Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Libur Lebaran 2027 Menurut SKB 3 Menteri dan Perkiraan Awal Ramadhan

Kompas.com, 15 September 2026, 14:18 WIB
Farid Assifa

Penulis

KOMPAS.com — Bulan Ramadhan 1448 Hijriah diperkirakan akan dimulai pada Senin, 8 Februari 2027. Sementara itu, Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah diperkirakan jatuh pada Rabu, 10 Maret 2027.

Perkiraan tersebut tercantum dalam kalender Islam 2027 yang disusun berdasarkan kemungkinan rukyatul hilal global. Kalender tersebut memuat penanggalan Hijriah 1448-1449 H dan berbagai tanggal penting umat Islam sepanjang 2027.

Adapun pemerintah telah menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama 2027 melalui Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Dalam SKB tersebut, Idul Fitri 1448 Hijriah ditetapkan sebagai libur nasional selama dua hari, yakni 10 dan 11 Maret 2027. Sementara cuti bersama Idul Fitri ditetapkan pada 9, 12, dan 15 Maret 2027.

Baca juga: Kalender Islam September 2026 Lengkap: Tanggal Hijriah, Weton Jawa, Hari Besar Islam, dan Libur

Perkiraan Awal Ramadhan 2027

Berdasarkan kalender Islam 2027 yang menjadi salah satu bahan perkiraan, 1 Ramadhan 1448 H bertepatan dengan Senin, 8 Februari 2027.

Tanggal tersebut sekaligus diperkirakan menjadi hari pertama umat Islam menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1448 H.

Kalender tersebut juga mencatat Nuzulul Quran pada 24 Februari 2027, yang bertepatan dengan 17 Ramadhan 1448 H. Adapun 10 hari terakhir Ramadhan diperkirakan dimulai pada 28 Februari 2027.

Jika menggunakan perkiraan tersebut, Ramadhan 1448 H berlangsung hingga Selasa, 9 Maret 2027, sebelum memasuki 1 Syawal pada Rabu, 10 Maret 2027.

Kalender itu mencatat 1 Syawal 1448 H sekaligus Hari Raya Idul Fitri diperkirakan jatuh pada 10 Maret 2027.

Jadwal Perkiraan Ramadhan 2027

  • 1 Ramadhan 1448 H: Senin, 8 Februari 2027
  • Hari pertama puasa: Senin, 8 Februari 2027
  • Nuzulul Quran: Rabu, 24 Februari 2027
  • Awal 10 hari terakhir Ramadhan: Minggu, 28 Februari 2027
  • Akhir Ramadhan: Selasa, 9 Maret 2027
  • 1 Syawal 1448 H: Rabu, 10 Maret 2027
  • Idul Fitri 1448 H: Rabu, 10 Maret 2027

Tanggal awal Ramadhan dan Idul Fitri di atas merupakan perkiraan berdasarkan bahan kalender Islam yang diberikan, bukan hasil penetapan resmi pemerintah untuk awal Ramadhan. Penetapan resmi dapat mengikuti mekanisme yang berlaku saat waktunya tiba.

Jadwal Libur Lebaran 2027

Pemerintah telah memasukkan Idul Fitri 1448 Hijriah ke dalam daftar hari libur nasional 2027.

Berdasarkan lampiran SKB yang dilansir dari situs resmi Sekretariat Negara (Setneg.go.id), 10-11 Maret 2027 ditetapkan sebagai libur nasional Idul Fitri. Selain itu, terdapat tiga hari cuti bersama, yakni 9, 12, dan 15 Maret 2027.

Berikut jadwal lengkapnya:

  • Selasa, 9 Maret 2027: Cuti bersama Idul Fitri
  • Rabu, 10 Maret 2027: Libur nasional Idul Fitri
  • Kamis, 11 Maret 2027: Libur nasional Idul Fitri
  • Jumat, 12 Maret 2027: Cuti bersama Idul Fitri
  • Sabtu, 13 Maret 2027: Akhir pekan
  • Minggu, 14 Maret 2027: Akhir pekan
  • Senin, 15 Maret 2027: Cuti bersama Idul Fitri

Dengan susunan tersebut, masyarakat berpotensi mendapatkan rentang libur cukup panjang pada periode Lebaran, terutama jika menggabungkan cuti bersama dengan libur akhir pekan.

Namun, perlu dibedakan antara hari libur nasional dan cuti bersama. SKB menetapkan tanggal-tanggal tersebut, sementara pelaksanaan cuti bersama dapat mengikuti ketentuan masing-masing instansi, perusahaan, maupun aturan kepegawaian yang berlaku.

Idul Fitri 2027 Jatuh pada 10 Maret

Menariknya, perkiraan kalender Islam yang dilansir dari Al-habib.info dan SKB pemerintah sama-sama menempatkan Idul Fitri 1448 H pada 10 Maret 2027. Kalender tersebut menyebut 10 Maret sebagai 1 Syawal sekaligus Hari Raya Idul Fitri.

SKB pemerintah juga mencantumkan 10-11 Maret 2027 sebagai libur nasional Idul Fitri 1448 H.

Bagaimana dengan Kalender Hijriah Global Tunggal?

Salah satu bahan yang digunakan dalam melihat kalender Islam 2027 adalah dokumen Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang diterbitkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dalam dokumen tersebut, KHGT dijelaskan sebagai upaya membangun kalender Hijriah yang global, ilmiah, dan seragam, dengan tujuan mengurangi perbedaan penetapan awal bulan seperti Ramadhan dan Idul Fitri.

KHGT menggunakan prinsip satu hari satu tanggal di seluruh dunia. Sistem tersebut menggunakan hisab dalam menentukan awal bulan dan memandang seluruh permukaan Bumi sebagai satu kesatuan matlak.

Dokumen KHGT juga menjelaskan bahwa kalender harus mampu memberikan kepastian tanggal jauh ke depan, berbeda dengan rukyat yang baru dapat diketahui mendekati pergantian bulan.

Adapun parameter KHGT mencakup ketinggian Bulan 5 derajat dan elongasi 8 derajat, dengan penerapan secara global apabila parameter tersebut terpenuhi di suatu kawasan di Bumi sesuai ketentuan yang ditetapkan dalam pedoman.

Baca juga: Kalender Agustus 2026 Lengkap dengan Tanggal Merah, Hari Libur, Kalender Jawa, Bali, dan Hijriah

Dengan demikian, Ramadhan 2027 diperkirakan mulai 8 Februari dan Idul Fitri 10 Maret 2027, sementara berdasarkan SKB pemerintah, masyarakat mendapatkan libur nasional Idul Fitri 10-11 Maret serta cuti bersama pada 9, 12, dan 15 Maret 2027.

Tanggal tersebut dapat menjadi acuan awal bagi masyarakat untuk mulai menyusun rencana mudik Lebaran, liburan keluarga, maupun persiapan ibadah Ramadhan 1448 H.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar