MAKKAH, KOMPAS.com - Gua Hira berada di Jabal Nur, terletak sekitar 2 mil dari Kota Makkah. Bukan sekadar gua biasa, di tempat itulah wahyu Allah pertama kali turun kepada Nabi Muhammad SAW.
Tempat itu sekaligus juga menandai dimulainya perjalanan Nabi Muhammad yang saat itu berusia 40 tahun menjadi seorang nabi. Mengawali masa kenabian Rasulullah yang penuh dengan perjuangan berat dan tidak main-main untuk menyebarkan Islam.
Gua Hira memiliki panjang kurang lebih 1,8 meter dengan lebar 0,8 meter. Di tempat itu pula Rasullullah kerap bertafakur.
Baca juga: Mencicipi Bakso Pak Omar di Jabal Uhud, Juga Digemari oleh Warga Saudi
Kini, Gua Hira juga menjadi tempat jujugan bagi jemaah haji dan umrah dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Banyak jemaah yang
Untuk menuju ke Gua Hira, jemaah perlu menaiki anak tangga. Tak hanya dapat melihat gua bersejarah, pengunjung juga dapat melihat Kota Makkah dari atas.
Baca juga: Menapaki Jejak Rasulullah Saat Perang Badar dan Lokasi Jabal Malaikat
Pada tahun ketiga Nabi Muhammad menyendiri di Gua Hira, dan bertepatan dengan Ramadhan, datanglah malaikat Jibril menyampaikan wahyu. “Bacalah” itu adalah wahyu pertama yang diterima oleh Rasulullah.
Lalu turunlah surat Al Alaq. “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Pemurah yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya".
Pengunjung berdoa di Gua HiraTempat ini juga sekaligus kembali mengingatkan kita pada dukungan Ibunda Khadijah pada Rasulullah. Di masa semua orang masih belum percaya, bunda Khadijah telah mengimani apa yang terjadi pada Rasulullah.
Setelah 13 tahun berada di Makkah, Rasulullah kemudian memutuskan hijrah ke Madinah setelah melihat situasi yang ketika itu dinilai membahayakan kaum Muslim.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang