Editor
KOMPAS.com - Pemerintah Kota Batu mendorong pengurangan penggunaan plastik dalam pembagian daging kurban pada Idul Adha 2026.
Imbauan ini muncul setelah harga plastik mengalami kenaikan dan penggunaannya dinilai kurang ramah lingkungan.
Alternatif kemasan alami seperti daun pisang dan besek bambu dinilai lebih efisien dan aman.
Selain itu, masyarakat juga diminta berperan aktif dalam mengurangi sampah plastik.
Baca juga: Perumda Dharma Jaya Siapkan 900 Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026 di Jakarta
Berkaca pada pelaksanaan Idul Adha sebelumnya, pembagian daging kurban di Kota Batu masih didominasi penggunaan kantong plastik.
Namun, saat ini harga plastik terpantau mengalami kenaikan, sehingga mendorong pemerintah daerah untuk mencari alternatif kemasan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Baca juga: Beli Sapi Kurban 2026 Kapan? Ini Waktu Ideal dan Tips Memilihnya
Plt Wali Kota Batu Heli Suyanto mengimbau masyarakat agar beralih menggunakan daun pisang atau besek bambu sebagai wadah daging kurban.
Alternatif Ramah Lingkungan dan Lebih Segar
Menurut Heli, penggunaan daun pisang dan besek bambu tidak hanya membantu mengurangi sampah plastik, tetapi juga dinilai lebih baik dalam menjaga kualitas daging.
“Kita semua tahu harga plastik naik, dan ini bisa jadi momen beralih ke wadah alternatif yang lebih hemat dan ramah lingkungan."
"Saya rasa besek bambu atau daun pisang juga lebih bagus untuk menjaga kesegaran daging daripada plastik,” kata Heli Suyanto kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (30/4/2026).
Heli juga mendorong masyarakat yang akan mengambil daging kurban untuk membawa wadah sendiri dari rumah.
Langkah ini dinilai dapat menekan penggunaan kantong plastik sekaligus mengurangi beban biaya panitia penyelenggara.
“Ini dapat menekan biaya operasional panitia sekaligus mengurangi sampah plastik di lingkungan masing-masing,” jelasnya.
Lebih lanjut, Heli mengingatkan bahwa penggunaan plastik daur ulang, terutama kresek hitam, berisiko bagi kesehatan karena mengandung zat kimia berbahaya.
“Kalau memang harus memakai plastik, baiknya gunakan plastik bening atau kemasan food grade yang lebih aman untuk makanan,” ujarnya.
Ia menegaskan aspek kebersihan dan higienitas harus menjadi prioritas utama dalam proses penyembelihan dan pengemasan hewan kurban.
Efisiensi Anggaran Operasional
Selain aspek lingkungan dan kesehatan, pengurangan penggunaan plastik juga dinilai dapat meningkatkan efisiensi anggaran.
Pengadaan kantong plastik dapat dialihkan untuk kebutuhan lain, seperti menjaga kebersihan lokasi penyembelihan, distribusi daging, hingga operasional panitia selama Idul Adha.
Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul “Harga Plastik Mahal, Pemkot Batu Imbau Warga Pakai Daun Pisang dan Besek Bambu untuk Daging Kurban”.
https://suryamalang.tribunnews.com/batu/284245/harga-plastik-mahal-pemkot-batu-imbau-warga-pakai-daun-pisang-dan-besek-bambu-untuk-daging-kurban