KOMPAS.com – Kelulusan kelas 6 Sekolah Dasar (SD) bukan sekadar penanda berakhirnya masa belajar di bangku sekolah dasar.
Momen ini juga menjadi titik awal perjalanan baru menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Bagi banyak siswa, perpisahan sekolah menjadi saat yang penuh haru. Ada rasa bangga karena berhasil menyelesaikan pendidikan dasar, tetapi juga ada kesedihan karena harus berpisah dengan teman-teman, guru, dan lingkungan yang selama enam tahun menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Dalam tradisi Islam, setiap keberhasilan selayaknya disyukuri dengan doa. Begitu pula saat kelulusan.
Selain menjadi ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, doa juga menjadi harapan agar ilmu yang telah diperoleh membawa keberkahan dan menjadi bekal dalam menjalani masa depan.
Islam sendiri memberikan perhatian besar terhadap pentingnya menuntut ilmu. Rasulullah SAW bersabda:
"Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim." (HR Ibnu Majah)
Karena itu, acara perpisahan dan kelulusan tidak hanya diisi dengan seremoni dan hiburan, tetapi juga menjadi momentum untuk memanjatkan doa bagi para siswa, guru, dan orang tua.
Baca juga: Orang Tua Wajib Tahu, Doa agar Anak Dimudahkan Saat Ujian Sekolah
Kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan. Justru setelah meninggalkan sekolah dasar, anak-anak akan menghadapi lingkungan baru, tantangan baru, dan tanggung jawab yang lebih besar.
Dalam buku Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur'an karya Ahmad Salim, dijelaskan bahwa doa merupakan salah satu bentuk pendidikan spiritual yang dapat menumbuhkan rasa tawakal, optimisme, dan kedekatan anak kepada Allah SWT.
Melalui doa, seorang anak diajarkan bahwa keberhasilan tidak hanya berasal dari usaha manusia, tetapi juga karena pertolongan dan izin Allah.
Karena itulah banyak sekolah Islam maupun madrasah menjadikan doa sebagai bagian penting dalam acara perpisahan dan wisuda siswa.
Berikut beberapa doa yang dapat dibacakan saat acara kelulusan maupun perpisahan kelas 6 SD.
Doa ini mengajarkan rasa syukur atas nikmat ilmu, pendidikan, dan bimbingan yang diberikan Allah SWT.
رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَدْخِلْنِيْ بِرَحْمَتِكَ فِيْ عِبَادِكَ الصّٰلِحِيْنَ
Rabbi auzi'nī an asykura ni'matakal-latī an'amta 'alayya wa 'alā wālidayya wa an a'mala ṣāliḥan tarḍāhu wa adkhilnī biraḥmatika fī 'ibādikaṣ-ṣāliḥīn(a).
Artinya: "Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku kemampuan untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku serta kemampuan berbuat kebajikan yang Engkau ridhai."
Dikutip dari buku Doa Dzikir Muslimah karya Abu Ayyub El-Faruqi.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Allahumma inni as'aluka 'ilman nāfi'an, wa rizqan ṭayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima."
Doa ini sangat relevan dibaca saat kelulusan karena mengandung harapan agar ilmu yang dipelajari tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi menjadi manfaat dalam kehidupan.
Baca juga: Menag Nasaruddin: Pesantren Harus Jadi Ruang Paling Aman bagi Anak
Berasal dari Surah Al-Isra ayat 80.
رَّبِّ اَدْخِلْنِيْ مُدْخَلَ صِدْقٍ وَّاَخْرِجْنِيْ مُخْرَجَ صِدْقٍ وَّاجْعَلْ لِّيْ مِنْ لَّدُنْكَ سُلْطٰنًا نَّصِيْرًا
Rabbi adkhilnī mudkhala ṣidqiw wa akhrijnī mukhraja ṣidqiw waj'al lī mil ladunka sulṭānan naṣīrā(n).
Artinya: "Ya Tuhanku, masukkanlah aku dengan cara yang benar dan keluarkanlah aku dengan cara yang benar serta berikanlah pertolongan dari sisi-Mu."
Ya Allah, limpahkan rahmat-Mu kepada para guru yang telah mengajar kami dengan sabar dan ikhlas. Berikan kesehatan, keberkahan hidup, serta balasan terbaik atas ilmu yang telah mereka berikan.
Sayangi pula kedua orang tua kami yang selalu mendampingi dan mendukung perjalanan pendidikan kami.
Ya Allah, jadikan kami anak-anak yang beriman, berakhlak mulia, rajin belajar, hormat kepada guru, dan berbakti kepada orang tua.
Bimbing kami agar selalu berada di jalan yang Engkau ridai.
Ya Allah, bukakan pintu kemudahan bagi kami dalam melanjutkan pendidikan. Kabulkan cita-cita kami dan jadikan kesuksesan dunia sebagai jalan menuju kebahagiaan akhirat.
Ya Allah, segala puji bagi-Mu atas nikmat ilmu dan kesempatan belajar yang Engkau berikan kepada kami hingga hari ini.
Berkahilah setiap langkah kami dalam menempuh perjalanan berikutnya.
Baca juga: Menitipkan Anak di Daycare, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
Ya Allah, tuntun kami dalam setiap pilihan hidup. Jauhkan kami dari keburukan dan pertemukan kami dengan lingkungan yang membawa kebaikan.
Ya Allah, tanamkan dalam hati kami kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Jadikan kami pribadi yang haus belajar dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi kesulitan.
Ya Allah Yang Maha Pengasih, berkahilah sekolah kami, para guru kami, orang tua kami, serta seluruh teman-teman kami.
Jadikan perpisahan ini sebagai awal perjalanan yang penuh keberkahan dan kesuksesan.
Aamiin ya Rabbal 'alamin.
Dalam buku Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab dijelaskan bahwa ilmu merupakan cahaya yang akan membimbing manusia dalam menjalani kehidupan.
Karena itulah, kelulusan SD sejatinya bukan garis akhir, melainkan langkah awal menuju perjalanan yang lebih panjang.
Momen perpisahan hendaknya menjadi waktu untuk bersyukur atas pencapaian yang telah diraih sekaligus memohon pertolongan Allah SWT agar diberi kemudahan dalam melanjutkan pendidikan.
Dengan doa yang tulus, ilmu yang telah dipelajari selama enam tahun di bangku sekolah dasar diharapkan menjadi ilmu yang bermanfaat, membawa keberkahan, serta mengantarkan para siswa menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di masa depan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang