KOMPAS.com – Momentum berdekatannya Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi bukti nyata kuatnya kerukunan antarumat beragama di Bali, khususnya di Buleleng.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna saat menghadiri pelaksanaan Salat Idul Fitri di Lapangan Taman Kota Singaraja, Sabtu (21/3/2026).
Sejak pagi, ribuan umat Muslim memadati lokasi untuk melaksanakan Shalat Id dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Suasana yang damai dan penuh kebersamaan itu meninggalkan kesan mendalam bagi Supriatna.
“Saya kagum melihat antusias masyarakat Muslim yang melaksanakan Salat Idul Fitri dengan khidmat dan tertib,” ujarnya.
Baca juga: Harga Emas Antam Usai Lebaran 2026, Sempat Anjlok Rp 100 Ribu Jelang Hari Raya
Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim di Buleleng, seraya memohon maaf lahir dan batin sebagai bentuk kebersamaan dan persaudaraan.
Menurut Supriatna, kedekatan waktu antara Nyepi dan Idul Fitri bukan hal baru bagi masyarakat Buleleng. Justru, kondisi ini menjadi simbol kuatnya toleransi yang telah lama terbangun di tengah keberagaman.
“Masyarakat umat Hindu dan umat Muslim di Buleleng sudah saling menghargai dan saling mengerti,” tegasnya.
Sementara itu, khatib Salat Idul Fitri, Agus Annurachman, mengajak umat Muslim menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat silaturahmi dan menjaga keharmonisan di tengah perbedaan.
Baca juga: Niat Puasa Syawal Lengkap Arab, Latin, dan Artinya: Simak Tata Cara & Keutamaannya
Ia menekankan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk mempererat persatuan bangsa.
“Semoga silaturahmi menjadikan kita semakin rukun dan damai serta menjadi kebanggaan Indonesia. Kita sebagai umat Islam harus menjadi duta-duta perdamaian,” ujarnya.
Kehadiran pemerintah daerah dalam perayaan tersebut menjadi bukti komitmen dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Di tengah perbedaan, Buleleng kembali menunjukkan bahwa toleransi bukan sekadar wacana, melainkan budaya yang hidup dan mengakar di masyarakat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang