Editor
KOMPAS.com - Polri menerima penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI atas kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Polri dengan berbagai kementerian dan lembaga selama proses penyelenggaraan ibadah haji.
Polri menilai penghargaan ini merupakan hasil kerja sama seluruh personel dan pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada jemaah haji.
Baca juga: Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, Kemenhaj Upayakan Agar Tidak Membebani Jemaah
Ke depan, Polri menyatakan akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang semakin baik.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerima penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) atas kontribusinya dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Baca juga: Komisi VIII DPR Ingatkan Potensi Kenaikan Biaya Haji 2027, Kemenhaj Diminta Tingkatkan Efisiensi
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia atas penghargaan yang diberikan kepada Polri,” ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Edison Isir dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Isir mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh personel Polri bersama kementerian dan lembaga terkait dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji.
“Penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus wujud kepercayaan atas sinergi yang telah terbangun dengan baik selama penyelenggaraan ibadah haji,” katanya.
Isir menegaskan Polri akan terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta para pemangku kepentingan lainnya dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Selain itu, Polri juga akan terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji.
“Polri berkomitmen untuk terus menghadirkan rasa aman melalui pengamanan yang optimal, perlindungan kepada jemaah, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berkeadilan,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menilai keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Menurut dia, sinergi antara kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai unsur pendukung menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pelayanan haji yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan jemaah.
Dalam penyelenggaraan ibadah haji, Polri berperan aktif mendukung berbagai tahapan operasional. Selain itu, Polri juga terlibat dalam Satuan Tugas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Ilegal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang