Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Surat Al Ikhlas: Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

Kompas.com, 29 Agustus 2025, 16:15 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Surat Al Ikhlas Adalah surat ke-112 dalam Al Quran. Surat Al Ikhlas termasuk dalam golongan surat Makkiyah. Surat Al Ikhlas terdiri dari 4 ayat, termasuk surat-surat pendek. Terdapat dalam juz 30 Al Quran.

Al Ikhlas berasal dari kata khalas yang artinya bersih atau murni. Surat ini dinamakan Al Ikhlas karena di dalamnya berisi tentang memurnikan tauhid kepada Allah SWT.

Baca juga: Bacaan Ayat Kursi Lengkap Arab, Latin, dan Artinya serta Waktu Utama Membacanya

Bacaan Surat Al Ikhlas

Arab:

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
اللَّهُ الصَّمَدُ
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُواً أَحَدٌ

Latin:

Qul huwallaahu ahad

Allaahush shomad

Lam yalid walam yuulad

Walam yakul lahu kufuwan ahad.

Artinya:

Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepadaNya segala sesuatu

Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan

Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.

Baca juga: Bacaan Sholawat Tibbil Qulub: Arab, Latin, dan Artinya

Kandungan Surat Al Ikhlas

Surat al Ikhlas dinamakan juga surat At Tauhid karena di dalamnya berisi tentang keesaan Allah.

Pada ayat pertama dinyatakan bahwa Allah itu esa atau tunggal. Ayat kedua berisi tentang pernyataan bahwa Allah adalah tempat bergantung segala sesuatu.

Ayat ketiga berisi pernyataan bahwa Allah itu tidak punya anak dan tidak punya ibu bapak. Sementara ayat keempat berisi pernyataan bahwa tidak ada yang setara dengan makhluk.

Allah Adalah Khaliq atau Sang Pencipta sedangkan selainnya Adalah makhluq atau yang diciptakan.

Keutamaan Surat Al Ikhlas.

Berikut ini beberapa keutamaan surat Al Ikhlas:

Allah Mencintai Orang yang Cinta dengan Surat Al Ikhlas

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, dikisahkan suatu hari Rasulullah SAW mengutus seseorang ke sebuah pasukan. Orang tersebut kemudian menjadi imam sholat dan membaca surat Al Ikhlas pada akhir bacaan sholatnya.

Hal tersebut kemudian ditanyakan kepada Rasulullah SAW. Rasulullah kemudian memerintahkan untuk bertanya mengapa orang tersebut selalu mengakhirkan bacaan sholatnya dengan surat Al Ikhlas.

“…maka tatkala mereka kembali pulang, mereka menceritakan hal itu kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam , lalu beliau pun bersabda: “Tanyalah ia, mengapa ia berbuat demikian?” Lalu mereka bertanya kepadanya. Ia pun menjawab: “Karena surat ini (mengandung) sifat ar Rahman, dan aku mencintai untuk membaca surat ini,” lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Beritahu dia, sesungguhnya Allah pun mencintainya.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Baca juga: Bacaan Sholawat Tarhim: Arab, Latin, dan Terjemahannya

Akan Dimasukkan ke dalam Surga

Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa ada seseorang yang dalam sholatnya selalu membaca surat Al Ikhas. Ketika hal tersebut ditanyakan kepada Rasulullah SAW, Beliau menjawab:
“Cintamu kepadanya (surat Al Ikhlas) memasukkanmu ke dalam surga.” (H.R. Bukhari, At Tirmidzi, dan Ahmad).

Seperti Membaca Sepertiga Al Quran

Membaca surat Al Ikhlas satu kali, nilai atau pahalanya seperti membaca sepertiga Al Quran.

“Sesungguhnya seseorang mendengar orang lain membaca [قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ] dengan mengulang-ulangnya, maka tatkala pagi harinya, ia mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menceritakan hal itu kepadanya, dan seolah-olah orang itu menganggap remeh surat itu, maka bersabdalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sesungguhnya surat itu sebanding dengan sepertiga al Quran.” (H.R. Bukhari, Abu Daud, dan An Nasai).

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com