MADINAH, KOMPAS.com- Koper jemaah haji Indonesia yang tiba di Arab Saudi diawasi ketat oleh petugas haji daerah kerja (daker) bandara. Pengawasan dilakukan sejak awal koper-koper jemaah tiba di Bandara Mohammad Bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdul Basir mengungkap tahun ini koper jemaah fast track dan non fast track ditempatkan pada sebuah gedung khusus kargo dan bagasi. Kebijakan tersebut baru diterapkan pada tahun 2026.
"Koper jemaah dipastikan sejak awal kedatangan, kami telah melakukan pengawasan penanganan koper di drop baggage area," kata Abdul Basir saat ditemui di Bandara Madinah, Jumat (1/5/2026).
Baca juga: KKHI Makkah Ingatkan Jamaah Haji Wanita Patuhi Dosis Obat Penunda Haid
Tim daker bandara menyiagakan lima petugas terbagi dalam lima sif untuk menjaga, mengawasi, dan membantu operasional pemindahan hingga distribusi koper jemaah. Petugas gedung kargo dan bagasi akan melaporkan jika ada koper jemaah yang mengalami kerusakan.
"Pengawasan dilakukan dari cara mereka melakukan pengangkatan koper sampai memasukan ke dalam kontainer," ungkap Basir.
Lantas langkah apa yang harus dilakukan jemaah haji jika menemukan koper mereka mengalami kerusakan?
Pertama, jemaah dapat mengecek kondisi koper mereka kembali setelah koper di hotel masing-masing.
Jika ada koper yang mengalami kerusakan, jemaah bisa mengidentifikasi tingkat kerusakan. Jika terdapat kerusakan parah, mereka dapat melaporkan pada petugas sektor atau daker.
"Nanti akan dicarikan solusi sementara seperti misalnya wrapping," kata Basir.
Baca juga: Jemaah Asal Riau Wafat saat Ibadah di Masjid Nabawi, Pemerintah Pastikan Hak Badal Haji Terpenuhi
Maskapai dimungkinkan akan mengganti koper tersebut setelah melalui mekanisme asesmen kerusakan.
"Untuk penggantian yang akan mengasesmen adalah dari maskapai. Jika perlu ada penggantian akan dilakukan bisa saat jelang jemaah pulang," kata dia.
Hingga Jumat (1/4/2026) pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau pada hari kesebelas operasional penyelenggaraan ibadah haji, sebanyak 158 kloter telah mendarat di Bandara Madinah, Arab Saudi.
Total ada 61.407 orang jemaah yang telah mendarat. Dari jumlah tersebut, ada 13.186 jemaah lanjut usia (lansia).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang