Editor
KOMPAS.com-Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu puasa sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan secara rutin setiap bulan Hijriah pada tanggal 13, 14, dan 15.
Istilah Ayyamul Bidh berarti hari-hari putih, merujuk pada kondisi malam ketika cahaya bulan tampak lebih terang dibandingkan malam-malam lainnya.
Dilansir dari laman MUI, puasa ini termasuk amalan sunnah yang memiliki landasan kuat dalam hadis Nabi Muhammad SAW dan secara khusus dianjurkan kepada para sahabat.
Baca juga: Niat Puasa Ayyamul Bidh Januari 2026 di Bulan Rajab 1447 H, Lengkap dengan Jadwalnya
Niat puasa Ayyamul Bidh dapat dilakukan sebagaimana niat puasa sunnah lainnya, yakni cukup dihadirkan di dalam hati.
Niat juga boleh dilafalkan untuk membantu menghadirkan kesadaran beribadah.
Berikut lafal niat puasa Ayyamul Bidh:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ اَيَّامَ اْلبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ayyamal bidhi sunnatan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya niat berpuasa besok pada hari-hari putih sebagai puasa sunnah karena Allah Ta’ala.”
Niat puasa Ayyamul Bidh dapat dilakukan pada malam hari maupun pada siang hari sebelum matahari tergelincir.
Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Rajab 1447 H: Keutamaan, Jadwal, dan Bacaan Niat
Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan dalam kalender Hijriah.
Tanggal tersebut bertepatan dengan fase bulan purnama, sehingga malam hari tampak lebih terang.
Puasa dimulai sejak terbit fajar hingga terbenam matahari sebagaimana ketentuan puasa pada umumnya.
Puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW.
Rasulullah SAW menganjurkan puasa tiga hari setiap bulan dan menyebutnya setara dengan puasa selama satu bulan penuh.
Keutamaan tersebut didasarkan pada ketentuan bahwa satu amal kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat pahala.
Dengan demikian, puasa tiga hari setiap bulan bernilai seperti puasa sepanjang bulan.
Puasa Ayyamul Bidh juga termasuk amalan yang ditekankan Rasulullah SAW kepada para sahabat sebagai bentuk konsistensi ibadah dan pengendalian diri.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang