Editor
KOMPAS.com - Arab Saudi meningkatkan persiapan menjelang musim haji 2026 seiring mulai datangnya jamaah dari berbagai negara.
Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengarahkan seluruh otoritas terkait mengerahkan kemampuan terbaik untuk menjamin pelaksanaan ibadah haji yang aman dan lancar.
Pemerintah Arab Saudi juga menegaskan komitmen melayani dua kota suci, Makkah dan Madinah, beserta seluruh tamu Allah yang akan melangsungkan ibadah haji.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan haji berjalan tertib, nyaman, dan sesuai standar layanan tertinggi.
Baca juga: Arab Saudi Resmikan Terminal Keempat Inisiatif Rute Makkah di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
Dilansir dari Gulf News, berbicara atas nama Raja Salman bin Abdulaziz selaku Penjaga Dua Masjid Suci, Putra Mahkota Mohammed bin Salman menyampaikan sambutan kepada para jamaah haji.
Ia menegaskan kembali komitmen Kerajaan Arab Saudi dalam melayani tempat-tempat suci serta memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu yang datang ke Makkah dan Madinah.
Pernyataan tersebut disampaikan saat persiapan haji 2026 yang tengah terus ditingkatkan menjelang puncak musim ibadah.
Baca juga: Daftar Layanan Terbaru Haji 2026 di Arab Saudi, dari Teknologi Canggih hingga Penitipan Anak
Dalam sidang kabinet, Pangeran Mohammed memerintahkan mobilisasi penuh seluruh rencana operasional, keamanan, dan pencegahan.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan standar layanan tertinggi di kota-kota suci, kawasan masyair, serta seluruh pintu masuk udara, darat, dan laut.
Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga kelancaran arus kedatangan jamaah serta keamanan selama musim haji berlangsung.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Tawfiq Al Rabiah meninjau kesiapan perkemahan jamaah di Mina melalui kunjungan lapangan.
Peninjauan dilakukan untuk mengevaluasi kualitas layanan menjelang dimulainya musim haji 2026.
Ia menyebut persiapan telah dimulai lebih awal melalui koordinasi lintas lembaga guna meningkatkan kesiapan tenda jamaah dan efisiensi operasional.
Al Rabiah mengatakan sistem elektronik baru telah diterapkan untuk memantau pergerakan jamaah serta mengatur proses masuk dan keluar area.
Sistem tersebut didukung papan petunjuk yang jelas untuk membantu jamaah mengetahui waktu pergerakan dan instruksi di lapangan.
“Langkah-langkah ini mendukung pengelolaan kerumunan dan meningkatkan keselamatan jamaah, sejalan dengan upaya mendorong Visi 2030 serta Program Pengalaman Jamaah.”
Pemerintah Arab Saudi menilai penggunaan teknologi menjadi bagian penting dalam manajemen kerumunan dan peningkatan keselamatan jamaah.
Langkah tersebut juga sejalan dengan target Vision 2030 serta Program Pengalaman Jamaah yang terus dikembangkan Arab Saudi.
Dengan berbagai persiapan itu, musim haji 2026 diharapkan berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi jutaan jamaah dari seluruh dunia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang