Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Liga Muslim Dunia Luncurkan Program Pembelajaran Bahasa Arab untuk Hafiz Al-Quran di Asia Tenggara

Kompas.com, 16 Juni 2026, 17:29 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Arab News

KOMPAS.com - Liga Muslim Dunia atau Muslim World League (MWL) meluncurkan program pembelajaran bahasa Arab bagi para penghafal Al-Quran dari negara-negara Asia Tenggara.

Program tersebut diperkenalkan oleh Sekretaris Jenderal MWL, Sheikh Mohammed Al-Issa, dalam Forum Keempat Dewan Ulama ASEAN yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan Islam sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa Arab para hafiz Al-Quran di kawasan ASEAN.

Baca juga: 4.000 Hafiz Khatamkan Alquran 80 Kali untuk Korban Ponpes Al Khoziny

Selain memperdalam penguasaan bahasa Arab, program tersebut juga diharapkan membantu para penghafal Al-Quran memahami teks-teks Islam secara lebih komprehensif.

Program Bahasa Arab untuk Penghafal Al-Quran ASEAN

Dilansir dari Arab News, Forum Keempat Dewan Ulama ASEAN mempertemukan para ulama senior dan mufti dari berbagai negara Asia Tenggara untuk membahas penguatan kerja sama keilmuan dan pendidikan Islam.

Baca juga: Hafiz 21 Tahun Asal Riau Raih Juara II MHQ Internasional 2025 di Arab Saudi

Dalam forum tersebut, Sheikh Mohammed Al-Issa memperkenalkan program baru yang ditujukan khusus bagi hafiz Al-Quran dari negara-negara anggota ASEAN.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab peserta sehingga mereka dapat memahami kandungan Al-Quran dan literatur Islam dengan lebih mendalam.

Peluncuran program tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan tahunan Dewan Ulama ASEAN tahun ini.

Pemberian Penghargaan bagi Hafiz Al-Quran Berprestasi

Selain peluncuran program bahasa Arab, forum juga menjadi ajang pemberian penghargaan kepada kelompok kedua penghafal Al-Quran berprestasi dari Asia Tenggara.

Mereka menerima ijazah sanad qiraat melalui Platform Global Teknis Tilawah Al-Quran milik Liga Muslim Dunia.

Ijazah tersebut merupakan sertifikasi resmi bacaan Al-Quran yang diberikan melalui jalur sanad yang tersambung hingga Nabi Muhammad SAW.

Liga Muslim Dunia menyebut pemberian sertifikasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan Al-Quran sekaligus menjaga tradisi keilmuan Islam yang telah diwariskan selama berabad-abad.

Program itu juga menunjukkan pemanfaatan teknologi modern untuk mendukung proses pembelajaran, pengajaran, dan penyebaran ilmu Al-Quran.

Forum Keempat Dewan Ulama Dihadiri Tokoh dan Ulama ASEAN

Forum Keempat Dewan Ulama ASEAN turut dihadiri sejumlah tokoh penting dari Malaysia dan negara-negara Asia Tenggara.

Di antaranya Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi, Mufti Agung Malaysia Ahmad Fauwaz Fadzil, serta Menteri Agama Malaysia Mohd Na'im Mokhtar.

Selama forum berlangsung, para ulama dan cendekiawan Muslim membahas berbagai isu terkait pendidikan Islam, penguatan kerja sama regional, serta peningkatan kualitas keilmuan Islam di kawasan ASEAN.

Diskusi tersebut juga menyoroti sejumlah inisiatif yang bertujuan mempererat kolaborasi antarnegara dalam bidang pendidikan dan dakwah.

Peran Dewan Ulama ASEAN dalam Penguatan Pendidikan Islam

Dewan Ulama ASEAN berfungsi sebagai wadah kerja sama para ulama, mufti, dan cendekiawan Muslim di Asia Tenggara.

Lembaga ini mendukung berbagai program yang berfokus pada pengembangan pendidikan Islam, penguatan moderasi beragama, serta peningkatan kualitas kajian keislaman di kawasan.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Dewan Ulama ASEAN berupaya memperkuat jaringan kerja sama antarnegara anggota sekaligus mendorong kemajuan pendidikan Islam yang lebih luas.

Peluncuran program bahasa Arab bagi hafiz Al-Quran menjadi salah satu langkah terbaru untuk memperkuat kapasitas generasi penghafal Al-Quran di Asia Tenggara agar mampu memahami sumber-sumber keislaman secara lebih mendalam dan berkelanjutan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Bahaya Dampak El Nino, Ini Doa Rasulullah Saat Kemarau Panjang
Bahaya Dampak El Nino, Ini Doa Rasulullah Saat Kemarau Panjang
Doa dan Niat
Liga Muslim Dunia Luncurkan Program Pembelajaran Bahasa Arab untuk Hafiz Al-Quran di Asia Tenggara
Liga Muslim Dunia Luncurkan Program Pembelajaran Bahasa Arab untuk Hafiz Al-Quran di Asia Tenggara
Aktual
Doa Saat Terjadi Gempa dan Memohon Kesabaran ketika Tertimpa Musibah, Arab, Latin & Arti
Doa Saat Terjadi Gempa dan Memohon Kesabaran ketika Tertimpa Musibah, Arab, Latin & Arti
Aktual
Mengintip Persiapan Tradisi Penggantian Kiswah Baru Ka'bah Jelang Tahun Baru Islam 1448 H
Mengintip Persiapan Tradisi Penggantian Kiswah Baru Ka'bah Jelang Tahun Baru Islam 1448 H
Aktual
PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 17 Juni 2026, Ini Alasannya
PBNU Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 17 Juni 2026, Ini Alasannya
Aktual
Sahabat Tuli Kini Punya Kosa Isyarat Keislaman, Kemenag Luncurkan KOSMIN
Sahabat Tuli Kini Punya Kosa Isyarat Keislaman, Kemenag Luncurkan KOSMIN
Aktual
Tahun Baru Hijriah 1448 H: Momentum Moralitas dan Kebangkitan Nilai
Tahun Baru Hijriah 1448 H: Momentum Moralitas dan Kebangkitan Nilai
Aktual
Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap: Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, dan Senin-Kamis
Jadwal Puasa Muharram 2026 Lengkap: Tasua, Asyura, Ayyamul Bidh, dan Senin-Kamis
Aktual
Haji Pulang Diimbau Tak Langsung Keluyuran, Isolasi Mandiri 14 Hari
Haji Pulang Diimbau Tak Langsung Keluyuran, Isolasi Mandiri 14 Hari
Aktual
Arab Saudi Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026
Arab Saudi Tetapkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada 16 Juni 2026
Aktual
Hilal Tak Terlihat, PBNU Tetapkan 1 Muharram Rabu 17 Juni 2026
Hilal Tak Terlihat, PBNU Tetapkan 1 Muharram Rabu 17 Juni 2026
Aktual
Presiden Jerman Terharu Lihat Istiqlal-Katedral, Menag: Sulit Ditemukan di Belahan Dunia Lain
Presiden Jerman Terharu Lihat Istiqlal-Katedral, Menag: Sulit Ditemukan di Belahan Dunia Lain
Aktual
Tahun Baru Islam 1448 H Dimulai, Kiswah Kabah Resmi Diganti 1 Muharram
Tahun Baru Islam 1448 H Dimulai, Kiswah Kabah Resmi Diganti 1 Muharram
Aktual
Tahun Baru Islam: Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Tahun Baru Islam: Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Muharam 1448 H Tiba, Ini Keutamaan dan Amalan Sunnahnya
Muharam 1448 H Tiba, Ini Keutamaan dan Amalan Sunnahnya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com