Editor
KOMPAS.com – Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan benda-benda mudah terbakar di dalam kendaraan selama musim panas.
Peringatan ini disampaikan seiring meningkatnya suhu udara di berbagai wilayah Kerajaan yang berpotensi memicu kebakaran dan membahayakan keselamatan jiwa maupun harta benda.
Dalam imbauannya, otoritas Pertahanan Sipil meminta para pengendara memastikan tidak ada barang-barang tertentu yang tertinggal di dalam mobil, terutama yang rentan terbakar atau meledak akibat paparan suhu tinggi dalam waktu lama.
Baca juga: Arab Saudi Diprediksi Alami Suhu di Atas Normal pada Musim Panas 2026
Barang-barang yang dimaksud antara lain power bank, baterai telepon genggam, korek api, tabung gas portabel, parfum, serta cairan pembersih tangan (hand sanitizer) berbahan alkohol.
Menurut Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil, suhu tinggi di dalam kendaraan yang terparkir dapat menyebabkan benda-benda tersebut mengalami peningkatan tekanan, memicu percikan api, hingga berpotensi meledak.
Otoritas tersebut menegaskan pentingnya mematuhi pedoman keselamatan pencegahan guna mengurangi risiko kecelakaan yang berkaitan dengan cuaca panas ekstrem.
Selain tidak meninggalkan bahan mudah terbakar di dalam kendaraan, masyarakat juga diimbau untuk selalu mengikuti petunjuk dan informasi keselamatan yang disampaikan melalui media resmi maupun platform media sosial pemerintah.
Peringatan ini menjadi perhatian penting mengingat suhu udara pada musim panas di Arab Saudi dapat mencapai level yang sangat tinggi, terutama pada siang hari.
Kondisi tersebut membuat suhu di dalam kabin kendaraan yang terparkir dapat meningkat jauh lebih panas dibandingkan suhu lingkungan sekitar.
Baca juga: El Nino Diprediksi Menguat, Arab Saudi Hadapi Suhu Lebih Panas dan Peningkatan Risiko Hujan
Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil juga mengingatkan masyarakat agar segera menghubungi layanan darurat apabila terjadi insiden kebakaran atau keadaan berbahaya lainnya.
Nomor darurat 911 berlaku untuk wilayah Makkah, Madinah, Riyadh, dan Provinsi Timur, sedangkan wilayah lainnya dapat menghubungi nomor 998 untuk mendapatkan bantuan.
Melalui imbauan ini, otoritas berharap masyarakat semakin waspada terhadap risiko kebakaran selama musim panas dan mengambil langkah-langkah sederhana yang dapat mencegah terjadinya kecelakaan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang