasuk pemantauan pasca-kateterisasi hingga proses rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan jika diperlukan.
Kehadiran zona ini diharapkan mampu mempercepat waktu penanganan serangan jantung, yang menjadi faktor paling menentukan dalam menyelamatkan nyawa pasien.
Baca juga: 96,6 Juta Jemaah Padati Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dalam 20 Hari Ramadan 2026
Program ini juga dirancang untuk menghadapi lonjakan jumlah jemaah, terutama saat bulan Ramadan dan musim ibadah haji, ketika kawasan Masjidil Haram dipadati jutaan pengunjung dari seluruh dunia.
Dengan sistem respons cepat dan fasilitas medis modern, “Safe Heart Zone” diharapkan mampu meningkatkan keselamatan jemaah sekaligus memperkuat integrasi layanan kesehatan di wilayah Makkah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang