Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Masjid Istiqlal Resmikan NL Corner, Jadi Ruang Literasi Hubungan Indonesia dan Belanda

Kompas.com, 7 Juli 2026, 18:21 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Masjid Istiqlal bersama Kedutaan Besar Belanda meresmikan NL Corner sebagai ruang literasi baru yang memperkenalkan hubungan Indonesia dan Belanda kepada masyarakat.

Fasilitas tersebut diharapkan menjadi sarana edukasi, khususnya bagi generasi muda, untuk memahami sejarah panjang hubungan kedua negara.

Peresmian NL Corner juga menjadi bagian dari penguatan kerja sama internasional, terutama dalam bidang kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Baca juga: Tak Hanya Jadi Rumah Ibadah, Ini Ragam Program Pemberdayaan Umat di Masjid Istiqlal

Keberadaan sudut baca tersebut menambah koleksi ruang literasi internasional di Perpustakaan Masjid Istiqlal yang telah menghadirkan berbagai negara mitra.

Peresmian NL Corner di Masjid Istiqlal

Pengelola Masjid Istiqlal meresmikan NL Corner bersama Ambassador to the Holy See and Special Envoy for Freedom of Religion and Belief of the Kingdom of the Netherlands, Paul Bekkers, di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Baca juga: Alasan Pemimpin Dunia Selalu Datang ke Masjid Istiqlal dan Katedral

Peresmian dilakukan sebagai upaya memperkuat kerja sama internasional sekaligus memperluas literasi masyarakat mengenai hubungan Indonesia dan Belanda.

Agenda tersebut dipimpin Imam Besar Masjid Istiqlal yang juga Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan menjadi bagian dari kunjungan Paul Bekkers ke Masjid Istiqlal sebelum melanjutkan kunjungan ke Gereja Katedral Jakarta.

Nasaruddin: NL Corner Jadi Sarana Edukasi Generasi Muda

Nasaruddin Umar mengatakan kehadiran NL Corner diharapkan menjadi media pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal sejarah panjang hubungan Indonesia dengan Belanda.

“Alangkah indahnya kalau memang generasi muda kita yang sekarang dan akan datang tetap melihat bahwa kita itu pernah punya hubungan yang sangat jauh dengan Belanda. Nah makanya itu kita memamerkan bagaimana Belanda yang pernah tinggal lama bersama kita di sini,” kata Nasaruddin.

Ia menjelaskan Kedutaan Besar Belanda akan melengkapi berbagai fasilitas yang menyajikan informasi lebih luas mengenai Belanda di Indonesia.

Salah satu koleksi yang telah diserahkan kepada Masjid Istiqlal adalah terjemahan Al-Qur'an dalam bahasa Belanda.

Nasaruddin juga menegaskan bahwa Masjid Istiqlal terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama internasional yang dapat memperkuat hubungan antarnegara.

Menurut dia, tidak ada negara yang mampu mencapai tujuannya tanpa menjalin kolaborasi dengan negara lain.

Semakin luas kerja sama yang dibangun, semakin besar pula manfaat yang dapat diperoleh.

“Istiqlal ini akan mencoba untuk menampilkan beberapa negara yang kita anggap penting untuk diperkenalkan di Istiqlal ini,” tambahnya.

NL Corner Cerminan Eratnya Hubungan Indonesia-Belanda

Sementara itu, Paul Bekkers mengatakan peresmian NL Corner menjadi simbol eratnya hubungan antara Belanda dan Indonesia.

Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang belajar untuk mengenal Belanda sekaligus memahami sejarah hubungan kedua negara.

“Tempat ini diperuntukkan bagi siapa saja yang ingin datang untuk mengenal lebih jauh tentang Belanda, sekaligus memahami hubungan yang erat dan telah terjalin begitu mendalam antara Belanda dan Indonesia,” ucapnya.

NL Corner Tambah Deretan Sudut Baca Internasional di Istiqlal

NL Corner berada di Perpustakaan Masjid Istiqlal. Sudut baca tersebut didominasi warna oranye sebagai identitas Belanda dan warna hijau yang melambangkan komitmen menjaga lingkungan.

Fasilitas itu juga dilengkapi dekorasi sepeda yang merepresentasikan budaya masyarakat Belanda.

Pada tahap awal, Kedutaan Besar Belanda di Jakarta menyerahkan sekitar 200 buku bertema keislaman, sejarah, dan kebudayaan dalam bahasa Indonesia, Belanda, dan Inggris.

Penambahan koleksi buku serta penyempurnaan dekorasi dijadwalkan selesai pada akhir 2026.

Dengan hadirnya NL Corner, Perpustakaan Masjid Istiqlal kini memiliki semakin banyak sudut baca dari berbagai negara.

Sebelumnya, perpustakaan tersebut telah menghadirkan corner dari Amerika Serikat, China, Australia, Arab Saudi, dan Turkiye sebagai bagian dari penguatan literasi internasional dan kerja sama antarnegara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Jelang Muktamar NU, Ulama dan Pesantren di Jabar Berharap Lahir Pemimpin yang Bertakwa
Jelang Muktamar NU, Ulama dan Pesantren di Jabar Berharap Lahir Pemimpin yang Bertakwa
Aktual
Ribuan Warga Padati Qom pada Hari Keempat Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Ribuan Warga Padati Qom pada Hari Keempat Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Aktual
Cerita Unik Akad Nikah WNI dan Warga Korea, Penghulu KUA Gunakan Tiga Bahasa
Cerita Unik Akad Nikah WNI dan Warga Korea, Penghulu KUA Gunakan Tiga Bahasa
Aktual
Kemenag Minta Satker Tuntaskan Validasi Data Pegawai Sebelum Interkoneksi SIMPEG dan AGW Berlaku
Kemenag Minta Satker Tuntaskan Validasi Data Pegawai Sebelum Interkoneksi SIMPEG dan AGW Berlaku
Aktual
DSN MUI Usulkan Zakat Jadi Pengurang Pajak Penuh, Bukan Lagi Sekadar Pengurang Penghasilan Kena Pajak
DSN MUI Usulkan Zakat Jadi Pengurang Pajak Penuh, Bukan Lagi Sekadar Pengurang Penghasilan Kena Pajak
Aktual
DSN MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah, Targetkan Penguatan Ekonomi Umat
DSN MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah, Targetkan Penguatan Ekonomi Umat
Aktual
Jelang Muktamar Ke-35,Tokoh Muda NU Sebut Rais Aam Harus Jaga Organisasi dari Politik Praktis
Jelang Muktamar Ke-35,Tokoh Muda NU Sebut Rais Aam Harus Jaga Organisasi dari Politik Praktis
Aktual
Masjid Istiqlal Resmikan NL Corner, Jadi Ruang Literasi Hubungan Indonesia dan Belanda
Masjid Istiqlal Resmikan NL Corner, Jadi Ruang Literasi Hubungan Indonesia dan Belanda
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Edukasi untuk Penyuluh Agama Terkait Isu LGBTQ
Kemenag Siapkan Materi Edukasi untuk Penyuluh Agama Terkait Isu LGBTQ
Aktual
Utusan Khusus Belanda Sebut Indonesia Jadi Teladan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan
Utusan Khusus Belanda Sebut Indonesia Jadi Teladan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan
Aktual
Pesugihan dalam Pandangan Islam, Buya Yahya: Haram, Syirik, dan Menyesatkan Akidah
Pesugihan dalam Pandangan Islam, Buya Yahya: Haram, Syirik, dan Menyesatkan Akidah
Aktual
Masjidil Haram Dijaga Sejuk 22–24 Derajat Celsius, Arab Saudi Operasikan Sistem Pendingin Raksasa
Masjidil Haram Dijaga Sejuk 22–24 Derajat Celsius, Arab Saudi Operasikan Sistem Pendingin Raksasa
Aktual
Doa agar Dimudahkan Segala Urusan dan Dijauhkan dari Utang, Lengkap Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Doa agar Dimudahkan Segala Urusan dan Dijauhkan dari Utang, Lengkap Arab, Latin, Arti, serta Keutamaannya
Doa dan Niat
Resmi! S3 Perbankan Syariah UIN Jakarta Masuk Daftar Beasiswa LPDP 2026
Resmi! S3 Perbankan Syariah UIN Jakarta Masuk Daftar Beasiswa LPDP 2026
Aktual
Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menlu Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Ketua MPR Ahmad Muzani dan Menlu Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar