Editor
KOMPAS.com - Persiapan pemberangkatan jemaah haji 2026 di berbagai daerah mulai memasuki tahap akhir.
Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi dengan jumlah jemaah terbesar yang mulai masuk embarkasi pekan ini.
Pemerintah memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan lancar dan aman sesuai jadwal. Pemberangkatan juga dipastikan tidak terdampak situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Baca juga: Calon Haji Embarkasi Lombok Meninggal Sebelum Berangkat, Kuota Haji NTB Dipastikan Tetap Penuh
Dilansir dari Antara, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Tengah menyebutkan seluruh jamaah calon haji di wilayah tersebut saat ini sudah mulai masuk embarkasi.
Kepala Kanwil Kemenhaj Jateng Fitriyanto, saat dikonfirmasi dari Semarang, Selasa (21/4/2026), mengatakan pemberangkatan jamaah calon haji dari Jawa Tengah akan dilayani melalui 96 kelompok terbang atau kloter.
Baca juga: Mengintip Menu Jemaah Haji di Dapur Katering Madinah, Tempe Jadi Andalan
Ribuan jemaah haji Jawa Tengah akan diberangkatkan melalui dua embarkasi utama. Pembagian kloter dilakukan untuk memperlancar proses keberangkatan ke Tanah Suci.
Kloter sebanyak itu terbagi menjadi dua, yakni 81 kloter dilayani melalui Embarkasi Solo dan 15 kloter melalui Embarkasi Yogyakarta.
Menurut dia, setiap kloter didampingi empat petugas, yakni ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga medis, dan paramedis.
Seluruh jamaah calon haji mulai masuk ke embarkasi pada Selasa ini. Gelombang pertama keberangkatan diawali oleh jemaah asal Kabupaten Tegal.
Seluruh jamaah calon haji masuk ke embarkasi pada Selasa ini, dengan kloter pertama yang berasal dari Kabupaten Tegal berjumlah sebanyak 360 orang.
Tahun ini Jawa Tengah memberangkatkan puluhan ribu calon haji. Rentang usia jemaah pun cukup beragam, mulai dari usia remaja hingga lanjut usia.
Ia menyebutkan jumlah jamaah calon haji asal Jawa Tengah pada tahun ini mencapai 34.122 orang, dengan calon haji termuda berusia 14 tahun asal Kabupaten Magelang dan tertua berusia 94 tahun dari Kabupaten Klaten.
"Calon haji paling muda 14 tahun dari Kabupaten Magelang, yang paling tua kelahiran 1932, (usianya, red ) 94 tahun dari Klaten," katanya.
Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada calon haji lanjut usia melalui skema kuota prioritas. Jawa Tengah memperoleh alokasi khusus untuk ribuan jemaah lansia.
Untuk calon haji dari kalangan lanjut usia, kata dia, pemerintah juga memberikan perhatian khusus melalui kuota prioritas, dan Jateng mendapatkan kuota 1.712 orang untuk lansia.
Pemerintah memastikan persiapan hingga keberangkatan jemaah haji tetap berjalan aman. Situasi geopolitik di Timur Tengah disebut tidak memengaruhi pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
Ia memastikan seluruh proses persiapan hingga keberangkatan berjalan aman, termasuk dari potensi dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.
"Sampai hari ini pernyataan dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia ini tidak terpengaruh dengan geopolitik. Jadi haji tetap berjalan sesuai dengan rencana," katanya.
Seluruh jemaah calon haji Jawa Tengah akan diberangkatkan menggunakan penerbangan langsung ke Arab Saudi tanpa transit.
Skema ini dilakukan untuk mempercepat perjalanan sekaligus menghindari wilayah rawan konflik.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa proses perjalanan menuju ke Tanah Suci juga akan berlangsung aman, apalagi melalui penerbangan langsung tanpa transit.
Jadi, kata dia, seluruh jemaah calon haji diberangkatkan menggunakan penerbangan langsung menuju ke Arab Saudi tanpa transit di wilayah yang dikhawatirkan rawan konflik.
"Kita 'direct', dari Indonesia langsung ke Madinah atau langsung ke Jeddah. Tidak mampir-mampir di daerah Timur Tengah. Jadi, 21 April (calon haji, red.) masuk embarkasi, tanggal 22 April baru terbang (ke tanah suci)," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang