Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026

Kompas.com, 17 April 2026, 19:16 WIB
Add on Google
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi merilis Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penyelenggaraan haji tahun ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya dikelola penuh oleh kementerian khusus haji, menggantikan peran sebelumnya di bawah Kementerian Agama.

Pada musim haji 2026, Indonesia akan memberangkatkan total 204.362 jemaah dan petugas yang terbagi dalam 525 kelompok terbang (kloter). Proses operasional berlangsung sekitar 30 hari untuk pemberangkatan dan 30 hari untuk pemulangan.

Seluruh rangkaian dimulai pada 21 April 2026 (4 Zulkaidah 1447 H). Pada tanggal ini, jemaah kloter pertama mulai masuk asrama haji di masing-masing embarkasi.

Baca juga: Rincian Lengkap 525 Kloter Haji 2026: Ini Pembagian Wilayah Jemaah dari Seluruh Indonesia

Di asrama, jemaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan akhir, pemantapan manasik, serta pembagian dokumen dan perlengkapan haji.

Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji 2026

Pemberangkatan jemaah dibagi menjadi dua gelombang utama untuk mengatur arus kedatangan di Arab Saudi.

Gelombang I (Tujuan Madinah)

Jemaah gelombang pertama diterbangkan menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, untuk menjalankan ibadah Arbain.

  • Awal keberangkatan: 22 April 2026
  • Akhir keberangkatan: 6 Mei 2026
  • Pergerakan ke Makkah: 1–15 Mei 2026

Gelombang II (Tujuan Jeddah)

Gelombang kedua diterbangkan langsung ke Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAAIA), Jeddah.

  • Awal keberangkatan: 7 Mei 2026
  • Akhir keberangkatan: 21 Mei 2026
  • Penutupan bandara (closing date): 21 Mei 2026 pukul 24.00 WAS

Puncak Ibadah Haji 1447 H

Rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) berlangsung pada akhir Mei 2026:

  • Pemberangkatan ke Arafah: 25 Mei 2026 (8 Zulhijah)
  • Wukuf di Arafah: 26 Mei 2026 (9 Zulhijah)
  • Idul Adha: 27 Mei 2026 (10 Zulhijah)
  • Hari Tasyrik: 28–30 Mei 2026 (11–13 Zulhijah)

Jadwal Pemulangan Jemaah ke Indonesia

Setelah rangkaian ibadah selesai, pemulangan jemaah dilakukan dalam dua gelombang:

Gelombang I (Melalui Jeddah)

Jemaah yang berangkat pada gelombang pertama dipulangkan melalui Bandara Jeddah.

  • Mulai pemulangan: 1 Juni 2026
  • Akhir pemulangan: 15 Juni 2026

Gelombang II (Melalui Madinah)

Jemaah gelombang kedua terlebih dahulu menuju Madinah untuk melaksanakan Arbain sebelum kembali ke Tanah Air.

  • Mulai pemulangan: 16 Juni 2026 (bertepatan 1 Muharam 1448 H)
  • Akhir pemulangan: 30 Juni 2026
  • Kedatangan terakhir di Indonesia: 1 Juli 2026

Informasi Tambahan untuk Jemaah

Pemerintah juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung untuk meningkatkan kenyamanan jemaah:

  • Embarkasi & Maskapai: Pemberangkatan dilakukan dari 16 embarkasi, termasuk tambahan di Cipondoh dan Yogyakarta. Penerbangan dilayani oleh Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.
  • Layanan Fast Track: Fasilitas Mecca Route tersedia di empat bandara, yakni Soekarno-Hatta (Jakarta), Adi Soemarmo (Solo), Juanda (Surabaya), dan Sultan Hasanuddin (Makassar).
  • Kartu Nusuk: Tahun ini jemaah sudah menerima fisik Kartu Nusuk sejak di Indonesia untuk mempermudah akses ke wilayah Armuzna dan Masjidil Haram.

Baca juga: Ini Jadwal Asrama Haji 2026: Kegiatan hingga Larangan Jemaah

Dengan jadwal yang telah tersusun rapi, pemerintah berharap seluruh proses penyelenggaraan haji 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan pelayanan maksimal bagi jemaah Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Wamenkes Sebut Skrining Ketat dan Active Case Finding Kunci Jaga Kesehatan Jamaah Haji
Wamenkes Sebut Skrining Ketat dan Active Case Finding Kunci Jaga Kesehatan Jamaah Haji
Aktual
Wamenhaj Tegur Garuda Indonesia Usai Pesawat Jamaah Haji Delay Berjam-jam di Jeddah
Wamenhaj Tegur Garuda Indonesia Usai Pesawat Jamaah Haji Delay Berjam-jam di Jeddah
Aktual
Kemenhaj: Penerapan Istithaah Kesehatan Berhasil Tekan Angka Kematian Jemaah Haji
Kemenhaj: Penerapan Istithaah Kesehatan Berhasil Tekan Angka Kematian Jemaah Haji
Aktual
Haji Mabrur Tak Hanya Soal Ritual, Prof Niam Sebut Tandanya Terlihat dalam Kehidupan Sosial
Haji Mabrur Tak Hanya Soal Ritual, Prof Niam Sebut Tandanya Terlihat dalam Kehidupan Sosial
Aktual
Keajaiban Hidup Rabiah Al-Adawiyah, Wanita yang Bikin Malaikat Iri
Keajaiban Hidup Rabiah Al-Adawiyah, Wanita yang Bikin Malaikat Iri
Aktual
Kapan Batas Waktu untuk Meminta Doa Orang yang Baru Pulang Haji? Ini Penjelasan Ulama
Kapan Batas Waktu untuk Meminta Doa Orang yang Baru Pulang Haji? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
8 Adab Minum Air Zamzam yang Dianjurkan Ulama, dari Menghadap Kiblat hingga Membaca Hamdalah
8 Adab Minum Air Zamzam yang Dianjurkan Ulama, dari Menghadap Kiblat hingga Membaca Hamdalah
Aktual
Gus Yahya: Digdaya Bukan Proyek Pribadi, Ini Program Transformasi NU
Gus Yahya: Digdaya Bukan Proyek Pribadi, Ini Program Transformasi NU
Aktual
Persiapan Musim Haji 2027: Petugas Wajib Ikut Diklat Barak, Kemenhaj Bentuk Daker Khusus Armuzna
Persiapan Musim Haji 2027: Petugas Wajib Ikut Diklat Barak, Kemenhaj Bentuk Daker Khusus Armuzna
Aktual
Dua Jemaah Haji Asal Jember Wafat di Mekkah, Diduga Kelelahan Saat Menjalani Ibadah
Dua Jemaah Haji Asal Jember Wafat di Mekkah, Diduga Kelelahan Saat Menjalani Ibadah
Aktual
Imigrasi Soekarno-Hatta Percepat Kepulangan Jamaah Haji dengan Teknologi SCG
Imigrasi Soekarno-Hatta Percepat Kepulangan Jamaah Haji dengan Teknologi SCG
Aktual
Imam Besar Masjid Al-Aqsa Tolak RUU Israel Batasi Pengeras Suara Azan
Imam Besar Masjid Al-Aqsa Tolak RUU Israel Batasi Pengeras Suara Azan
Aktual
PBNU Bantah Tuduhan Penyimpangan Rekening, Siap Audit Terbuka
PBNU Bantah Tuduhan Penyimpangan Rekening, Siap Audit Terbuka
Aktual
Doa Menyambut Kepulangan Jemaah Haji agar Meraih Haji Mabrur
Doa Menyambut Kepulangan Jemaah Haji agar Meraih Haji Mabrur
Doa dan Niat
Gus Yahya Bantah Tambang NU untuk Kepentingan Pribadi: Ini Amanah Jam'iyah
Gus Yahya Bantah Tambang NU untuk Kepentingan Pribadi: Ini Amanah Jam'iyah
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com