LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Sebanyak 40 calon jemaah haji dari Manggarai Barat mendapat pelayanan pengurusan pasport haji di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (30/10/2026).
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Manggarai Barat melakukan pelayanan khusus sekaligus menjemput bola sebagai wujud dari semangat "Imigrasi untuk Rakyat".
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Manggarai Barat, Charles Mathaus, mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk komitmen Imigrasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Mengenal Generasi Aiwa, Keturunan Indonesia di Arab Saudi yang Bantu Layanan Haji
Mereka ingin memberikan kemudahan bagi para jemaah haji dalam memperoleh dokumen perjalanan sekaligus memastikan pelayanan keimigrasian dapat diakses secara lebih efektif dan optimal.
"Semangat Imigrasi untuk Rakyat kami wujudkan melalui pelayanan yang hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kita berharap sinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Manggarai Barat dapat terus diperkuat untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Charles.
Sementara itu, Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian, Yudha Pradigda, yang hadir langsung di lokasi, memastikan seluruh proses pelayanan berjalan tertib dan lancar. Yudha mengatakan mereka juga hendak memperkuat koordinasi teknis dengan Kementerian Haji dan Umrah.
"Kerja sama ini dapat terus dikembangkan melalui koordinasi yang lebih terarah dan berkelanjutan," kata Yudha.
Ia menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi langkah awal penguatan hubungan kelembagaan antara Imigrasi Manggarai Barat dengan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Manggarai Barat.
Baca juga: Danantara Beli Hotel di Mekkah, Apa Dampaknya bagi Biaya Haji?
Ke depannya akan dikukuhkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai landasan untuk meningkatkan koordinasi dan menyinergikan pelaksanaan tugas, terutama dalam penyelenggaraan pelayanan bagi calon jemaah haji.
"Melalui kolaborasi ini, pelayanan paspor bagi jemaah haji diharapkan semakin terkoordinasi, efektif, dan mudah diakses," ucapnya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.