Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sakit atau Safar? Ini Cara Amalanmu Tetap Berpahala Sempurna

Kompas.com, 29 Juni 2026, 14:07 WIB
Fitri Anggiawati,
Farid Assifa

Tim Redaksi

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Bagi seorang muslim yang terbiasa menjaga ritme ibadahnya, jatuh sakit atau harus menempuh perjalanan jauh (safar) sering kali menghadirkan perasaan mengganjal di dada.

Ada rasa rindu yang membuncah ketika sajadah shalat malam terpaksa ditinggal tidur lebih awal karena badan meriang, atau ketika puasa sunah Senin-Kamis harus absen demi menjaga stamina di atas kendaraan.

Namun, Islam tidak pernah sesempit itu.

Di balik uzur yang melemahkan fisik, ada pintu rahmat yang justru terbuka lebar.

Rasulullah SAW memberikan kabar gembira melalui sabdanya:

«إِذَا مَرِضَ العَبْدُ أَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا»

“Jika seorang hamba sakit atau safar, maka dicatat baginya pahala seperti apa yang biasa ia kerjakan ketika ia mukim dan sehat.” (HR Bukhari, no 2996)

Baca juga: Doa untuk Orang Sakit agar Cepat Sembuh, Lengkap Arab dan Artinya

Hadits yang diriwayatkan dari jalur sahabat Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu ini laksana oase bagi jiwa-jiwa yang haus akan pahala.

Melalui untaian kalimat yang ringkas ini, Allah Ta'ala menunjukkan betapa menghargai setiap tetes niat baik hamba-Nya.

Menanggapi hadis ini, Dai Lajnah Dakwah PC Al Irsyad Al Islamiyyah Banyuwangi, Ustadz Ahsanul Falihin, memberikan penjelasan mendalam mengenai esensi di balik kemudahan tersebut.

"Hadits ini adalah bentuk 'investasi' bagi seorang mukmin. Ketika seseorang jujur dalam niatnya dan konsisten menjaga amal shalih di masa sehat dan mukimnya, Allah tidak akan memutus pahala tersebut saat ia dilanda uzur syar'i seperti sakit atau safar. Allah Maha Tahu, andai fisik hamba-Nya mampu, ia pasti akan mengerjakannya," ujar Ustadz Ahsanul Falihin.

Ia juga menegaskan bahwa keutamaan luar biasa ini tidak hanya berlaku untuk amalan sunah, tetapi juga ibadah wajib.

Sebagai contoh, seseorang yang terbiasa shalat wajib dengan berdiri tegak, lalu suatu hari divonis sakit hingga hanya bisa shalat sambil duduk atau berbaring, maka Allah tetap mengganjarnya dengan pahala sempurna layaknya shalat berdiri.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa "fasilitas" istimewa ini tidak datang cuma-cuma.

Ada syarat mutlak yang harus dipenuhi: konsistensi (mudāwamah) di masa lalu.

Fasilitas otomatis ini hanya berlaku bagi mereka yang memang sudah menjadikan ibadah tersebut sebagai rutinitas harian saat kondisinya prima.

Sebaliknya, kemudahan ini tidak berlaku bagi mereka yang meninggalkan ibadah murni karena rasa malas atau menunda-nunda pekerjaan.

Jika ditelaah lebih jauh, setidaknya ada beberapa hikmah besar yang bisa kita petik dari madrasah hadis ini:

  • Bukti Luasnya Rahmat Allah: Allah tidak membebani hamba-Nya di luar batas kemampuannya, bahkan tetap mengguyurkan pahala di saat hamba-Nya tak berdaya.
  • Anjuran untuk Istiqamah: Menjadi tamparan halus bagi kita agar tidak meremehkan waktu sehat dan waktu senggang. Amalan yang kita rutinkan hari ini adalah tabungan pahala di masa sakit kita esok hari.
  • Penawar Kesedihan (Hiburan): Menjadi penyejuk hati bagi para musafir dan orang sakit agar mereka tidak merasa merugi atau tertinggal dalam perlombaan akhirat.

Baca juga: Doa untuk Orang Sakit Sesuai Sunnah & Keutamaan Menjenguk Orang Sakit

Melalui lisan suci Nabi SAW dan warisan ilmu yang dijaga oleh para ulama serta asatidzah hingga hari ini, kita diajarkan bahwa dalam Islam, niat yang jujur terkadang mampu melesat melampaui keterbatasan fisik.

Sehingga, selagi raga masih bugar dan kaki belum melangkah jauh dari rumah, mari hiasi hari-hari kita dengan konsistensi amal.

Sebab kita tidak pernah tahu, di hari sakit atau safar yang mana, tabungan amalan masa sehat itu yang akan menyelamatkan kita.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Hukum Wudhu saat Masih Memakai Makeup dan Skincare, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Wudhu saat Masih Memakai Makeup dan Skincare, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
Merawat Sejak Lahir, Bolehkah Ayah Tiri Menjadi Wali Nikah? Begini Penjelasan Hukum Islam
Merawat Sejak Lahir, Bolehkah Ayah Tiri Menjadi Wali Nikah? Begini Penjelasan Hukum Islam
Aktual
Kemenhaj Imbau Masyarakat Cek Legalitas Travel Umrah, Jangan Tergiur Promosi Harga Murah
Kemenhaj Imbau Masyarakat Cek Legalitas Travel Umrah, Jangan Tergiur Promosi Harga Murah
Aktual
Kemenhaj: 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Pulang, Petugas Tetap Siaga hingga Kloter Terakhir
Kemenhaj: 90 Persen Jemaah Haji Indonesia Sudah Pulang, Petugas Tetap Siaga hingga Kloter Terakhir
Aktual
Jelang Muktamar Ke-35 NU, KH Imam Jazuli dan Gus Muhaimin Bertemu Bahas Masa Depan NU
Jelang Muktamar Ke-35 NU, KH Imam Jazuli dan Gus Muhaimin Bertemu Bahas Masa Depan NU
Aktual
Para Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia, dari Penemu Algoritma hingga Sains Modern
Para Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia, dari Penemu Algoritma hingga Sains Modern
Aktual
Sakit atau Safar? Ini Cara Amalanmu Tetap Berpahala Sempurna
Sakit atau Safar? Ini Cara Amalanmu Tetap Berpahala Sempurna
Aktual
Mars Al-Irsyad: Manifesto Kesetaraan Islam dan Anti-Feodalisme
Mars Al-Irsyad: Manifesto Kesetaraan Islam dan Anti-Feodalisme
Aktual
Cak Imin: Santri Harus Punya Skill, Integritas, dan Taat Ilmu
Cak Imin: Santri Harus Punya Skill, Integritas, dan Taat Ilmu
Aktual
Kalender Juli 2026 Lengkap dengan Weton Jawa, Catat Jadwal Istiwa A'zham dan Awal Bulan Shafar
Kalender Juli 2026 Lengkap dengan Weton Jawa, Catat Jadwal Istiwa A'zham dan Awal Bulan Shafar
Aktual
Mulai 1 Juli, Jemaah Umrah dan Haji Khusus Wajib Berangkat Lewat Terminal 2F Soekarno-Hatta
Mulai 1 Juli, Jemaah Umrah dan Haji Khusus Wajib Berangkat Lewat Terminal 2F Soekarno-Hatta
Aktual
Bukan Sekadar Penutup Wajah, Burqa Koin Makkah Simpan Simbol Kekayaan dan Warisan Keluarga
Bukan Sekadar Penutup Wajah, Burqa Koin Makkah Simpan Simbol Kekayaan dan Warisan Keluarga
Aktual
Jelang Muktamar NU 2026, Rembug Warga NU Soroti Tata Kelola PBNU dan Beri Rekomendasi
Jelang Muktamar NU 2026, Rembug Warga NU Soroti Tata Kelola PBNU dan Beri Rekomendasi
Aktual
Gus Salam Maju Calon Ketum PBNU, Sebut Dapat Perintah dari KH Nurul Huda Djazuli
Gus Salam Maju Calon Ketum PBNU, Sebut Dapat Perintah dari KH Nurul Huda Djazuli
Aktual
Arab Saudi Resmi Pindah ke Cloud, Layanan Haji dan Umrah Makin Canggih
Arab Saudi Resmi Pindah ke Cloud, Layanan Haji dan Umrah Makin Canggih
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar