Editor
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللّٰهِ، اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللّٰهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan adalah kunci kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Islam adalah agama damai. Islam datang membawa rahmat bagi seluruh alam. Dalam Al-Qur’an, umat Islam diperintahkan menjadi ummatan wasathan, yaitu umat yang moderat, adil, dan seimbang dalam menjalani kehidupan.
Baca juga: Khutbah Jumat Hari Ini: Menjaga Istiqamah Ibadah Setelah Ramadhan, Jangan Kembali Lalai
Perdamaian dalam Islam bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga tanggung jawab kolektif umat. Islam mengajarkan dialog, toleransi, serta penyelesaian konflik dengan cara yang bijak dan damai.
Allah SWT berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُوْنُوْا قَوَّامِيْنَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاۤءَ لِلّٰهِ وَلَوْ عَلٰٓى اَنْفُسِكُمْ...
Yā ayyuhalladzīna āmanū kūnū qawwāmīna bil-qisṭi syuhadā’a lillāh walau ‘alā anfusikum...
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak keadilan dan saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri…” (QS. An-Nisa: 135)
Ayat ini menegaskan bahwa keadilan adalah fondasi utama dalam membangun perdamaian.
Kemudian Islam juga melarang umatnya untuk memaksakan agama kepada orang lain yang bukan seagama, sebagaimana firman Allah Swt Surah Al-Baqarah ayat 256:
لَآ اِكْرَاهَ فِى الدِّيْنِۗ قَدْ تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ
Lā ikrāha fid-dīn, qad tabayyanar-rusydu minal-ghayy
Artinya: “Tidak ada paksaan dalam agama…”
Islam mengajarkan kebebasan beragama dan menolak segala bentuk pemaksaan.
Islam adalah agama rahmatan lilalamin (rahmat untuk alam semesta). Sehingga Allah Swt memerintahkan umat-Nya untuk ikut serta membantu menciptakan perdamaian, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Anfal ayat 61:
وَاِنْ جَنَحُوْا لِلسَّلْمِ فَاجْنَحْ لَهَا
Wa in janahū lis-salmi fajnah lahā
Artinya: “Jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya…” (QS. Al-Anfal: 61)
Ayat ini menegaskan bahwa Islam selalu mengedepankan jalan damai dalam menyelesaikan konflik.
Jamaah Jumat yang berbahagia,
Islam melarang tindakan brutal, pembunuhan tanpa hak, serta perusakan lingkungan, bahkan dalam kondisi konflik sekalipun. Ini menunjukkan bahwa Islam sangat menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Allah SWT juga berfirman:
اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ
Innamal mu’minūna ikhwatun fa aṣliḥū baina akhawaikum
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu…” (QS. Al-Hujurat: 10)
Persaudaraan adalah fondasi kuat dalam menciptakan kedamaian di tengah masyarakat.
Kemudian Al-Quran juga mengajak umat Islam untuk tetap menjaga persatuan:
وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا
Wa‘taṣimū biḥablillāhi jamī‘an wa lā tafarraqū
Artinya: “Berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali Allah dan jangan bercerai-berai…” (QS. Ali Imran: 103)
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Marilah kita menjadi pribadi yang membawa kedamaian, bukan permusuhan. Jadilah penyejuk di tengah perbedaan, dan penengah di tengah konflik.
أَقُوْلُ قَوْلِي هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ كَمَا يُحِبُّ رَبُّنَا وَيَرْضَى.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.
Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,
Marilah kita terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, dan menjadikan Islam sebagai jalan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari.
Allah SWT berfirman:
لَا خَيْرَ فِيْ كَثِيْرٍ مِّنْ نَّجْوٰىهُمْ اِلَّا مَنْ اَمَرَ بِصَدَقَةٍ اَوْ مَعْرُوْفٍ اَوْ اِصْلَاحٍۢ بَيْنَ النَّاسِ
Lā khaira fī katsīrim minnajwaahum illā man amara biṣadaqatin aw ma‘rūfin aw iṣlāḥin bainan-nās
Artinya: “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan mereka, kecuali yang menyuruh bersedekah, berbuat baik, atau mendamaikan manusia…” (QS. An-Nisa: 114)
Ayat lainnya:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى...
Yā ayyuhan-nāsu innā khalaqnākum min dzakarin wa untsā...
Arti: “Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan… agar kamu saling mengenal…” (QS. Al-Hujurat: 13)
Baca juga: Khutbah Jumat 3 April 2026: Sering Dianggap Biasa, Ternyata April Mop Bisa Jadi Dosa dalam Islam
Ma’asyiral Muslimin,
Mari kita jadikan masjid, rumah, dan lingkungan kita sebagai tempat yang penuh kedamaian. Hindari pertikaian, jauhi kebencian, dan tebarkan kasih sayang.
اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.
اللّٰهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِنَا، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
وَأَقِمِ الصَّلَاةَ.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang