Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Layanan Makkah Route Dinilai Bantu Jemaah Haji Bisa Langsung Fokus Ibadah Saat Tiba di Arab Saudi

Kompas.com, 17 Mei 2026, 19:10 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Layanan Makkah Route kembali mendapat apresiasi dari Jemaah calon haji Indonesia pada musim haji 1447 Hijriah.

Program pemeriksaan imigrasi Arab Saudi yang dilakukan sejak di Indonesia dinilai membantu jemaah lebih nyaman dan tidak kelelahan saat tiba di Tanah Suci.

Selain mempercepat proses kedatangan, layanan tersebut juga membuat Jemaah dapat langsung menuju hotel dan fokus menjalankan ibadah.

Baca juga: Layanan Makkah Route Percepat Pemeriksaan Imigrasi Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

Hingga pertengahan Mei 2026, puluhan ribu Jemaah telah memanfaatkan layanan Makkah Route di sejumlah bandara internasional Indonesia.

Jemaah Haji Nilai Makkah Route Bikin Ibadah Lebih Nyaman

Jemaah calon haji 1447 Hijriah, Agung Pribadi (57), menilai layanan Makkah Route di Bandara Internasional Soekarno-Hatta membantu kekhusyukan ibadah setibanya di Arab Saudi.

Baca juga: Operasional Haji Gelombang Pertama di Madinah Resmi Berakhir, 3 Kloter Terakhir Diberangkatkan ke Makkah

"Dari embarkasi, bandara, terus sampai Jeddah, hotel langsung, kami ibadah. Itu suatu yang bagi kami terobosan yang oke sekali," kata Agung saat ditemui sebelum masuk ke konter Makkah Route di Tangerang, Banten, Minggu.

Agung menjelaskan, dengan adanya layanan tersebut dirinya tidak perlu lagi mengantre panjang untuk menjalani pemeriksaan keimigrasian di Arab Saudi. Pemeriksaan paspor dan visa oleh otoritas Saudi telah dilakukan sejak di Indonesia.

"Jadi, kami tidak capai harus menunggu lagi," kata jemaah calon haji asal embarkasi Bekasi, Jawa Barat itu.

Pemeriksaan Imigrasi Dilakukan Sejak di Indonesia

Menurut Agung, layanan Makkah Route menjadi perubahan positif dibandingkan penyelenggaraan haji pada tahun-tahun sebelumnya.

"Saya dengar di beberapa tahun yang lalu, mungkin sepuluh tahun atau beberapa belas tahun yang lalu, itu harus antre beberapa jam di bandara untuk baru sampai ke Makkah, ya, biasanya jemaah haji itu merasa lelah setelah perjalanan jauh," katanya.

Ia juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan pemerintah, baik melalui Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan maupun Kementerian Haji dan Umrah.

Agung mengaku terbantu dengan pendampingan petugas sejak berada di embarkasi keberangkatan.

Jemaah Berharap Layanan Haji Terus Ditingkatkan

Meski mengapresiasi layanan Makkah Route, Agung berharap kualitas pelayanan haji ke depan dapat terus ditingkatkan. Ia menyoroti fasilitas di asrama haji yang menurutnya masih perlu pembenahan.

"Mungkin di asrama haji bisa memperbaiki layanannya, baik di kamar mungkin, di fasilitas-fasilitas atau masakan," katanya.

Puluhan Ribu Jemaah Sudah Gunakan Makkah Route

Sejak pemberangkatan pertama pada 22 April 2026, Kantor Imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah melayani 30 ribu jemaah melalui layanan Makkah Route.

Tahun ini, sebanyak 35.285 jemaah ditargetkan dilayani hingga pemberangkatan terakhir pada 21 Mei 2026 mendatang.

Bandara Soekarno-Hatta melayani keberangkatan jemaah calon haji dari tiga embarkasi, yaitu Pondok Gede, Bekasi, dan Cipondoh.

Sementara itu, layanan Makkah Route tersedia di empat bandara internasional di Indonesia, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jadwal Ibadah Sunnah Idul Adha 2026: Puasa, Larangan Potong Kuku dan Rambut, serta Hari Tasyrik
Jadwal Ibadah Sunnah Idul Adha 2026: Puasa, Larangan Potong Kuku dan Rambut, serta Hari Tasyrik
Aktual
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei, Sama dengan Muhammadiyah
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 Jatuh pada 27 Mei, Sama dengan Muhammadiyah
Aktual
Arab Saudi Bangun RS Darurat Raksasa di Mina untuk Haji 2026
Arab Saudi Bangun RS Darurat Raksasa di Mina untuk Haji 2026
Aktual
Layanan Makkah Route Dinilai Bantu Jemaah Haji Bisa Langsung Fokus Ibadah Saat Tiba di Arab Saudi
Layanan Makkah Route Dinilai Bantu Jemaah Haji Bisa Langsung Fokus Ibadah Saat Tiba di Arab Saudi
Aktual
Arab Saudi Umumkan Jadwal Musim Umrah 2026-2027, Visa Mulai Dibuka 31 Mei
Arab Saudi Umumkan Jadwal Musim Umrah 2026-2027, Visa Mulai Dibuka 31 Mei
Aktual
Manajemen Struktur Kloter Jadi Kunci Pelayaan Jemaah Haji Mandiri
Manajemen Struktur Kloter Jadi Kunci Pelayaan Jemaah Haji Mandiri
Aktual
Layanan Makkah Route Percepat Pemeriksaan Imigrasi Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi
Layanan Makkah Route Percepat Pemeriksaan Imigrasi Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi
Aktual
Batas Waktu Potong Kuku dan Rambut Sebelum dan Sesudah Idul Adha 2026, Shohibul Qurban Wajib Tahu
Batas Waktu Potong Kuku dan Rambut Sebelum dan Sesudah Idul Adha 2026, Shohibul Qurban Wajib Tahu
Aktual
3 Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha: Waktu, Niat, dan Tata Caranya
3 Puasa Sunnah Sebelum Idul Adha: Waktu, Niat, dan Tata Caranya
Doa dan Niat
Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, serta Arafah 2026 Lengkap dengan Tata Cara dan Jadwalnya
Niat Puasa Zulhijah, Tarwiyah, serta Arafah 2026 Lengkap dengan Tata Cara dan Jadwalnya
Aktual
Hukum Lantai Basah yang Terkena Percikan Najis, Apakah Menjadi Mutanajjis? Ini Penjelasan MUI
Hukum Lantai Basah yang Terkena Percikan Najis, Apakah Menjadi Mutanajjis? Ini Penjelasan MUI
Aktual
Doa Shalat Sunnah Dua Rakaat Setelah Tawaf: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Shalat Sunnah Dua Rakaat Setelah Tawaf: Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Arab Saudi Pakai Drone Kirim Obat saat Haji 2026, Cuma Butuh 6 Menit
Arab Saudi Pakai Drone Kirim Obat saat Haji 2026, Cuma Butuh 6 Menit
Aktual
Link Sidang Isbat Penetapan 1 Zulhijjah 1447 H Hari Ini, Cek Jadwal dan Tahapannya
Link Sidang Isbat Penetapan 1 Zulhijjah 1447 H Hari Ini, Cek Jadwal dan Tahapannya
Aktual
Rahasia Air Zamzam di Masjid Nabawi Tetap Aman Diminum Meski Jauh dari Sumbernya
Rahasia Air Zamzam di Masjid Nabawi Tetap Aman Diminum Meski Jauh dari Sumbernya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com