Editor
KOMPAS.com – Cuaca ekstrem diperkirakan melanda sejumlah wilayah Arab Saudi pada Selasa, dengan hujan lebat berpotensi memicu banjir bandang di tengah persiapan musim haji 2026.
Peringatan ini disampaikan oleh National Center for Meteorology (NCM), yang menyebutkan bahwa kondisi cuaca buruk akan terjadi di wilayah selatan dan barat Wilayah Riyadh, serta bagian timur wilayah Makkah, Asir, dan Al-Baha.
Menurut NCM, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut berpotensi menyebabkan banjir bandang di lembah dan aliran air (wadi), disertai hujan es serta angin kencang yang dapat mengurangi jarak pandang secara signifikan.
Baca juga: Pembatasan Masuk Makkah Berlaku Jelang Haji 2026, WNI Diminta Jangan Coba Jalur Ilegal
Juru bicara NCM, Hussein Al-Qahtani, menegaskan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama di daerah rawan banjir.
“Cuaca yang diperkirakan terjadi mengharuskan semua pihak mengambil langkah pencegahan, khususnya di lokasi yang berpotensi dilanda banjir bandang,” ujarnya dikutip dari Saudi Gazette.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan cuaca resmi dan mematuhi arahan otoritas setempat.
Warga diminta menjauhi lembah, aliran air, serta titik-titik rawan banjir demi keselamatan.
Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat Arab Saudi tengah memasuki fase persiapan intensif jelang puncak ibadah haji, yang akan diikuti jutaan jemaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Diketahui, rencana perjalanan haji telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 7 Tahun 2025:
Baca juga: Mulai Senin 13 April, Saudi Larang WNA Masuk Makkah, Kecuali Visa Haji