Editor
KOMPAS.com - Jemaah haji asal Aceh yang telah tiba di Madinah memanfaatkan masa tunggu kepulangan ke Indonesia dengan memperbanyak ibadah dan mengikuti kegiatan ziarah ke sejumlah tempat bersejarah Islam.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh menyebut aktivitas tersebut menjadi rutinitas jemaah selama berada di Kota Madinah menjelang jadwal penerbangan pulang ke Tanah Air.
Selain menjalankan ibadah di Masjid Nabawi, jemaah juga mengikuti program city tour yang telah disiapkan oleh syarikah.
Baca juga: Kemenhaj Ungkap Tips Hindari Badal Haji Fiktif, Jangan Tergiur Tarif Murah
PPIH Aceh juga mengingatkan jemaah untuk tetap menjaga kondisi kesehatan agar dapat mengikuti seluruh rangkaian perjalanan hingga kembali ke Indonesia dengan baik.
Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, mengatakan para jemaah yang saat ini berada di Madinah memanfaatkan waktu dengan beribadah sekaligus mengikuti kegiatan wisata religi.
Baca juga: Mbah Chulaeli Menangis, Petugas Haji Siapkan Oleh-oleh untuk Keluarganya
"Para jamaah yang sudah berada di Madinah sambil menunggu kepulangan mereka di sana beribadah dan juga city tour," kata Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, di Banda Aceh, Kamis.
Menurut Arijal, kegiatan ibadah jemaah selama di Madinah diisi dengan melaksanakan shalat rawatib di Masjid Nabawi serta memperbanyak doa dan ibadah di Raudhah.
"Kemudian, jamaah haji Aceh juga mengikuti ziarah/city tour yang menjadi program dari syarikah, yaitu ke kebun kurma, Masjid Quba, Jabal Uhud, Masjid Qiblatain, dan Masjid Khondaq," ujarnya.
PPIH Aceh mencatat sebanyak 13 dari total 14 kelompok terbang (kloter) jemaah haji Aceh akan dipulangkan melalui Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah dalam fase pemulangan gelombang kedua.
Proses pemulangan tersebut dijadwalkan dimulai pada 16 Juni 2026.
Sementara itu, satu kloter jemaah Aceh masuk dalam gelombang pertama dan akan kembali ke Indonesia melalui Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada 15 Juni 2026.
Arijal menjelaskan perpindahan jemaah dari Makkah menuju Madinah telah berlangsung sejak 7 Juni 2026.
Mobilisasi dilakukan secara bertahap menggunakan 10 unit bus setiap hari untuk mengangkut jemaah menuju kota tujuan sebelum kepulangan ke Indonesia.
Hingga saat ini, jumlah jemaah haji Aceh yang telah berada di Madinah mencapai 1.564 orang yang berasal dari empat kelompok terbang, yakni Kloter 2 hingga Kloter 5.
Sementara itu, jemaah dari kloter lainnya masih terus berdatangan ke Madinah sesuai jadwal pergerakan yang telah ditetapkan.
Di tengah padatnya aktivitas ibadah dan ziarah, PPIH Aceh kembali mengingatkan jemaah agar tidak terlalu banyak beraktivitas di luar hotel.
Jemaah juga diminta memanfaatkan waktu luang untuk beristirahat guna menjaga stamina menjelang perjalanan pulang ke Tanah Air.
"Kita imbau kepada jamaah Aceh yang saat ini sudah berada di Madinah atau yang masih di Makkah untuk selalu menjaga kesehatan, perbanyak istirahat hingga jadwal kepulangan masing-masing," demikian Arijal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang