Editor
KOMPAS.com - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengingatkan para petugas haji untuk fokus menjalankan tugas pelayanan kepada jemaah dan tidak melakukan pamer kegiatan (flexing) selama bertugas di Tanah Suci.
Pernyataan tersebut disampaikan usai apel pelepasan petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat.
Dahnil menekankan pentingnya dedikasi penuh petugas dalam mendampingi dan menjaga jemaah.
“Saya berharap teman-teman petugas itu fokus pada tugasnya untuk mendampingi dan menjaga jemaah. Jadi tidak perlu tadi flexing segala macam, pamer kegiatan,” kata Dahnil.
Baca juga: Wamenhaj: PPIH Ujung Tombak Haji 2026, Kesiapan Mental Jadi Kunci Sukses Layanan Jemaah
Ia berpesan agar misi suci ini dijadikan ladang untuk mengharap keridaan Allah SWT, melalui tugas yang tidak kenal lelah dan hati yang lapang dalam mengantarkan jemaah mencapai kemabruran.
Meski demikian, Dahnil mendorong petugas untuk tetap memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan penyebaran informasi yang bermanfaat bagi keluarga jemaah di Tanah Air.
“Tapi kalau untuk syiar, saya pikir kami mendorong mereka untuk syiar artinya mengabarkan, syiar mengedukasi bahkan kami menganjurkan seluruh petugas melakukan edukasi via sosial media, kabar-kabar baik," kata dia.
"Kemudian memastikan informasi yang baik dan dibutuhkan oleh jemaah itu sampai ke jemaah dan keluarganya,” ujarnya menambahkan.
Baca juga: Wamenhaj Ingatkan PPIH Jelang Haji 2026: Ini Bukan Sekadar Tugas, tapi Misi Suci
Sebelumnya, Dahnil meminta para petugas haji yang akan berangkat mengawali misi haji 1447 Hijriah/2026 Masehi untuk mewakafkan diri melayani jemaah Indonesia dengan sepenuh hati.
“Wakafkan lah diri anda sepenuhnya untuk menunaikan tugas di Tanah Suci. Ini adalah misi suci, buat diri anda semuanya, buat keluarga anda, buat agama,” ujar Dahnil.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang