Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daging Dam Jamaah Haji Indonesia Disalurkan ke Palestina untuk Warga Gaza, Dikirim via Mesir

Kompas.com, 3 Juni 2026, 23:37 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia menyalurkan manfaat dam atau hadyu jamaah haji Indonesia kepada rakyat Palestina yang terdampak konflik kemanusiaan.

Penyaluran tersebut ditandai dengan penyerahan simbolis daging dam kepada Konsulat Jenderal Palestina di Jeddah, Arab Saudi.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar manfaat ibadah haji juga dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga Palestina.

Baca juga: 195.326 Jemaah Haji Indonesia Bayar Dam, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Sebagian besar daging dam yang dikelola melalui program resmi Adahi akan diprioritaskan untuk didistribusikan kepada masyarakat Palestina, terutama yang berada di Jalur Gaza.

195.326 Jamaah Haji Indonesia Telah Membayar Dam

Pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, sebanyak 195.326 jamaah haji Indonesia telah menyelesaikan kewajiban membayar dam.

Baca juga: Baznas Kelola 1.240 Kambing Dam Haji, Dagingnya untuk Mustahik

Dari jumlah tersebut, sebanyak 135.367 jamaah menunaikan dam melalui program resmi Adahi yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

Sebagian besar daging hadyu yang disembelih melalui program Adahi kemudian diprioritaskan untuk disalurkan kepada rakyat Palestina.

Sementara itu, 53.506 jamaah membayar dam melalui lembaga resmi Indonesia, 6.453 jamaah memilih menggantinya dengan puasa, dan 4.084 jamaah lainnya menjalankan skema Haji Ifrad.

Pemerintah Serahkan Simbolis Daging Dam untuk Palestina

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan penyerahan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

Tujuannya agar daging dam jamaah haji Indonesia dapat memberikan manfaat bagi rakyat Palestina yang terdampak konflik.

"Tadi saya menyerahkan secara simbolik daging hadyu atau dam dari jemaah haji kita yang dipotong di Tanah Haram oleh Adahi dapat didistribusikan kepada rakyat Palestina sesuai komitmen Presiden Prabowo," ujar Dahnil di Kantor Urusan Haji (KUH), Jeddah, Rabu (3/6/2026).

Penyerahan simbolis dilakukan kepada Konsulat Jenderal Palestina di Jeddah, Ihab Medhat Al-Qishawi.

Menurut Dahnil, bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung perjuangan dan kemanusiaan rakyat Palestina.

"Ini bisa menjadi simbol perjuangan dan komitmen Indonesia untuk membersamai rakyat Palestina dan pemerintah Palestina sebagaimana yang selama ini dilakukan Presiden Prabowo," katanya.

Daging Dam Akan Dikirim ke Gaza Melalui Mesir

Dahnil menjelaskan, hewan dam yang telah dipotong melalui program Adahi akan dikemas sebelum dikirim menuju Palestina.

Pengiriman dilakukan melalui Mesir yang menjadi jalur distribusi menuju Gaza.

"Nanti akan dikirim via Mesir, kemudian dari Mesir dikirim langsung ke Gaza," ujarnya.

Menurut Dahnil, pihak Adahi juga telah memiliki pengalaman serta jalur distribusi yang selama ini digunakan untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Ia menambahkan bahwa pemerintah Palestina menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasi atas konsistensi dukungan Indonesia terhadap rakyat Palestina.

"Mereka menyampaikan tidak pernah ragu dengan komitmen pemerintah Indonesia. Presiden Prabowo dinilai terus melakukan berbagai upaya diplomasi dan bantuan untuk rakyat Palestina," ujarnya.

Dahnil berharap bantuan tersebut dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan di Palestina.

Pemerintah Apresiasi Arab Saudi dan Program Adahi

Dalam kesempatan yang sama, Dahnil menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan dam jamaah haji Indonesia.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan pengelola program Adahi yang telah memfasilitasi pengelolaan dan distribusi dam secara profesional."

"Kerja sama yang baik ini memungkinkan manfaat dam jemaah Indonesia dapat dirasakan secara lebih luas, termasuk oleh saudara-saudara kita di Palestina," ujarnya.

Palestina Sebut Bantuan Indonesia Simbol Persaudaraan

Sementara itu, Ihab Medhat Al-Qishawi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia, Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Haji dan Umrah RI, Pemerintah Arab Saudi, serta seluruh jamaah haji Indonesia atas dukungan yang diberikan kepada rakyat Palestina.

"Kami menerima bantuan ini bukan hanya sebagai dukungan material, tetapi juga sebagai simbol persaudaraan yang tulus dari rakyat Indonesia kepada rakyat Palestina."

"Di tengah berbagai tantangan yang kami hadapi, dukungan seperti ini memiliki makna yang sangat besar bagi masyarakat Palestina," ujarnya.

Al-Qishawi juga menitipkan salam hormat dan rasa terima kasih dari rakyat Palestina kepada seluruh masyarakat Indonesia yang selama ini konsisten menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan di Palestina.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat persaudaraan.

Penyerahan simbolis daging dam jamaah haji Indonesia itu menjadi simbol kuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Palestina.

Hal ini sekaligus menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan ritual, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai belahan dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Daging Dam Jamaah Haji Indonesia Disalurkan ke Palestina untuk Warga Gaza, Dikirim via Mesir
Daging Dam Jamaah Haji Indonesia Disalurkan ke Palestina untuk Warga Gaza, Dikirim via Mesir
Aktual
Sejumlah Penerbangan Jemaah Haji Indonesia Delay di Jeddah, PPIH Minta Maskapai Penuhi Hak Jamaah
Sejumlah Penerbangan Jemaah Haji Indonesia Delay di Jeddah, PPIH Minta Maskapai Penuhi Hak Jamaah
Aktual
Petugas Masih Temukan Jemaah Haji Langgar Aturan Bagasi, Bawa Koper Berlebih hingga Simpan Zamzam
Petugas Masih Temukan Jemaah Haji Langgar Aturan Bagasi, Bawa Koper Berlebih hingga Simpan Zamzam
Aktual
Wamenkes Sebut Skrining Ketat dan Active Case Finding Kunci Jaga Kesehatan Jamaah Haji
Wamenkes Sebut Skrining Ketat dan Active Case Finding Kunci Jaga Kesehatan Jamaah Haji
Aktual
Wamenhaj Tegur Garuda Indonesia Usai Pesawat Jamaah Haji Delay Berjam-jam di Jeddah
Wamenhaj Tegur Garuda Indonesia Usai Pesawat Jamaah Haji Delay Berjam-jam di Jeddah
Aktual
Kemenhaj: Penerapan Istithaah Kesehatan Berhasil Tekan Angka Kematian Jemaah Haji
Kemenhaj: Penerapan Istithaah Kesehatan Berhasil Tekan Angka Kematian Jemaah Haji
Aktual
Haji Mabrur Tak Hanya Soal Ritual, Prof Niam Sebut Tandanya Terlihat dalam Kehidupan Sosial
Haji Mabrur Tak Hanya Soal Ritual, Prof Niam Sebut Tandanya Terlihat dalam Kehidupan Sosial
Aktual
Keajaiban Hidup Rabiah Al-Adawiyah, Wanita yang Bikin Malaikat Iri
Keajaiban Hidup Rabiah Al-Adawiyah, Wanita yang Bikin Malaikat Iri
Aktual
Kapan Batas Waktu untuk Meminta Doa Orang yang Baru Pulang Haji? Ini Penjelasan Ulama
Kapan Batas Waktu untuk Meminta Doa Orang yang Baru Pulang Haji? Ini Penjelasan Ulama
Aktual
8 Adab Minum Air Zamzam yang Dianjurkan Ulama, dari Menghadap Kiblat hingga Membaca Hamdalah
8 Adab Minum Air Zamzam yang Dianjurkan Ulama, dari Menghadap Kiblat hingga Membaca Hamdalah
Aktual
Gus Yahya: Digdaya Bukan Proyek Pribadi, Ini Program Transformasi NU
Gus Yahya: Digdaya Bukan Proyek Pribadi, Ini Program Transformasi NU
Aktual
Persiapan Musim Haji 2027: Petugas Wajib Ikut Diklat Barak, Kemenhaj Bentuk Daker Khusus Armuzna
Persiapan Musim Haji 2027: Petugas Wajib Ikut Diklat Barak, Kemenhaj Bentuk Daker Khusus Armuzna
Aktual
Dua Jemaah Haji Asal Jember Wafat di Mekkah, Diduga Kelelahan Saat Menjalani Ibadah
Dua Jemaah Haji Asal Jember Wafat di Mekkah, Diduga Kelelahan Saat Menjalani Ibadah
Aktual
Imigrasi Soekarno-Hatta Percepat Kepulangan Jamaah Haji dengan Teknologi SCG
Imigrasi Soekarno-Hatta Percepat Kepulangan Jamaah Haji dengan Teknologi SCG
Aktual
Imam Besar Masjid Al-Aqsa Tolak RUU Israel Batasi Pengeras Suara Azan
Imam Besar Masjid Al-Aqsa Tolak RUU Israel Batasi Pengeras Suara Azan
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com