Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, Visa Sudah 99 Persen

Kompas.com, 31 Maret 2026, 16:09 WIB
Norma Desvia Rahman,
Khairina

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal.

Pemerintah menegaskan, keberangkatan jemaah haji Indonesia akan dimulai pada 22 April 2026, di tengah dinamika geopolitik global yang masih menjadi perhatian.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan seluruh tahapan persiapan haji hingga saat ini telah rampung dan berada pada jalur yang direncanakan sejak awal.

“Perlu saya sampaikan bahwa sampai hari ini semua persiapan sudah selesai. Visa sudah hampir 100 persen keluar, semua persiapan kita di Saudi juga sudah selesai,” ujar Irfan dalam Bincang Haji Outlook 2026 di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Ia menambahkan, pemerintah berharap tidak ada perubahan jadwal keberangkatan. Kloter pertama jemaah dijadwalkan masuk asrama haji pada 21 April 2026 dan mulai diberangkatkan ke Tanah Suci sehari setelahnya.

“Insya Allah semua on schedule, sehingga berita-berita yang mengatakan ada perubahan atau ketidakberangkatan mudah-mudahan tidak terbukti nantinya,” kata dia.

Baca juga: Jemaah Haji 2026 Berangkat 22 April, Ini Tips Jaga Kesehatan

Senada dengan itu, Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Firman M. Nur, mengungkapkan proses pengurusan visa jemaah haji khusus juga hampir sepenuhnya rampung.

“Timeline tersebut dapat kami penuhi sebagaimana yang telah ditetapkan, yaitu mendekati 99 persen. Visa khusus per tanggal 20 Maret kemarin sudah keluar, hanya tersisa sedikit sekali,” ujarnya.

Ia mengakui, tantangan tetap ada mengingat sebagian petugas haji sudah berada di Arab Saudi untuk menyiapkan operasional di lapangan.

“Banyak petugas kami yang akan berangkat haji tahun ini saat ini masih berada di Saudi, jadi situasinya cukup menantang,” kata Firman.

Baca juga: Kemenhaj Maksimalkan Klinik Haji di Armuzna, Fokus Jemaah Lansia

Sementara itu, Ketua Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Firmansyah N. Nazaroedin, memastikan kesiapan dana haji dalam kondisi aman dan terkendali meski di tengah fluktuasi nilai tukar mata uang global.

“Sekitar 80 persen biaya penyelenggaraan haji berasal dari US Dollar dan Saudi Riyal. Kami sudah mempersiapkan sejak jauh hari, dan hingga saat ini 50 persen dari total biaya sudah tersedia,” kata Firmansyah.

Ia menambahkan, likuiditas dana haji tetap terjaga sehingga tidak mengganggu proses penyelenggaraan.

“Secara likuiditas, penyelenggaraan ibadah haji 2026 dalam kondisi aman dan terkendali,” tuturnya.

Dari sisi pengawasan, Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menilai persiapan haji sudah berada di jalur yang tepat, meski tantangan di lapangan dipastikan akan selalu berbeda setiap tahun.

Baca juga: Sambut Haji 2026, 45 Klinik Kesehatan Disiagakan di Makkah dan Madinah

“Penyelenggaraan haji sudah pada jalur yang tepat. Namun, dalam sejarahnya, persoalan haji tidak pernah sama dari tahun ke tahun, selalu ada yang berubah,” kata Marwan.

Ia mengingatkan agar seluruh pihak tetap melakukan identifikasi risiko secara menyeluruh, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga layanan di Armuzna.

“Tantangan ini tidak mudah. Di lapangan tidak boleh ada cacat, karena dampaknya bisa langsung terasa, apalagi di era media sosial,” ujarnya.

Dengan kesiapan yang disebut telah mencapai hampir 100 persen, pemerintah optimistis penyelenggaraan haji 2026 dapat berjalan lancar.

Meski demikian, berbagai langkah mitigasi tetap disiapkan untuk memastikan jemaah dapat menunaikan ibadah dengan aman dan nyaman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
6 Hikmah Mengapa Doa Belum Dikabulkan, Ini Penjelasannya Menurut Ulama
6 Hikmah Mengapa Doa Belum Dikabulkan, Ini Penjelasannya Menurut Ulama
Doa dan Niat
Doa Rasulullah untuk Mengusir Jin: Arab, Latin, dan Artinya, Dibaca Saat Terkena Gangguan Gaib
Doa Rasulullah untuk Mengusir Jin: Arab, Latin, dan Artinya, Dibaca Saat Terkena Gangguan Gaib
Doa dan Niat
4 Doa Memohon Diberikan Anak untuk Diamalkan Oleh Pejuang Garis Dua yang Berharap Keturunan
4 Doa Memohon Diberikan Anak untuk Diamalkan Oleh Pejuang Garis Dua yang Berharap Keturunan
Doa dan Niat
Khasiat Air Zamzam dan Kesalahan saat Meminumnya yang Perlu Dihindari
Khasiat Air Zamzam dan Kesalahan saat Meminumnya yang Perlu Dihindari
Doa dan Niat
Tidak Lolos SNBP 2026, Ini Doa yang Bisa Dibaca untuk Menenangkan Hati yang Sedih dan Kecewa
Tidak Lolos SNBP 2026, Ini Doa yang Bisa Dibaca untuk Menenangkan Hati yang Sedih dan Kecewa
Doa dan Niat
Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Jangan Bebani Jemaah
Biaya Haji 2026 Berpotensi Naik, DPR Minta Jangan Bebani Jemaah
Aktual
Lolos SNBP 2026, Ini Doa dan Tata Cara Sujud Syukur Sesuai Sunnah
Lolos SNBP 2026, Ini Doa dan Tata Cara Sujud Syukur Sesuai Sunnah
Doa dan Niat
Menhaj: Haji 2026 Tetap Jalan, Mitigasi Disiapkan di Tengah Konflik
Menhaj: Haji 2026 Tetap Jalan, Mitigasi Disiapkan di Tengah Konflik
Aktual
Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, Visa Sudah 99 Persen
Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung, Visa Sudah 99 Persen
Aktual
Doa dan Tata Cara Sujud Syukur Setelah Lolos SNBP 2026, Lengkap dengan Dalilnya
Doa dan Tata Cara Sujud Syukur Setelah Lolos SNBP 2026, Lengkap dengan Dalilnya
Doa dan Niat
Doa Sebelum Tidur Sesuai Sunnah, 4 Amalan Rasulullah yang Dianjurkan
Doa Sebelum Tidur Sesuai Sunnah, 4 Amalan Rasulullah yang Dianjurkan
Aktual
Surat Al Waqiah Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Surat Al Waqiah Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Aktual
Arab Saudi Larang Rekam Penangkisan Rudal dan Drone, WNI Diimbau Tak Sebar Informasi Sensitif
Arab Saudi Larang Rekam Penangkisan Rudal dan Drone, WNI Diimbau Tak Sebar Informasi Sensitif
Aktual
Jangan Bawa Ini! Daftar Barang Terlarang di Bagasi Pesawat Haji 2026
Jangan Bawa Ini! Daftar Barang Terlarang di Bagasi Pesawat Haji 2026
Aktual
Jemaah Haji 2026 Berangkat 22 April, Ini Tips Jaga Kesehatan
Jemaah Haji 2026 Berangkat 22 April, Ini Tips Jaga Kesehatan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com