Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Masuk Ruang Ujian agar Tenang dan Lancar, Lengkap dengan Amalan Sebelum Menghadapi Tes

Kompas.com, 2 Desember 2025, 07:36 WIB
Add on Google
Khairina

Penulis

KOMPAS.com-Memasuki ruang ujian sering membuat peserta merasa tegang. Banyak yang menenangkan diri melalui doa agar hati lebih mantap dan pikiran fokus.

Doa menjadi salah satu cara memohon kemudahan kepada Allah saat menghadapi berbagai bentuk tes, baik ujian sekolah, sertifikasi, kompetisi, maupun seleksi kerja.

Doa-doa berikut dirangkum dari Kitab Doa Mustajab Terlengkap Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahannya oleh Ustadz H. Amrin Ali Al-Kasyaf, dkk.

Baca juga: 7 Doa Sebelum Ujian TKA 2025 agar Diberi Kemudahan dan Hasil Terbaik

1. Doa Saat Masuk Ruang Ujian

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ لَأَعِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا وَ عَلَّمْنَا مَا يَنْفَعُنَا وَبَارِكْ لَنَا فِي مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ
Subhanakallahumma laa a'lamu illa maa 'allamtanaa wa 'allamnaa maa yanfa'uuna wa baarik lanaa fi maa 'allamtanaa, innaka anta al-'Alimu al-Hakimu

Artinya:
"Maha suci Engkau, ya Allah. Tidak ada yang kami ketahui kecuali apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami. Ajarkanlah kepada kami ilmu yang bermanfaat, dan berkahilah ilmu tersebut bagi kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mengetahui, Maha Bijaksana."

Doa ini dibaca sebelum duduk di kursi ujian sebagai bentuk tawakal dan pengakuan bahwa kemampuan manusia datang dari Allah.

2. Doa Memohon Kemudahan dalam Ujian

اللَّهُمَّ الْطُّفْ بِنَا فِي تَيْسِيرِ كُلِّ عَسِيرٍ فَإِنَّ تَيْسِيرُ الْعَسِيْرِ عَلَيْكَ يَسِيرٌ وَنَسْتَلُكَ الْيَسِيرُ وَالْمُعَافَةَ فِي الدُّنيا وَالآخِرَة
Allahumma al-tuf bina fi taysiri kulli 'asirin fa innataysiru al-'asiru 'alaika yasirun wa nastaluka al-yasiru wa al-mu'afata fi al-dunya wa al-akhirah

Artinya:
"Ya Allah, berikanlah kelembutan kepada kami dalam mempermudah setiap kesulitan, karena mempermudah kesulitan bagi-Mu adalah mudah. Karuniakan kemudahan dan keselamatan di dunia dan di akhirat."

3. Doa Memohon Kesiapan Mengikuti Ujian

اللَّهُمَّ بِحُبِّ ذَاتِكَ تَهُوشَنَا يَا اللَّهُ. لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ سَيِّدُنَا مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ حَقًّا وَصِدْقًا
Allahumma bihubb dzatika tahushshinaa yaa Allah. Laa ilaha illa Huwa sayyiduna Muhammadur Rasulullah haqqan wa sidqan

Artinya:
"Ya Allah, dengan kasih sayang-Mu kami merasa tenteram. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Muhammad adalah utusan Allah yang benar."

Doa ini dapat dibaca sebelum berangkat menuju lokasi ujian agar hati lebih siap menghadapi soal.

Baca juga: 6 Doa Ibu untuk Anak yang Menghadapi Ujian TKA 2025, Agar Tenang dan Dimudahkan

4. Doa agar Mampu Menjawab Soal dengan Benar

اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتَّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ
Allahumma arina alhaqqa haqqan warzuqna ittiba'ahu wa arina albatila batilan warzuqna ijtinabahu

Artinya:
"Ya Allah, tunjukkan kebenaran kepada kami sebagai kebenaran dan anugerahkan kemampuan untuk mengikutinya. Tunjukkan kebatilan sebagai kebatilan dan anugerahkan kemampuan untuk menjauhinya."

5. Doa Memohon Kemudahan Saat Mengerjakan Soal

اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحُزْنَ إِذَا شِئْتَ سهلاً
Allahumma laa sahla illa ma ja'altahu sahlan wa anta taj'alul huzna idha shi'ta sahla

Artinya:
"Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau mampu menjadikan kesulitan menjadi mudah apabila Engkau menghendaki."

Doa ini sering dibaca pada saat mulai mengerjakan soal.

Baca juga: Doa Ibu Menghadapi Anak yang Sedang Ujian, Memohon Kelancaran dan Ketenangan Hati

6. Doa agar Lulus Ujian

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ وَالْهَادِ إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيمِ
Allahumma salli 'ala sayyidina Muhammadil fatihil lima ughliqa wal khatimi lima sabaq nasiril haqqi bil haqqi wal hadi ila siratikal mustaqim, wa 'ala alihi wa sahbihi haqqa qadrihi wa miqdarihi al-'azim

Artinya:
"Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad, pembuka bagi yang tertutup, penutup bagi yang telah berlalu, penolong kebenaran dengan kebenaran, dan pemberi petunjuk menuju jalan-Mu yang lurus. Limpahkanlah pula kepada keluarga serta sahabat beliau sesuai kemuliaannya yang agung."

Doa ini menjadi bentuk harapan agar proses belajar dan ikhtiar berbuah hasil terbaik.

Baca juga: Doa Sebelum Ujian Sekolah Agar Diberikan Kemudahan dan Keberhasilan

Amalan yang Bisa Dilakukan sebelum Menghadapi Ujian

Dilansir dari Antara, selain membaca doa sebelum ujian, terdapat beberapa amalan yang dapat membantu menenangkan hati dan memantapkan ikhtiar.

Melakukan sholat sunnah menjadi salah satu amalan yang dianjurkan, termasuk sholat istikharah bagi peserta ujian yang ingin memohon ketenangan dan bimbingan Allah dalam mengambil keputusan selama mengerjakan soal.

Membaca Alquran dan berdzikir dapat menurunkan kecemasan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT sebelum memasuki ruang ujian.

Bersedekah dan meminta doa restu dari orangtua sering diyakini membuka pintu kemudahan karena ridha Allah datang bersama ridha kedua orang tua.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Talbiyah Tak Boleh Sembarangan! Ini Perbedaan Cara Bacanya untuk Laki-laki dan Perempuan
Talbiyah Tak Boleh Sembarangan! Ini Perbedaan Cara Bacanya untuk Laki-laki dan Perempuan
Aktual
Kabar Baik bagi Jemaah Haji! Arab Saudi Hadirkan Layanan Cek Kepadatan Tawaf Secara Real Time
Kabar Baik bagi Jemaah Haji! Arab Saudi Hadirkan Layanan Cek Kepadatan Tawaf Secara Real Time
Aktual
Situs Kuno Dekat Makkah Ungkap Jejak China di Tanah Arab
Situs Kuno Dekat Makkah Ungkap Jejak China di Tanah Arab
Aktual
Petugas Haji Diminta Percepat Layanan di Bandara Madinah, Fokus Fast Track
Petugas Haji Diminta Percepat Layanan di Bandara Madinah, Fokus Fast Track
Aktual
Isu Rekening Kas Masjid Dikelola Pemerintah Viral, Kemenag: Tidak Benar
Isu Rekening Kas Masjid Dikelola Pemerintah Viral, Kemenag: Tidak Benar
Aktual
PPIH Arab Saudi Siapkan 6.000 Bus untuk Angkut Jemaah Haji Indonesia 2026
PPIH Arab Saudi Siapkan 6.000 Bus untuk Angkut Jemaah Haji Indonesia 2026
Aktual
Warga dan Jemaah Haji di Arab Saudi Bisa Melihat Hujan Meteor Lyrid dengan Mata Telanjang
Warga dan Jemaah Haji di Arab Saudi Bisa Melihat Hujan Meteor Lyrid dengan Mata Telanjang
Aktual
Tradisi Peusijuek Antar Jemaah Haji Asal Aceh besar Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Tradisi Peusijuek Antar Jemaah Haji Asal Aceh besar Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Aktual
Kumpulan Doa Haji dan Umrah Lengkap: Arab, Latin, Arti Sesuai Sunnah
Kumpulan Doa Haji dan Umrah Lengkap: Arab, Latin, Arti Sesuai Sunnah
Aktual
Jemaah Haji Jawa Tengah Mulai Masuk Embarkasi, Dilayani Bertahap Lewat 96 Kloter
Jemaah Haji Jawa Tengah Mulai Masuk Embarkasi, Dilayani Bertahap Lewat 96 Kloter
Aktual
Calon Haji Embarkasi Lombok Meninggal Sebelum Berangkat, Kuota Haji NTB Dipastikan Tetap Penuh
Calon Haji Embarkasi Lombok Meninggal Sebelum Berangkat, Kuota Haji NTB Dipastikan Tetap Penuh
Aktual
Mengintip Menu Jemaah Haji di Dapur Katering Madinah, Tempe Jadi Andalan
Mengintip Menu Jemaah Haji di Dapur Katering Madinah, Tempe Jadi Andalan
Aktual
Faid ar-Rahman, Kitab Tafsir Karya Kyai Sholeh Darat yang Disebut Mempengaruhi Pemikiran RA Kartini
Faid ar-Rahman, Kitab Tafsir Karya Kyai Sholeh Darat yang Disebut Mempengaruhi Pemikiran RA Kartini
Aktual
Promosi Haji Palsu Merebak, Arab Saudi Ingatkan Bahaya Biro Ilegal
Promosi Haji Palsu Merebak, Arab Saudi Ingatkan Bahaya Biro Ilegal
Aktual
Kisah Siti Hajar, Keteguhan Perempuan dalam Ujian Keimanan
Kisah Siti Hajar, Keteguhan Perempuan dalam Ujian Keimanan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com