Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Thufail bin Amr: Saat Dakwah Ditolak, Ini Doa Rasulullah untuk Kaumnya

Kompas.com, 10 Oktober 2026, 07:29 WIB
Puji Sri Rahayu,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Thufail bin Amr ad-Dausi merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang berperan dalam mengajak kaumnya memeluk Islam. Setelah menerima ajaran Islam, ia kembali kepada masyarakatnya dan menyampaikan dakwah, meskipun tidak semua orang langsung menerima ajakannya.

Perjalanan Thufail memperlihatkan peran sahabat dalam menyebarkan Islam di luar Mekkah dan Madinah. Riwayat tentang dirinya dalam Al-Iṣābah fī Tamyīz aṣ-Ṣaḥābah karya Ibn Hajar al-'Asqalani dan At-Ṭabaqāt al-Kubrā karya Ibn Sa'd mencatat keterlibatannya dalam dakwah kepada suku Daus serta sejumlah peristiwa pada masa Rasulullah SAW.

Thufail bin Amr dan Asal-Usulnya

Ibn Hajar mencatat nama Thufail sebagai Thufail bin Amr bin Tharif bin Al-Ash bin Tsa'labah bin Sulaim bin Fahm bin Ghanm bin Daus. Ia dikenal dengan julukan Dzu An-Nur. Dalam catatan biografi tersebut, terdapat pula perbedaan riwayat mengenai sebagian silsilahnya.

Baca juga: Menolak Meminjamkan Uang kepada Kerabat, Apakah Berdosa?

Thufail berasal dari suku Daus, yang tinggal di kawasan Yaman. Kedudukannya di tengah kaumnya menjadi bagian penting dalam perjalanan dakwahnya. Setelah memeluk Islam, ia tidak hanya menjalankan keyakinannya sendiri, tetapi juga berusaha mengajak masyarakatnya mengenal ajaran yang dibawa Rasulullah SAW.

Memeluk Islam dan Berdakwah kepada Kaumnya

Dalam At-Ṭabaqāt al-Kubrā, Ibn Sa'd mencatat bahwa Thufail memeluk Islam di Mekkah, kemudian kembali ke wilayah kaumnya. Ia mengajak masyarakat Daus untuk menerima Islam, sehingga dakwahnya berlangsung jauh dari pusat komunitas Muslim saat itu.

Riwayat Ibn Sa'd juga menyebutkan bahwa setelah Thufail memeluk Islam, sejumlah orang dari kaumnya mengikuti ajakannya. Proses tersebut tidak berlangsung seketika. Perjalanan dakwahnya memperlihatkan bahwa penerimaan terhadap suatu ajaran dapat berlangsung bertahap, terutama ketika masyarakat memiliki kebiasaan dan keyakinan yang telah lama dijalankan.

Doa Rasulullah untuk Suku Daus

Salah satu riwayat penting mengenai Thufail terdapat dalam Sahih Al-Bukhari. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Thufail datang kepada Rasulullah SAW dan menyampaikan bahwa suku Daus menolak menerima Islam. Ia meminta Rasulullah mendoakan mereka.

Baca juga: Menhaj Sebut Punya Uang Saja Tak Cukup untuk Berangkat Haji

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ ابْنِ ذَكْوَانَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ جَاءَ الطُّفَيْلُ بْنُ عَمْرٍو إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ إِنَّ دَوْسًا قَدْ هَلَكَتْ، عَصَتْ وَأَبَتْ، فَادْعُ اللَّهَ عَلَيْهِمْ، فَقَالَ ‏"‏ اللَّهُمَّ اهْدِ دَوْسًا وَأْتِ بِهِمْ ‏"‏

Ḥaddathanā Abū Nu‘aim, ḥaddathanā Sufyān, ‘an Ibn Żakwān, ‘an ‘Abdir-Raḥmān al-A‘raj, ‘an Abī Hurairah, qāla jā’a aṭ-Ṭufailu bin ‘Amrin ilan-nabiyyi ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam, faqāla inna Dausan qad halakat, ‘aṣat wa abat, fad‘ullāha ‘alaihim, faqāla: Allāhumma ihdi Dausan wa’ti bihim.

Artinya: Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Thufail bin Amr datang kepada Nabi SAW dan berkata bahwa suku Daus telah menolak serta tidak mau menerima Islam. Ia meminta Nabi mendoakan mereka. Rasulullah kemudian berdoa, “Ya Allah, berilah petunjuk kepada suku Daus dan datangkanlah mereka.” (Sahih Al-Bukhari Nomor 4392).

Riwayat ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW memilih mendoakan petunjuk bagi suku Daus. Doa tersebut juga memperlihatkan harapan agar mereka memperoleh kesempatan mengenal dan menerima Islam, bukan sekadar menghadapi penolakan dengan kemarahan.

Baca juga: Menag Terima Kaligrafi “Xin” dari KTT Konfusianisme ASEAN-Tiongkok, Apa Maknanya?

Mengajak Ratusan Orang Bergabung

Ibn Sa'd mencatat keterlibatan Thufail dalam peristiwa penghancuran berhala Dzu Al-Kaffain milik Amr bin Hamamah ad-Dausi. Peristiwa itu berlangsung pada Syawal tahun kedelapan Hijriah, ketika Rasulullah SAW bersiap menuju Thaif.

Thufail diutus untuk menghancurkan berhala tersebut sekaligus mengajak kaumnya menyusul Rasulullah SAW. Menurut riwayat Ibn Sa'd, ia berangkat bersama sekitar 400 orang dari kaumnya. Mereka kemudian tiba di Thaif beberapa hari setelah Rasulullah SAW sampai di sana. Catatan ini menunjukkan bahwa dakwah Thufail berkembang menjadi keterlibatan nyata masyarakat Daus dalam peristiwa penting pada masa Nabi.

Kedatangan Rombongan Daus pada Masa Nabi

Ibn Sa'd juga mencatat kedatangan rombongan Daus yang terdiri atas sekitar 70 atau 80 keluarga. Mereka menemui Rasulullah SAW ketika beliau berada di Khaybar. Di antara rombongan tersebut terdapat Abu Hurairah dan Abdullah bin Udzair ad-Dausi.

Baca juga: Doa Sholat Witir: Bacaan, Arti, dan Dzikir Setelahnya

Kedatangan rombongan ini menjadi bagian dari perkembangan hubungan suku Daus dengan komunitas Muslim. Riwayat tersebut memperlihatkan bahwa dakwah Thufail tidak berhenti pada ajakan pribadi, tetapi turut berperan dalam membawa sebagian masyarakatnya mendekat kepada Rasulullah SAW.

Kisah Thufail bin Amr ad-Dausi memperlihatkan pentingnya ketekunan dalam berdakwah dan menyampaikan ajaran dengan harapan akan datangnya petunjuk. Riwayat tentang dirinya juga menunjukkan bahwa perubahan di tengah masyarakat dapat berlangsung melalui proses panjang, hingga akhirnya sebagian kaumnya datang dan bergabung dengan komunitas Muslim.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
BPKH Kelola Dana Haji Rp 184 Triliun, Siap Diaudit Forensik
BPKH Kelola Dana Haji Rp 184 Triliun, Siap Diaudit Forensik
Aktual
Kisah Thufail bin Amr: Saat Dakwah Ditolak, Ini Doa Rasulullah untuk Kaumnya
Kisah Thufail bin Amr: Saat Dakwah Ditolak, Ini Doa Rasulullah untuk Kaumnya
Aktual
Apa Itu Gharar dalam Jual Beli Online? Ini Contohnya
Apa Itu Gharar dalam Jual Beli Online? Ini Contohnya
Aktual
Menemukan Barang di Jalan, Bolehkah Langsung Diambil?
Menemukan Barang di Jalan, Bolehkah Langsung Diambil?
Aktual
Hukum Mengganti Shalat karena Ketiduran, Ini Cara Qadha Sesuai Sunnah
Hukum Mengganti Shalat karena Ketiduran, Ini Cara Qadha Sesuai Sunnah
Aktual
Daftar 10 Lembaga Mitra Kemenag untuk Mengikuti Bimbingan Perkawinan, Cantin Tak Harus ke KUA
Daftar 10 Lembaga Mitra Kemenag untuk Mengikuti Bimbingan Perkawinan, Cantin Tak Harus ke KUA
Aktual
Apakah Doa Boleh Dinyanyikan? Ini Penjelasan Hukumnya serta Adab Berdoa
Apakah Doa Boleh Dinyanyikan? Ini Penjelasan Hukumnya serta Adab Berdoa
Doa dan Niat
Doa Bepergian dan Doa Saat Pulang Lengkap: Arab, Latin, serta Artinya
Doa Bepergian dan Doa Saat Pulang Lengkap: Arab, Latin, serta Artinya
Doa dan Niat
Tiga Kementerian Teken SEB Digitalisasi Layanan Haji untuk Perkuat Verifikasi dan Cegah Kecurangan Antrean
Tiga Kementerian Teken SEB Digitalisasi Layanan Haji untuk Perkuat Verifikasi dan Cegah Kecurangan Antrean
Aktual
Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, BPJPH Siapkan Aturan Khusus UMK
Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, BPJPH Siapkan Aturan Khusus UMK
Aktual
BPKH: Dana Haji untuk Biaya Berangkat dan Jemaah Masa Tunggu
BPKH: Dana Haji untuk Biaya Berangkat dan Jemaah Masa Tunggu
Aktual
Pemerintah Kaji Pengaturan Tarif Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji
Pemerintah Kaji Pengaturan Tarif Pemeriksaan Kesehatan Calon Jemaah Haji
Aktual
Kemenhaj Gandeng BKN, Perketat Seleksi untuk Tingkatkan Kualitas Petugas Haji
Kemenhaj Gandeng BKN, Perketat Seleksi untuk Tingkatkan Kualitas Petugas Haji
Aktual
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data untuk Cegah Kecurangan Antrean Haji
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data untuk Cegah Kecurangan Antrean Haji
Aktual
Menolak Meminjamkan Uang kepada Kerabat, Apakah Berdosa?
Menolak Meminjamkan Uang kepada Kerabat, Apakah Berdosa?
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar