Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sedekah Air Membuat Pahala Terus Mengalir Lengkap dengan Dalilnya

Kompas.com, 28 November 2025, 08:48 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Air menjadi kebutuhan pokok bagi seluruh makhluk hidup. Tanpa air, makhluk hidup tidak akan lama bertahan hidup. Dalam setiap bagian makhluk hidup, sebagian besarnya terdiri dari air.

Karena begitu pentingnya air, maka salah satu sedekah paling utama adalah sedekah air. Sedekah air bisa berwujud langsung memberikan air, membuatkan sumur, irigasi, maupun sarana penyediaan air lainnya.

Baca juga: Doa Agar Sedekah Membawa Berkah Lengkap dengan Terjemahannya

Dalil Sedekah Air

Dasar dari dianjurkannya sedekah air disampaikan Nabi Muhammad SAW dalam hadits berikut:

أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ سَفْيُ الْمَاءِ

Artinya: “Sebaik-baik sedekah adalah mengalirkan (menyediakan) air.” (H.R. Ibnu Majah).

Sementara dalam hadits lain disebutkan:

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ أَفَأَتَصَدَّقُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قُلْتُ فَأَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ سَقْيُ الْمَاءِ

Artinya: “Wahai Rasulullah, sungguh ibuku telah meninggal dunia, apakah boleh aku bersedekah atas namanya?” Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Iya, boleh.” Sa’ad bertanya lagi, “Lalu sedekah apa yang paling afdal?” Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Memberi minum air.” (H.R. An Nasai).

Abu Abdirrahman Syaraf Al Haqq dalam kitab ‘Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abi Daud mengatakan bahwa sedekah air dikatakan sebagai sedekah yang lebih utama karena kemanfaatan air yaang sangat luas untuk urusan agama dan dunia.

Baca juga: Kumpulan Hadits tentang Sedekah Lengkap dengan Terjemahannya

Keutamaan Sedekah Air

Berikut ini beberapa keutamaan sedekah air.

1. Pahala Terus Mengalir

Sedekah air mempunyai keutamaan yang luar biasa. Sedekah air termasuk sedekah jariyah, yaitu sedekah yang pahalanya terus mengalir meskipun orang yang bersedekah telah meninggal dunia.

Imam Nawawi dalam kitab Syarh Shahih Muslim menjelaskan sedekah jariyah mencakup wakaf tanah, pembangunan masjid, pembuatan sumur, atau proyek lain yang manfaatnya abadi.

2. Mendapat Naungan di Akhirat

Sedekah air akan membuat orang yang melakukannya dimasukkan ke dalam golongan orang yang mendapat naungan Allah SWT di hari kiamat.

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: … وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ

Artinya: “Tujuh golongan yang Allah naungi dalam naungan-Nya pada hari tiada naungan kecuali naungan-Nya: … (salah satunya) seseorang yang bersedekah dengan sedekah jariyah lalu menyembunyikannya hingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakkan tangan kanannya.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Baca juga: Keutamaan Sedekah Jumat: Pahala Berlipat, Penghapus Dosa, dan Pembuka Rezeki

3. Mendapatkan Minumat Ar Rahiqul Makhtum

أَيُّمَا مُسْلِمٍ كَسَا مُسْلِمًا ثَوْبًا عَلَى عُرْىٍ كَسَاهُ اللَّهُ مِنْ خُضْرِ الْجَنَّةِ وَأَيُّمَا مُسْلِمٍ أَطْعَمَ مُسْلِمًا عَلَى جُوعٍ أَطْعَمَهُ اللَّهُ مِنْ ثِمَارِ الْجَنَّةِ وَأَيُّمَا مُسْلِمٍ سَقَى مُسْلِمًا عَلَى ظَمَإٍ سَقَاهُ اللَّهُ مِنَ الرَّحِيقِ الْمَخْتُومِ

Artinya: “Muslim mana saja yang memberi pakaian orang Islam lain yang tidak memiliki pakaian, niscaya Allah akan memberinya pakaian dari hijaunya surga. Muslim mana saja yang memberi makan orang Islam yang kelaparan, niscaya Allah akan memberinya makanan dari buah-buahan di surga. Lalu muslim mana saja yang memberi minum orang yang kehausan, niscaya Allah akan memberinya minuman Ar Rahiqul Makhtum (khamr yang dilak).” (H.R. Abu Daud dan At Tirmidzi).

Demikianlah penjelasan mengenai sedekah air. Semoga bermanfaat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com