Editor
KOMPAS.com-Ribuan umat Muslim memadati Tokyo Camii di Shibuya, Jepang, pada Jumat (20/3/2026) untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah.
Tingginya jumlah jemaah membuat masjid terbesar di Jepang tersebut tidak mampu menampung seluruh peserta dalam satu waktu.
Pihak pengelola masjid akhirnya menggelar salat Idulfitri hingga lima kali secara berturut-turut sepanjang pagi.
Fenomena ini menjadi gambaran meningkatnya jumlah dan keberagaman komunitas Muslim di Jepang.
Baca juga: Akses Masjid Al-Aqsa Ditutup Israel, Jemaah Shalat di Jalan Yerusalem
Umat Muslim dari berbagai negara yang tinggal di Tokyo dan sekitarnya telah datang sejak dini hari.
Antrean panjang terlihat mengelilingi area masjid bahkan sebelum pelaksanaan salat dimulai.
Lonjakan jumlah jemaah membuat satu sesi salat tidak memungkinkan untuk menampung seluruh peserta.
Pihak masjid memutuskan untuk menggelar shalat Idul Fitri dalam lima sesi berbeda sepanjang pagi.
Empat pengajar secara bergantian memimpin shalat pada masing-masing sesi tersebut.
Imam Tokyo Camii, Musa Atcı, menyampaikan bahwa seluruh sesi berlangsung dengan jumlah jemaah yang tinggi.
Ia mengaku puas melihat antusiasme umat Muslim dalam merayakan Idul Fitri di Jepang.
Baca juga: Shalat Idul Fitri 2026: Niat, Tata Cara, Rukun, dan Sunnahnya
Perayaan Idul Fitri di Tokyo Camii mempertemukan umat Muslim dari puluhan negara.
Mereka berkumpul dan merayakan hari besar tersebut bersama meski berada jauh dari negara asal masing-masing.
“Jarak mungkin jauh, tetapi hati kami tetap satu,” ujar salah satu jemaah.
Seorang peserta asal Indonesia mengaku merasa seperti di rumah saat mengikuti shalat Idul fitri bersama komunitas Muslim internasional.
Tokyo Camii dikenal sebagai masjid terbesar di Jepang dengan arsitektur bergaya Ottoman yang khas.
Pelaksanaan shalat hingga lima kali dalam satu hari menunjukkan peningkatan jumlah jemaah Muslim di Jepang.
Kondisi ini juga mencerminkan semakin beragamnya komunitas Muslim yang tinggal dan menetap di negara tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang