Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Rajab 1447 H: Keutamaan, Jadwal, dan Bacaan Niat

Kompas.com, 27 Desember 2025, 12:59 WIB
Khairina

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com-Memasuki bulan Rajab 1447 H, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah sunnah, termasuk puasa Ayyamul Bidh, yang memiliki keutamaan besar dan menjadi amalan rutin bagi banyak Muslim.

Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah, ketika bulan berada pada fase purnama, yang dikenal sebagai hari-hari putih.

Pada malam tersebut, cahaya bulan sangat terang, memberi kesan putih di langit malam, sehingga nama Ayyamul Bidh (hari-hari putih) pun diambil dari fenomena ini.

Baca juga: Niat, Tata Cara, dan Waktu Pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh 4, 5, 6 Desember 2025

Dilansir dari Antara, puasa Ayyamul Bidh termasuk puasa sunnah muakkad, yakni ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dan telah dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh An-Nasai, Rasulullah SAW bersabda:

“Siapa saja yang berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka (pahala) puasa itu seperti puasa setahun penuh.” (HR. An-Nasai)

Hadis ini menunjukkan bahwa setiap amal baik akan dilipatgandakan oleh Allah SWT, dengan puasa tiga hari setara dengan puasa selama satu bulan penuh. Jika dilakukan setiap bulan, pahalanya akan setara dengan puasa sepanjang tahun.

Di bulan Rajab 1447 H, puasa Ayyamul Bidh jatuh pada tanggal 13, 14, dan 15 Rajab, yang bertepatan dengan awal Januari 2026. Berikut perkiraan jadwal puasa Ayyamul Bidh berdasarkan kalender Hijriah:

• Puasa hari pertama (13 Rajab 1447 H) pada Jumat, 2 Januari 2026
• Puasa hari kedua (14 Rajab 1447 H) pada Sabtu, 3 Januari 2026
• Puasa hari ketiga (15 Rajab 1447 H) pada Minggu, 4 Januari 2026

Penetapan resmi awal bulan Rajab 1447 H masih menunggu hasil rukyatul hilal yang diumumkan oleh pemerintah.

Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh Desember 2025: Jadwal, Niat, dan Keutamaannya

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Rasulullah SAW menjelaskan betapa besar keutamaan puasa Ayyamul Bidh. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amr bin Al-Ash, Rasulullah SAW bersabda:

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

Artinya: “Puasa selama tiga hari setiap bulan nilainya setara dengan berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979)

Hadis ini menjelaskan bahwa puasa Ayyamul Bidh dapat dilipatgandakan pahalanya sepuluh kali lipat, menjadikannya setara dengan puasa satu tahun jika dilakukan setiap bulan.

Untuk melaksanakan puasa Ayyamul Bidh, niat merupakan unsur penting. Bagi umat Islam yang berpuasa sunnah, niat dapat dilakukan pada pagi hari sebelum tergelincir matahari, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Baca juga: Niat dan Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2025: Waktu Terbaik Menyucikan Hati

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Bacaan niat puasa Ayyamul Bidh adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ayyâmil bîdh lillâhi ta’âlâ.
Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari putih), karena Allah Ta'ala."

Dengan niat ini, puasa Ayyamul Bidh menjadi sah dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Ibadah ini diharapkan dapat meningkatkan ketakwaan, melatih keikhlasan, dan meraih pahala yang besar, terutama di bulan Rajab yang penuh keberkahan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com