Editor
KOMPAS.com - Bus shalawat untuk jemaah haji Indonesia resmi mulai beroperasi di Makkah, Arab Saudi, pada Jumat (1/5/2026).
Layanan transportasi ini disiapkan pemerintah Indonesia untuk memudahkan mobilitas jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram maupun sebaliknya.
Pengoperasian bus shalawat dilakukan seiring kedatangan jemaah haji Indonesia di Kota Makkah pada musim haji 2026.
Baca juga: 21 Rute Bus Shalawat dari Hotel ke Masjidil Haram Lengkap dengan Warnanya, Beroperasi Gratis 24 Jam
Karena kawasan Masjidil Haram cukup padat dan memiliki banyak akses keluar-masuk, jemaah diimbau memahami lokasi terminal bus shalawat agar tidak salah arah.
Bus shalawat merupakan kendaraan operasional khusus yang disediakan pemerintah Indonesia untuk melayani kebutuhan transportasi jemaah haji selama berada di Makkah.
Baca juga: Bus Shalawat Gratis Mulai Beroperasi di Makkah, 56 Armada Disabilitas Disiapkan
Dilansir dari tribunnews, Kepala Bidang Transportasi PPIH Arab Saudi 2026, Syaiful Rahman, mengatakan terdapat tiga terminal utama di sekitar Masjidil Haram yang menjadi titik naik dan turun jemaah haji Indonesia.
Ketiga terminal tersebut yakni Terminal Syib Amir, Terminal Ajyad, dan Terminal Jabal Ka'bah.
"Jemaah haji yang tinggal di wilayah Misfalah akan diantarkan ke Masjidil Haram melalui terminal Ajyad dan jemaah haji yang tinggal di wilayah Jarwal dan Aziziah akan diantarkan melalui terminal Jabal Ka'bah," kata Syaiful Rahman kepada tim Media Center Haji (MCH) 2026, beberapa waktu lalu.
Sementara itu, jemaah yang tinggal di wilayah Syisyah dan Raudhah akan menggunakan layanan bus shalawat melalui Terminal Syib Amir.
Untuk membantu jemaah mengenali lokasi terminal bus shalawat di kawasan Masjidil Haram, Kepala Pos Terminal Syib Amir, Dr Iswan Brandes, memberikan panduan sederhana berbasis titik penanda yang mudah diingat.
Salah satu patokan utama yang dapat digunakan jemaah adalah area WC 9 yang berada di sekitar Rumah Abu Jahal atau lokasi tahalul.
Dari titik tersebut, jemaah diminta mengambil arah kiri untuk menuju Terminal Syib Amir.
Ia mengingatkan agar jemaah tidak mengambil arah kanan dari titik tersebut karena akan mengarah ke Terminal Ajyad.
Selain titik di WC 9, terdapat beberapa panduan lain yang dapat menjadi acuan jemaah saat mencari terminal bus shalawat di sekitar Masjidil Haram.
Dr Iswan mengimbau jemaah memperhatikan titik-titik penanda tersebut agar tidak tersesat atau salah menuju terminal, terutama saat kondisi Masjidil Haram dipadati jamaah dari berbagai negara.
Suasana terminal bus Syib Amir, tempat bus shalawat yang antarkan jemaah haji dari dan menuju Masjidil Haram, Selasa (11/6/2024) pagi. Dilansir dari laman HIMPUH, sistem transportasi Bus Shalawat dibagi sesuai lokasi tempat tinggal jemaah di Makkah, yakni Misfalah, Jarwal, Raudhah, Syisyah, dan Aziziyah.
Masing-masing wilayah memiliki terminal tujuan berbeda agar arus jemaah lebih tertib dan tidak menumpuk.
Pembagian terminal Bus Shalawat sebagai berikut:
Dari terminal tersebut, jemaah melanjutkan perjalanan menuju Masjidil Haram.
Berukut daftar lengkap rute bus shalawat berikut warna stiker dan terminalnya.
Hotel: Emmar Al Jawhara (517), Masakin Alhayat (518), Adwa Manazil Alkiram (417), Majed Alharthi (418), Refaq Alaliah (419), Luluat Alsharq Alawsat (420), Alwaha Almasyah (421), Tharawat Manayer Alosoul (422), Lulua Almashaer 1 (423)
Rute 2 – Syisyah 1 – Syib Amir (Hijau)
Hotel: Royal Al Mashaer (303), Rwad Almanasik (304), Jawharat Altalayie (305), Retaj Alhayat 1 (301), Adel Bin Eid Bin Mohammed Al Zain (302)
Hotel: Manazel Alfurqan, Luluat Alnader, Mashhur Aljazira, Ajnihat Al Saadah, Jawharat Mena, Manar Almashaeir, Al Ghazi Plaza, Makkah Royal, Rawabi Mina, Saqr Quraish dan lainnya.
Hotel: Shaza Asil, Dayar Almiski, Abdullah Hamed Alqurashi, Wakf Sulyman, Rayhana Alhuda, Minarat Almena, Awtad United, Mezab Almashaeir.
Hotel: Hostel Yacoub Baik Algogandi, Mina View, Al Khulafaa Alfedy, Durat Almashaeir Hostel, Darb Almotamer Hostel, Ruya Al Hashimiya, Areeb Hostel.
Hotel: Tilal Alghaddeer, Safa Almujran, Snood Al Jawhara, Manar Al Bait, Luluat Albait, Emaar Al Taqwa, Gulf Suits.
Hotel: Marjan Almaqam, Marjan Alsalam, Dar Albarakah, Rabiyat Al Hijaz, Konooz Elrahma, Tayeb Hostel dan lainnya.
Hotel: Albilad Roya, Hassan Hostel.
Hotel: Alsaad Flower 1, Almasa Al Rawdah, Rawdat Alsharqia, Al Fawda Almakiah, Tara Al Rawda.
Hotel: Ayan Tower, Dar Al Azhar, Mabrook Alresalah, Saraya Amer, Al Ahdab, Dana Aldiafa, Rose Almashaer, Orins dan lainnya.
Hotel: Diyar Alrawda, Safwat Alsharooq, Manar Al Taqwa, Mayar Al Rawdah, Burj Rawdak, Tohfat Al Rawda, Zad Almusafir Rawdah dan lainnya.
Hotel: Burj Al Wahda Almutamayiz, Hussein Biarey, Wehdah Al Khair.
Hotel: Buraj Al Wahda Al Mutamayaz, Wehda Al Khair, Snood Al Hoda, Abraj Almsk, Maqam Al Hejaz, Rest Zone, Diyar Aljabri dan lainnya.
Hotel: Al-Hidayah Towers Gate 9A dan 9C.
Hotel: Al-Hidayah Towers Gate 1 sampai 8.
Hotel: Aldera, Burj Salah, Trust Makaan, Bright, Mayer Mayassar, Rawabi Al Shrook.
Hotel: Al Asalah Al Bakkiya, Alzaer Plaza, Yaseer Aloloua, Diyafa Misfalah, Mutamir, Nasaim Alkhair, Marjan Almashaer.
Hotel: Manazel Al Hoor, Hadiqat Alhorse, Rizq Palace, Bilal, Lulua Almashaer, Manasik Albait, Moro Global dan lainnya.
Hotel: Tharwat Al Khalil, Safwat Almead, Tharwat Al Misfalah, Dorrat Al Akhyar, Al Jabr.
Hotel: Hibba Al Hijrah, Future Light, Suaad Qasr, Maysan Al Zmour, Dorrat Dar Hassan, Durrat Rahaf dan lainnya.
Hotel: Hassan Salem Al Jafri Hostel, Tower Nuzul 3.
Jemaah disarankan menyimpan kartu rute bus yang dibagikan petugas. Selain itu, catat nomor halte terdekat hotel dan warna bus yang digunakan.
Jika lupa jalur pulang, jemaah bisa meminta bantuan petugas sektor atau petugas terminal Bus Shalawat yang berjaga selama 24 jam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang