Editor
KOMPAS.com - Jemaah haji Indonesia gelombang pertama mulai bergerak dari Madinah menuju Makkah pada Kamis, 30 April 2026.
Perpindahan ini menjadi tahapan penting setelah jemaah menyelesaikan ibadah Arbain dan ziarah di Kota Madinah.
Setibanya di Makkah, jemaah akan menempati hotel sesuai sektor masing-masing sebelum melaksanakan umrah wajib.
Baca juga: Arab Saudi Berikan Cuti Haji Berbayar hingga 15 Hari bagi Karyawan
Hari pertama pendorongan akan diikuti ribuan jemaah dari berbagai embarkasi di Indonesia.
Sebanyak 12 kloter dijadwalkan berangkat pada hari pertama kedatangan jemaah ke Kota Makkah. Total jemaah yang akan masuk ke Makkah tercatat sebanyak 4.871 orang.
Baca juga: Jabal Magnet Madinah, Fenomena Misterius yang Bikin Penasaran Jemaah Haji dan Umrah
Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah, Ihsan Faisal, mengatakan seluruh skema penyambutan jemaah telah disiapkan, mulai dari transportasi, penempatan hotel, hingga proses umrah wajib.
"Insyaallah daker Mekkah akan menyambut kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama dari Madinah. Di data yang kami miliki, Insyaallah ada 12 kloter nantinya akan diberangkatkan dari Kota Madinah," kata Ihsan kepada tim Media Center Haji (MCH), Rabu (29/4/2026).
Sebelum diberangkatkan ke Makkah, seluruh jemaah akan mengambil ihram di lokasi miqat Bir Ali atau Dzulhulaifah.
Menurut Ihsan, proses pemberangkatan dilakukan menggunakan bus antarkota sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
"Embarkasi YIA 1 berangkat dari Madinah pukul 07.00 pagi dan sampai Makkah sekitar pukul 13.00 waktu setempat," kata Ihsan.
Setibanya di hotel, jemaah tidak langsung turun dari bus. Petugas PPIH sektor bersama perwakilan syarikah akan memberikan arahan agar proses masuk hotel berjalan tertib.
Ketua regu atau ketua rombongan akan turun lebih dulu untuk bertemu petugas akomodasi sektor guna menerima kunci kamar dan kartu rute bus shalawat.
Setelah itu, jemaah turun dari bus dipimpin ketua rombongan atau ketua regu menuju kamar masing-masing.
Untuk koper, seluruh barang bawaan akan ditangani petugas bagasi.
"Sudah ada ummal atau petugas bagasi yang menangani. Jemaah tidak perlu menyentuh kopernya lagi," sambungnya.
Saat kunci kamar telah diterima, jemaah akan diarahkan menuju kamar masing-masing untuk beristirahat.
Setelah kondisi fisik pulih, jemaah akan bersiap melaksanakan umrah wajib usai mengambil miqat di Bir Ali.
Kloter pertama yang diberangkatkan ke Makkah berasal dari Embarkasi Yogyakarta atau YIA 01. Setelah itu, disusul kloter 01 dari Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG).
Kloter YIA 01 dan JKG 01 akan ditempatkan di sektor 7 wilayah Misfalah. Masing-masing menempati Hotel Al Asalah Al Bakkiya dan Lulua Al Mashaer.
Berikut daftar kloter yang diberangkatkan ke Makkah pada Kamis, 30 April 2026:
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul “Mulai Besok, Jemaah Haji Indonesia akan Memasuki Kota Makkah”.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang