Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saudi Tingkatkan Persiapan Haji 2026, Kerajaan Minta Seluruh Otoritas Beri Pelayanan Maksimal Kepada Jamaah

Kompas.com, 22 April 2026, 21:07 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Gulf News

KOMPAS.com - Arab Saudi meningkatkan persiapan menjelang musim haji 2026 seiring mulai datangnya jamaah dari berbagai negara.

Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengarahkan seluruh otoritas terkait mengerahkan kemampuan terbaik untuk menjamin pelaksanaan ibadah haji yang aman dan lancar.

Pemerintah Arab Saudi juga menegaskan komitmen melayani dua kota suci, Makkah dan Madinah, beserta seluruh tamu Allah yang akan melangsungkan ibadah haji.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan haji berjalan tertib, nyaman, dan sesuai standar layanan tertinggi.

Baca juga: Arab Saudi Resmikan Terminal Keempat Inisiatif Rute Makkah di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Arab Saudi Mulai Sambut Kedatangan Jamaah Haji

Dilansir dari Gulf News, berbicara atas nama Raja Salman bin Abdulaziz selaku Penjaga Dua Masjid Suci, Putra Mahkota Mohammed bin Salman menyampaikan sambutan kepada para jamaah haji.

Ia menegaskan kembali komitmen Kerajaan Arab Saudi dalam melayani tempat-tempat suci serta memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang datang ke Makkah dan Madinah.

Pernyataan tersebut disampaikan saat persiapan haji 2026 yang tengah terus ditingkatkan menjelang puncak musim ibadah.

Baca juga: Daftar Layanan Terbaru Haji 2026 di Arab Saudi, dari Teknologi Canggih hingga Penitipan Anak

Seluruh Kemampuan Operasional Dikerahkan Selama Musim Haji 2026

Dalam sidang kabinet, Pangeran Mohammed memerintahkan mobilisasi penuh seluruh rencana operasional, keamanan, dan pencegahan.

Ia menekankan pentingnya menghadirkan standar layanan tertinggi di kota-kota suci, kawasan masyair, serta seluruh pintu masuk udara, darat, dan laut.

Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga kelancaran arus kedatangan jamaah serta keamanan selama musim haji berlangsung.

Menteri Haji Arab Saudi Tinjau Kesiapan Tenda di Mina

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Tawfiq Al Rabiah meninjau kesiapan perkemahan jamaah di Mina melalui kunjungan lapangan.

Peninjauan dilakukan untuk mengevaluasi kualitas layanan menjelang dimulainya musim haji 2026.

Ia menyebut persiapan telah dimulai lebih awal melalui koordinasi lintas lembaga guna meningkatkan kesiapan tenda jamaah dan efisiensi operasional.

Sistem Elektronik Baru Diterapkan untuk Atur Pergerakan Jamaah

Al Rabiah mengatakan sistem elektronik baru telah diterapkan untuk memantau pergerakan jamaah serta mengatur proses masuk dan keluar area.

Sistem tersebut didukung papan petunjuk yang jelas untuk membantu jamaah mengetahui waktu pergerakan dan instruksi di lapangan.

“Langkah-langkah ini mendukung pengelolaan kerumunan dan meningkatkan keselamatan jamaah, sejalan dengan upaya mendorong Visi 2030 serta Program Pengalaman Jamaah.”

Fokus Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan Haji

Pemerintah Arab Saudi menilai penggunaan teknologi menjadi bagian penting dalam manajemen kerumunan dan peningkatan keselamatan jamaah.

Langkah tersebut juga sejalan dengan target Vision 2030 serta Program Pengalaman Jamaah yang terus dikembangkan Arab Saudi.

Dengan berbagai persiapan itu, musim haji 2026 diharapkan berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi jutaan jamaah dari seluruh dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Saudi Tingkatkan Persiapan Haji 2026, Kerajaan Minta Seluruh Otoritas Beri Pelayanan Maksimal Kepada Jamaah
Saudi Tingkatkan Persiapan Haji 2026, Kerajaan Minta Seluruh Otoritas Beri Pelayanan Maksimal Kepada Jamaah
Aktual
Kisah Ashanty Dua Kali Gagal Berangkat Haji hingga Sempat Mempertanyakan Diri Sendiri
Kisah Ashanty Dua Kali Gagal Berangkat Haji hingga Sempat Mempertanyakan Diri Sendiri
Aktual
Bandara YIA Resmi Mulai Layani 26 Kloter Haji 2026 dari DIY dan Jawa Tengah
Bandara YIA Resmi Mulai Layani 26 Kloter Haji 2026 dari DIY dan Jawa Tengah
Aktual
Kemenkes: Jamaah Haji 2026 Perlu Menata Mental dan Ekspektasi agar Bisa Beribadah dengan Tenang
Kemenkes: Jamaah Haji 2026 Perlu Menata Mental dan Ekspektasi agar Bisa Beribadah dengan Tenang
Aktual
Arab Saudi Resmikan Terminal Keempat Inisiatif Rute Makkah di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
Arab Saudi Resmikan Terminal Keempat Inisiatif Rute Makkah di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
Aktual
Kanwil Kemenhaj Jelaskan Alasan Calhaj yang Hamil 16-24 Minggu Tak Diberangkatkan ke Tanah Suci
Kanwil Kemenhaj Jelaskan Alasan Calhaj yang Hamil 16-24 Minggu Tak Diberangkatkan ke Tanah Suci
Aktual
Menabung 13 Tahun, Pensiunan Guru SD di Tangerang Akhirnya Berangkat Haji di Usia 69 Tahun
Menabung 13 Tahun, Pensiunan Guru SD di Tangerang Akhirnya Berangkat Haji di Usia 69 Tahun
Aktual
 Tata Cara Wudhu, Tayamum, dan Shalat di Pesawat untuk Panduan Jemaah Haji
Tata Cara Wudhu, Tayamum, dan Shalat di Pesawat untuk Panduan Jemaah Haji
Aktual
8 Hal yang Dilarang Dilakukan Saat di Masjidil Haram,  Jemaah Haji Wajib Tahu
8 Hal yang Dilarang Dilakukan Saat di Masjidil Haram, Jemaah Haji Wajib Tahu
Aktual
Hari Bumi 22 April 2026: Perintah Menjaga Alam dalam Al-Qur’an
Hari Bumi 22 April 2026: Perintah Menjaga Alam dalam Al-Qur’an
Aktual
3 Kloter Perdana Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Layanan Fast Track Lancar
3 Kloter Perdana Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Layanan Fast Track Lancar
Aktual
Bolehkah Makan Ikan Sapu-Sapu? Ini Hukum dalam Islam dan Penjelasannya
Bolehkah Makan Ikan Sapu-Sapu? Ini Hukum dalam Islam dan Penjelasannya
Aktual
10 Sektor Penginapan Jemaah Haji 2026 di Makkah, Cek Jaraknya dari Masjidil Haram
10 Sektor Penginapan Jemaah Haji 2026 di Makkah, Cek Jaraknya dari Masjidil Haram
Aktual
Pemerintah Imbau Masyarakat Hindari Praktik Haji Non-Prosedural, WNI Wajib Kantongi Visa Resmi
Pemerintah Imbau Masyarakat Hindari Praktik Haji Non-Prosedural, WNI Wajib Kantongi Visa Resmi
Aktual
Kisah Mansa Musa Pergi Haji 1324: Raja Terkaya yang Mengguncang Dunia
Kisah Mansa Musa Pergi Haji 1324: Raja Terkaya yang Mengguncang Dunia
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com