Editor
KOMPAS.com - Jamaah haji Indonesia kloter pertama tiba di Madinah, Arab Saudi, dengan sambutan hangat dan penuh suka cita.
Lantunan Shalawat Badar mengiringi kedatangan para jamaah saat turun dari bus menuju lokasi akomodasi.
Raut wajah bahagia dan rasa syukur tampak dari para jamaah yang akhirnya tiba di Kota Nabi setelah menempuh perjalanan dari Tanah Air.
Kedatangan tiga kloter perdana pada Rabu (22/4/2026) berlangsung tertib, lancar, dan didukung layanan yang semakin baik.
Baca juga: 5.997 Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah, Hotel Hanya 50 Meter dari Masjid Nabawi
Dilansir dari laman MUI, pihak syarikah (majmuah) turut memberikan sambutan khas kepada para jamaah sebagai bentuk penghormatan kepada tamu Allah SWT.
Suasana hangat yang menjadi ciri penyambutan di Madinah menambah kesan mendalam bagi jamaah pada awal perjalanan ibadah haji mereka.
Senyum para jamaah terlihat jelas saat turun dari bus. Mereka mengaku bersyukur bisa tiba di Madinah dan merasakan pelayanan yang baik sejak dari embarkasi hingga tiba di Arab Saudi.
Baca juga: 10 Sektor Penginapan Jemaah Haji 2026 di Makkah, Cek Jaraknya dari Masjidil Haram
Tiga kelompok terbang (kloter) perdana jamaah haji Indonesia tiba di Madinah pada Rabu (22/4/2026).
Kloter 1 Embarkasi Yogyakarta (YIA) sebanyak 360 jamaah tiba pukul 06.20 waktu Arab Saudi (WAS).
Setelah itu, Kloter 1 Embarkasi Jakarta–Pondok Gede (JKG) berjumlah 391 jamaah tiba pukul 06.50 WAS dengan skema Makkah Route (fast track).
Selanjutnya, Kloter 1 Embarkasi Kualanamu (KNO) tiba pada pukul 10.00 WAS.
Kedatangan jamaah di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah disambut langsung oleh Duta Besar RI Abdul Aziz Ahmad, Konsul Jenderal RI Jeddah Yusron B. Ambary, Wakil Ketua II PPIH Arab Saudi Budi Agung Nugroho, Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman, serta jajaran petugas lainnya.
Penyambutan berlangsung hangat sebagai bentuk penghormatan kepada jamaah haji Indonesia.
Duta Besar RI Abdul Aziz Ahmad menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi atas dukungan dalam penerapan layanan Makkah Route yang mempercepat proses keimigrasian jamaah.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi yang telah memungkinkan proses keimigrasian berjalan cepat melalui fast track. Ke depan, kami berharap seluruh jamaah dapat merasakan layanan ini,” ujarnya.
Makkah Route merupakan layanan kerja sama strategis antara Imigrasi Indonesia dan Arab Saudi yang memungkinkan proses keimigrasian, seperti pemeriksaan paspor, visa, dan bea cukai jamaah haji, dilakukan langsung di bandara keberangkatan di Indonesia.
Dengan skema ini, setibanya di Arab Saudi jamaah tidak perlu lagi antre pemeriksaan imigrasi dan dapat langsung menuju bus untuk diberangkatkan ke hotel.
Dubes juga menyebut pembagian kartu Nusuk sejak di Tanah Air turut mempermudah jamaah dalam menjalankan ibadah.
Selain itu, ia mengapresiasi kesiapan seluruh petugas di Madinah.
“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh petugas sehingga proses kedatangan berjalan sangat lancar,” lanjutnya.
Terkait akomodasi, jamaah ditempatkan dengan skema satu kloter satu hotel guna meningkatkan kenyamanan.
Pada kloter awal ini, jamaah menempati hotel di kawasan strategis sekitar Masjid Nabawi, seperti wilayah Taibah Front dan Makarem Suite yang berada dalam cakupan Sektor 1.
Selama sekitar sembilan hari di Madinah, jamaah akan mendapatkan layanan penuh sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman memastikan seluruh proses kedatangan berjalan aman dan tanpa hambatan.
“Alhamdulillah, seluruh kloter awal tiba dengan lancar, tertib, dan tidak ada kendala berarti. Ini menjadi awal yang baik bagi penyelenggaraan haji tahun ini,” ujarnya.
Secara keseluruhan, penyelenggaraan transportasi udara haji 2026 melibatkan dua maskapai, yakni Garuda Indonesia yang melayani 277 kloter atau sekitar 102.502 jamaah dari 10 embarkasi, serta Saudia Airlines yang menangani 248 kloter.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kelancaran mobilisasi jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang