Editor
KOMPAS.com - Keberangkatan 10 jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Solo pada musim haji 2026 sempat tertunda berangkat ke Tanah Suci.
Mereka tidak dapat ikut terbang dari Bandara Adi Soemarmo karena kondisi kesehatan yang menurun.
Sebagian jemaah masih menjalani penanganan medis, sementara lainnya sudah pulih dan kembali ke Asrama Haji Donohudan.
Operasional pemberangkatan haji dari Embarkasi Solo sendiri tetap berjalan sesuai jadwal dengan kedatangan dan keberangkatan sejumlah kloter.
Baca juga: Hampir 6.000 Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Diingatkan Waspada Cuaca Panas
Humas PPIH Embarkasi Solo, Nabila Azka Amaalia, mengatakan sebagian jemaah yang tertunda berangkat masih dalam penanganan medis.
“Dua jemaah diobservasi di Klinik Embarkasi, tiga dirawat di RSUP Surakarta,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Menhaj Lepas 200 Petugas Haji ke Makkah, Tekankan Layanan Maksimal untuk Jemaah
Di sisi lain, lima jemaah calon haji yang sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit kini telah kembali ke kamar masing-masing di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali.
“Untuk lima jemaah yang sudah kembali ini nantinya akan diikutkan dalam penerbangan berikutnya,” tambahnya.
Adapun jemaah yang masih menjalani perawatan berasal dari beberapa kelompok terbang (kloter), yakni tiga orang dari Kloter 3, serta masing-masing satu orang dari Kloter 5 dan Kloter 6.
Dua jemaah calon haji asal Kabupaten Tegal dipastikan tidak jadi berangkat pada Kloter 1 Embarkasi Solo. Hingga kini, alasan pasti batal berangkatnya dua jemaah tersebut belum diketahui.
Wakil Kepala Bidang Pembekalan PPIH Embarkasi Solo, David Fajar Saputra, mengatakan pembatalan itu menyebabkan adanya kursi kosong atau open seat.
“Dari daerah (Kabupaten Tegal) memang sudah open seat 2,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dua kursi kosong itu muncul karena dua jemaah awal menyatakan tidak bisa berangkat. Kekosongan tersebut kemudian diisi dua jemaah asal Kota Solo.
Menurut David, dua jemaah pengganti berasal dari kuota cadangan yang semula dijadwalkan berangkat pada kloter terakhir.
“Jadi memang kita ambilkan dari daerah terdekat dengan embarkasi, dan kita tawarkan kesediaan berangkat di kloter awal ini,” jelasnya.
Sebelumnya, Kloter 1 Embarkasi Solo dari Kabupaten Tegal masuk ke Gedung Muzdalifah Asrama Haji Donohudan pada Selasa (21/4/2026) pukul 19.00 WIB.
Selanjutnya, jemaah diberangkatkan menuju bandara sekitar pukul 22.15 WIB, tiba di layanan Makkah Route pukul 23.05 WIB, dan dijadwalkan lepas landas pada Rabu (22/4/2026) dini hari pukul 01.05 WIB.
Salah satu jemaah Kloter 1, Nurdian, mengapresiasi pelayanan di Asrama Haji Donohudan.
“Pas datang itu pas subuh, jadi terlalu mepet dengan waktu salat. Harusnya sedikit lebih awal agar bisa salat. Tapi untuk keseluruhan sudah oke,” ujarnya.
Nurdian mengaku merasakan perasaan campur aduk menjelang keberangkatan.
“Agak deg-degan, tapi bahagia. Alhamdulillah, kesehatan dan perbekalan sudah siap. Kami juga rutin berolahraga untuk menjaga kesehatan,” imbuhnya.
Secara keseluruhan, Embarkasi Solo tahun ini memberangkatkan 28.772 jemaah yang terbagi dalam 81 kelompok terbang (kloter), didampingi 321 petugas haji.
Sementara itu, sebanyak 5.368 jemaah asal Karesidenan Kedu akan diberangkatkan melalui Embarkasi Yogyakarta dengan didampingi 60 petugas haji.
PPIH Embarkasi Solo juga mencatat hingga pukul 07.00 WIB, sebanyak enam kloter dengan total 2.159 calon jemaah telah masuk ke embarkasi.
Pada Kamis (23/4/2026), dijadwalkan kedatangan tiga kloter tambahan, yakni Kloter 7 pukul 06.00 WIB dari Kabupaten Brebes dan Kabupaten Purbalingga, Kloter 8 pukul 09.00 WIB dari Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal, serta Kloter 9 pukul 16.00 WIB dari Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Tegal.
Untuk pemberangkatan, hingga saat ini sudah empat kloter dengan jumlah 1.074 calon jemaah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Adapun jadwal penerbangan hari ini meliputi Kloter 4 pukul 01.00 WIB dari Kabupaten Tegal, Kloter 5 pukul 09.10 WIB dari Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Brebes, serta Kloter 6 pukul 19.05 WIB dari Kabupaten Brebes.
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul "10 Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Tertinggal, Sakit Jelang Penerbangan", "5 dari 10 JCH Embarkasi Solo yang Sakit Sudah Membaik, Bakal Diikutkan Penerbangan Berikutnya", dan "2 JCH Solo Pengganti JCH Tegal yang Batal Berangkat Ternyata dari Kuota Cadangan Kloter Terakhir".
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang