Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Arab Saudi Masuki Fase Terpanas, Jamaah Umrah Diminta Waspada

Kompas.com, 19 Juli 2026, 10:56 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com – Arab Saudi resmi memasuki Jamrat Al-Qaydh, periode yang dikenal sebagai fase paling panas dalam musim panas di Kerajaan. Fase ini dimulai pada Kamis (17/7/2026) dan diperkirakan berlangsung hingga awal Agustus, dengan suhu di berbagai wilayah mencapai puncak tertinggi sepanjang tahun.

Informasi tersebut disampaikan anggota Afaq Astronomy Society, Burjas Al-Falih, kepada Saudi Press Agency (SPA). Ia menjelaskan bahwa awal Jamrat Al-Qaydh bertepatan dengan dimulainya periode astronomi kedua rasi Gemini yang dikenal sebagai Al-Han'ah.

Berlangsung Selama Beberapa Pekan

Menurut Al-Falih, Al-Han'ah berlangsung selama 13 hari dan merupakan fase astronomi keempat pada musim panas.

Baca juga: Indonesia Peringkat 2 Jamaah Umrah Terbanyak, Tembus 170 Ribu Orang

Sementara itu, Jamrat Al-Qaydh umumnya dimulai pada pertengahan Juli dan berlanjut hingga awal Agustus. Selama periode tersebut, sebagian besar wilayah Arab Saudi mengalami lonjakan suhu yang sangat tinggi disertai angin panas.

Di kawasan pesisir, kondisi cuaca juga ditandai dengan meningkatnya tingkat kelembapan yang membuat suhu terasa lebih menyengat.

Dijuluki "Pemasak Kurma"

Jamrat Al-Qaydh juga dikenal masyarakat Arab dengan sebutan "Tabbakh Al-Tamr" atau "pemasak kurma".

Julukan ini muncul karena panas ekstrem pada periode tersebut mempercepat proses pematangan buah kurma hingga memasuki fase rutab, yakni tahap ketika buah mulai matang, lembut, dan memiliki kadar air yang lebih tinggi sebelum menjadi kurma kering.

Fenomena ini telah lama dikenal dalam tradisi masyarakat Arab dan menjadi penanda penting dalam siklus panen kurma setiap tahunnya.

Warga dan Jamaah Diimbau Waspada

Menghadapi fase cuaca ekstrem ini, Al-Falih mengimbau masyarakat agar mematuhi panduan keselamatan yang dikeluarkan pemerintah.

Ia menyarankan agar aktivitas di luar ruangan, terutama yang terpapar sinar matahari langsung, dihindari pada waktu puncak panas, yakni mulai tengah hari hingga sore.

Baca juga: Kemenhaj Resmi Hapus Skema Lunas Tunda Ganti Haji Khusus, Dahnil: Tak Ada Lagi Celah Jual Beli Porsi

Masyarakat juga diminta memperbanyak konsumsi air dan cairan untuk mencegah dehidrasi, kelelahan akibat panas (heat exhaustion), maupun serangan panas (heatstroke).

Imbauan tersebut juga penting diperhatikan oleh jamaah umrah dan para pengunjung yang berada di Arab Saudi selama musim panas, mengingat suhu udara pada periode Jamrat Al-Qaydh dapat mencapai level ekstrem di sejumlah wilayah Kerajaan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar