Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anjing Ashabul Kahfi Disebut dalam Al-Qur'an, Apa Perannya?

Kompas.com, 23 Oktober 2026, 19:00 WIB
Puji Sri Rahayu,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kisah Ashabul Kahfi dalam Al-Qur'an tidak hanya menceritakan tujuh pemuda yang mempertahankan keimanan, tetapi juga menyebut seekor anjing yang berada bersama mereka. Hewan tersebut digambarkan membentangkan kedua kaki depannya di dekat pintu gua ketika para pemuda itu tertidur.

Keberadaan anjing Ashabul Kahfi disebut dalam Surah Al-Kahfi ayat 18 dan 22. Meski kerap dikaitkan dengan kesetiaan dan perlindungan, ada sejumlah hal yang perlu dibedakan antara keterangan Al-Qur'an dan cerita yang berkembang di masyarakat.

Anjing Ashabul Kahfi Disebut dalam Surah Al-Kahfi Ayat 18

Allah berfirman dalam Surah Al-Kahfi ayat 18:

وَتَحْسَبُهُمْ اَيْقَاظًا وَّهُمْ رُقُوْدٌ وَّنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِيْنِ وَذَاتَ الشِّمَالِ وَكَلْبُهُمْ بَاسِطٌ ذِرَاعَيْهِ بِالْوَصِيْدِ لَوِ اطَّلَعْتَ عَلَيْهِمْ لَوَلَّيْتَ مِنْهُمْ فِرَارًا وَّلَمُلِئْتَ مِنْهُمْ رُعْبًا

Wa taḥsabuhum aiqāẓaw wa hum ruqūd, wa nuqallibuhum żātal-yamīni wa żāta asy-syimāli wa kalbuhum bāsiṭun żirā‘aihi bil-waṣīd. Lawiṭṭala‘ta ‘alaihim lawallaita minhum firāraw wa lamuli’ta minhum ru‘bā

Baca juga: Cara Memilih Pasangan dalam Islam, Ikhtiar Mencari Jodoh Dunia Akhirat

Artinya: “Dan engkau mengira mereka itu tidak tidur, padahal mereka tidur; dan Kami bolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka membentangkan kedua lengannya di depan pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentu kamu akan berpaling melarikan (diri) dari mereka dan pasti kamu akan dipenuhi rasa takut terhadap mereka.” (QS Al-Kahfi: 18).

Ayat tersebut menggambarkan posisi anjing di dekat pintu gua saat para pemuda tertidur. Al-Qur'an juga menjelaskan bahwa orang yang melihat keadaan mereka akan merasa takut. Namun, ayat ini tidak merinci bagaimana anjing tersebut bergabung dengan para pemuda atau sejak kapan ia menemani mereka.

Posisinya di pintu gua kerap dipahami sebagai gambaran bahwa anjing itu berada bersama para pemuda di tempat persembunyian mereka. Meski demikian, Al-Qur'an tidak secara eksplisit menyebut tugas anjing tersebut sebagai penjaga.

Baca juga: Ini Waktu Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat, Jangan Sampai Dilewatkan

Nama Anjing Ashabul Kahfi Bukan Keterangan Pasti Al-Qur'an

Anjing Ashabul Kahfi sering disebut bernama Qitmir dalam cerita populer. Namun, nama tersebut tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur'an.

Dalam Surah Al-Kahfi ayat 22, Allah kembali menyebut anjing tersebut ketika menjelaskan perbedaan pendapat mengenai jumlah penghuni gua.

Allah berfirman dalam Surah Al-Kahfi ayat 22:

سَيَقُولُونَ ثَلَاثَةٌ رَّابِعُهُمْ كَلْبُهُمْ وَيَقُولُونَ خَمْسَةٌ سَادِسُهُمْ كَلْبُهُمْ رَجْمًا بِالْغَيْبِ وَيَقُولُونَ سَبْعَةٌ وَثَامِنُهُمْ كَلْبُهُمْ

Sayaqūlūna ṡalāṡatur rābi‘uhum kalbuhum, wa yaqūlūna khamsatun sādisuhum kalbuhum rajmam bil-gaib, wa yaqūlūna sab‘atuw wa ṡāminuhum kalbuhum

Baca juga: Kemenag Perketat Izin Pendirian Pesantren, Ada PBG dan SLF, Apa Itu?

Artinya: “Nanti (ada orang yang akan) mengatakan, ‘(Jumlah mereka) tiga (orang), yang keempat adalah anjingnya,’ dan (yang lain) mengatakan, ‘(Jumlah mereka) lima (orang), yang keenam adalah anjingnya,’ sebagai terkaan terhadap yang gaib; dan (yang lain lagi) mengatakan, ‘(Jumlah mereka) tujuh (orang), yang kedelapan adalah anjingnya.’” (QS Al-Kahfi: 22).

Ayat tersebut menunjukkan bahwa anjing itu turut disebut dalam pembahasan mengenai jumlah penghuni gua. Namun, ayat ini tidak menetapkan namanya. Karena itu, nama Qitmir perlu dipahami sebagai keterangan yang berasal dari tradisi atau literatur di luar teks Al-Qur'an, bukan sebagai informasi yang dipastikan oleh ayat tersebut.

Baca juga: Sujud Tilawah: Makna, Tata Cara, dan Bacaan Saat Menemui Ayat Sajdah

Apa Pelajaran dari Kisah Anjing Ashabul Kahfi?

Kehadiran anjing dalam kisah Ashabul Kahfi kerap dikaitkan dengan kesetiaan karena hewan itu digambarkan berada bersama para pemuda di dekat gua. Gambaran tersebut dapat menjadi bahan refleksi tentang kebersamaan, tetapi kesetiaan bukan pesan yang secara eksplisit dinyatakan dalam ayat mengenai anjing itu.

Kisah ini juga mengingatkan pembaca agar tidak menjadikan rincian yang tidak dipastikan sebagai pokok utama pembahasan. Dalam lanjutan Surah Al-Kahfi ayat 22, Allah menegaskan bahwa Dia lebih mengetahui jumlah mereka dan mengingatkan agar perdebatan mengenai hal tersebut tidak dilakukan secara berlebihan.

Dengan demikian, fokus kisah Ashabul Kahfi bukanlah memastikan nama anjing atau seluruh detail kehidupannya. Al-Qur'an mengajak pembaca memperhatikan kekuasaan Allah dan keteguhan para pemuda dalam mempertahankan keimanan.

Baca juga: Hari Santri 2026: Dari Intuisi dan Mimpi, Menag Ungkap Ilmu Pesantren

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Sumpah Pemuda 1928: Sosok Johan Machmoed Tjaja dan Peran Jong Islamieten Bond
Sumpah Pemuda 1928: Sosok Johan Machmoed Tjaja dan Peran Jong Islamieten Bond
Aktual
Jadwal TKA Pesantren dan Madrasah Aliyah 2026 untuk Mapel Wajib, Pilihan, serta Ujian Susulan
Jadwal TKA Pesantren dan Madrasah Aliyah 2026 untuk Mapel Wajib, Pilihan, serta Ujian Susulan
Aktual
Legislator Minta Ditjen Pesantren Perkuat 5 Aspek, dari Anggaran hingga Keamanan Santri
Legislator Minta Ditjen Pesantren Perkuat 5 Aspek, dari Anggaran hingga Keamanan Santri
Aktual
Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan Jejak Santri dalam Sejarah Persatuan Indonesia
Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 dan Jejak Santri dalam Sejarah Persatuan Indonesia
Aktual
Hari Santri 2026, Menag Ajak ASN Kemenag Pakai Sarung dan Peci Seminggu Sekali
Hari Santri 2026, Menag Ajak ASN Kemenag Pakai Sarung dan Peci Seminggu Sekali
Aktual
Zakat Akhir Tahun: Cara Menghitung, Nisab, dan Golongan Penerimanya
Zakat Akhir Tahun: Cara Menghitung, Nisab, dan Golongan Penerimanya
Aktual
Alasan Shalat Istisqa Tetap Disunahkan Meski Hujan Telah Turun
Alasan Shalat Istisqa Tetap Disunahkan Meski Hujan Telah Turun
Aktual
Doa Saat Hujan Turun dan Setelah Hujan Reda, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Saat Hujan Turun dan Setelah Hujan Reda, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Doa Saat Hujan yang Diajarkan Rasulullah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa Saat Hujan yang Diajarkan Rasulullah, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
Wisata Ramah Muslim di Jepang, dari Menikmati Ramen Halal hingga Berendam di Onsen
Wisata Ramah Muslim di Jepang, dari Menikmati Ramen Halal hingga Berendam di Onsen
Aktual
Menag Ajak Tradisikan Bersarung dan Berpeci sebagai Identitas Kebangsaan
Menag Ajak Tradisikan Bersarung dan Berpeci sebagai Identitas Kebangsaan
Aktual
Kemenag Gandeng Gus, Ning, dan Influencer dalam 5 Program Quick Win Pesantren
Kemenag Gandeng Gus, Ning, dan Influencer dalam 5 Program Quick Win Pesantren
Aktual
Ka'b bin Malik Sahabat yang Kisah Tobatnya Diabadikan dalam Al-Qur'an
Ka'b bin Malik Sahabat yang Kisah Tobatnya Diabadikan dalam Al-Qur'an
Aktual
Hukum Memelihara Anjing dalam Islam, Ini Dalil dan Pengecualiannya
Hukum Memelihara Anjing dalam Islam, Ini Dalil dan Pengecualiannya
Aktual
Insentif Dosen Ma’had Aly 2026 Naik Lebih dari 200 Persen, Cair Akhir November
Insentif Dosen Ma’had Aly 2026 Naik Lebih dari 200 Persen, Cair Akhir November
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar