Editor
KOMPAS.com - Pemerintah Arab Saudi dan Rusia resmi memberlakukan kebijakan bebas visa bagi warga kedua negara mulai 11 Mei 2026.
Pengumuman ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri pada Senin, menandai babak baru hubungan bilateral kedua negara.
Kesepakatan yang sebelumnya diumumkan pada 1 Desember 2025 ini memungkinkan warga Arab Saudi dan Rusia melakukan perjalanan tanpa visa untuk berbagai keperluan non-permanen.
Baca juga: Kemenhaj Sulteng Pastikan 1.751 Jemaah Haji 2026 Siap Berangkat, Persiapan Capai 100 Persen
Dalam aturan tersebut, pelancong diperbolehkan tinggal hingga 90 hari, baik secara terus-menerus maupun akumulatif dalam periode satu tahun.
Kebijakan bebas visa ini berlaku untuk kunjungan wisata, bisnis, dan keluarga. Langkah ini diyakini akan mendorong peningkatan mobilitas warga serta memperkuat hubungan ekonomi dan pariwisata antara kedua negara.
Namun, pemerintah menegaskan bahwa fasilitas bebas visa tidak mencakup perjalanan untuk tujuan bekerja, studi, tinggal menetap, maupun ibadah haji.
Untuk keperluan tersebut, warga tetap diwajibkan mengurus visa sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Waspada Haji Jalur Cepat! Visa Ziarah Tidak Bisa Dipakai untuk Berhaji
Dengan diberlakukannya kebijakan ini, Arab Saudi dan Rusia diharapkan dapat mempererat kerja sama lintas sektor sekaligus membuka peluang baru di bidang pariwisata dan perdagangan internasional.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang