Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gus Ma'shum Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah dalam Munas dan Konbes NU 2026

Kompas.com, 21 Juni 2026, 19:07 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 berlangsung di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, pada 20-22 Juni 2026.

Forum permusyawaratan tertinggi kedua di lingkungan NU setelah Muktamar itu dihadiri para masyayikh, pengurus, dan peserta dari berbagai daerah.

Di tengah dinamika pembahasan yang berlangsung, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengingatkan pentingnya menjaga tradisi bermusyawarah yang berlandaskan adab dan ukhuwah.

Baca juga: Khofifah Sebut Munas-Konbes NU 2026 Bisa Rumuskan Solusi atas Persoalan Umat

Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi ciri khas NU dalam merumuskan berbagai keputusan organisasi.

Gus Ma'shum: Adab Selalu Menjadi Penuntun dalam Bermusyawarah

Dilansir dari Antara, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU KH Ma'shum Faqih menegaskan adab tetap menjadi penuntun utama dalam setiap musyawarah di tubuh Nahdlatul Ulama.

Baca juga: Jelang Munas-Konbes NU 2026, Masyayikh Desak Batalkan Usulan Perubahan AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan Politik

Hal itu disampaikan Gus Ma'shum saat menanggapi pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konbes Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri.

"Alhamdulillah, suasana pembukaan Munas dan Konbes NU sangat hangat dan penuh keakraban. Para masyayikh, pengurus, dan peserta berbaur dalam semangat ukhuwah. Inilah wajah NU yang sesungguhnya, di mana adab selalu menjadi penuntun dalam bermusyawarah," katanya dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Menurut Gus Ma'shum, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam organisasi besar seperti NU.

Namun, tradisi pesantren mengajarkan bahwa setiap proses musyawarah harus dilandasi sikap saling menghormati, mengedepankan hikmah, dan mengutamakan kemaslahatan bersama.

Apresiasi untuk Pesantren Al Falah Ploso sebagai Tuan Rumah Munas-Konbes

Anggota Majelis Masyayikh Pondok Pesantren Langitan, Tuban, Jawa Timur itu juga memberikan apresiasi kepada Pondok Pesantren Al Falah Ploso yang dinilai berhasil menjadi tuan rumah penyelenggaraan Munas dan Konbes NU 2026.

Menurutnya, pesantren tersebut mampu mempersiapkan forum permusyawaratan penting di lingkungan NU dengan baik meskipun waktunya relatif singkat.

"Luar biasa Pesantren Al Falah Ploso. Dalam waktu yang relatif singkat mampu mempersiapkan Munas dan Konbes dengan sangat baik, bahkan di tengah persiapan Haul Akbar Muassis Pondok Ploso. Ini menunjukkan kuatnya tradisi gotong royong, khidmah, dan manajemen pesantren," ujarnya.

Munas dan Konbes Diharapkan Perkuat Ukhuwah dan Khidmah NU

Mantan Wakil Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Timur sekaligus Pendiri Forum Gawagis Nusantara itu berharap semangat kebersamaan yang terlihat sejak pembukaan dapat terus mewarnai seluruh rangkaian Munas dan Konbes NU.

Ia juga berharap forum tersebut menghasilkan keputusan yang arif serta semakin memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam melayani umat dan menjawab tantangan zaman.

"Semoga Munas dan Konbes ini melahirkan keputusan-keputusan yang arif, mempererat ukhuwah, serta semakin memperkokoh khidmah Nahdlatul Ulama bagi umat, bangsa, dan peradaban," ucap Gus Ma'shum Faqih.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baznas Kaji Zakat Bantu Korban Pinjol Ilegal dan 'Human Trafficking'
Baznas Kaji Zakat Bantu Korban Pinjol Ilegal dan "Human Trafficking"
Aktual
Jemaah Berangsur Pulang, Bus Shalawat Berakhir Operasi 22 Juni 2026
Jemaah Berangsur Pulang, Bus Shalawat Berakhir Operasi 22 Juni 2026
Aktual
Tutup MTQ Disabilitas, Bahlil Dorong Regulasi Lebih Berpihak ke Penyandang Disabilitas
Tutup MTQ Disabilitas, Bahlil Dorong Regulasi Lebih Berpihak ke Penyandang Disabilitas
Aktual
Bahlil Puji Istikamah KH Chalwani dan Akan Bangunkan Asrama Ponpes
Bahlil Puji Istikamah KH Chalwani dan Akan Bangunkan Asrama Ponpes
Aktual
Gelombang Panas Ekstrem di Madinah Berlanjut, Suhu Diperkirakan Capai 47 Derajat Celsius
Gelombang Panas Ekstrem di Madinah Berlanjut, Suhu Diperkirakan Capai 47 Derajat Celsius
Aktual
Presiden Jeddah Astronomical Society Ungkap Kemunculan Fenomena Summer Solstice
Presiden Jeddah Astronomical Society Ungkap Kemunculan Fenomena Summer Solstice
Aktual
Gus Ma'shum Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah dalam Munas dan Konbes NU 2026
Gus Ma'shum Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah dalam Munas dan Konbes NU 2026
Aktual
393 Jemaah Haji Asal Gorontalo dari Kloter 28 Tiba di Makassar, Kloter 30 Bersiap Menyusul
393 Jemaah Haji Asal Gorontalo dari Kloter 28 Tiba di Makassar, Kloter 30 Bersiap Menyusul
Aktual
Seluruh Jemaah Haji Debarkasi Padang Telah Kembali ke Tanah Air, Operasional Resmi Berakhir
Seluruh Jemaah Haji Debarkasi Padang Telah Kembali ke Tanah Air, Operasional Resmi Berakhir
Aktual
Mengenang K.H. Maman Abdurahman, Ulama yang Menjaga Nilai Agama dengan Kata dan Perbuatan
Mengenang K.H. Maman Abdurahman, Ulama yang Menjaga Nilai Agama dengan Kata dan Perbuatan
Aktual
33 Jemaah Haji Terdampak Bencana di Sumbar Terima Bantuan Rp 20 Juta dari Uni Emirat Arab
33 Jemaah Haji Terdampak Bencana di Sumbar Terima Bantuan Rp 20 Juta dari Uni Emirat Arab
Aktual
Cak Imin Ajak Masyarakat Teladani Ulama dan Guru untuk Wujudkan Bangsa Berkarakter
Cak Imin Ajak Masyarakat Teladani Ulama dan Guru untuk Wujudkan Bangsa Berkarakter
Aktual
Air Mata Sania, Sempat Utang demi Berhaji hingga Dapat Bantuan Pelunasan
Air Mata Sania, Sempat Utang demi Berhaji hingga Dapat Bantuan Pelunasan
Aktual
Oleh-oleh Haji: Memori Kolektif dan Transmisi Nilai Budaya Desa
Oleh-oleh Haji: Memori Kolektif dan Transmisi Nilai Budaya Desa
Aktual
Cak Imin Ajak Masyarakat Teladani Ulama dan Guru untuk Wujudkan Bangsa Berkarakter
Cak Imin Ajak Masyarakat Teladani Ulama dan Guru untuk Wujudkan Bangsa Berkarakter
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com