Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puasa Ayyamul Bidh Desember 2025: Jadwal, Niat, dan Keutamaannya

Kompas.com, 1 Desember 2025, 13:55 WIB
Khairina

Penulis

KOMPAS.com-Puasa Ayyamul Bidh merupakan amalan sunnah yang dikerjakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriah.

Dilansir dari buku Fiqih Puasa tulisan M Hasyim Ritonga, puasa Ayyamul Bidh hukumnya sunnah muakkad. Di antaranya berdasarkan hadist Rasulullah SAW:

وَعَنْ قَتَادَةَ بْنِ مِلْحَانَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنَا بِصِيَامِ أَيَّامِ الْبِيْضِ: ثَلاثَ عَشْرَةَ ، وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ، وَخَمْسَ عَشْرَةَ. (رواه أَبُو داود)

Artinya, “Diriwayatkan dari Qatadah bin Milhan ra, ia berkata: ‘Rasulullah saw telah memerintah kami untuk berpuasa pada hari-hari yang malamnya cerah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15’.” (HR Abu Dawud). (An-Nawawi, Riyâdhus Shâlihîn, juz II, h. 81).

Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh November 2025: Jadwal, Niat, Keutamaan, di Bulan Jumadil Awal

Berdasarkan konversi Kalender Hijriah Kemenag, puasa Ayyamul Bidh bulan Desember 2025 jatuh pada Kamis-Sabtu, 4–6 Desember 2025, yang bertepatan dengan 13–15 Jumadil Akhir 1447 H.

Hari-hari tersebut dikenal sebagai Ayyamul Bidh atau hari-hari putih karena bertepatan dengan purnama ketika cahaya bulan menerangi langit malam.

Fenomena ini melambangkan ketenangan hati dan kesucian batin yang menjadi semangat utama dalam menjalankan puasa sunnah ini.

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Setiap ibadah diawali dengan niat yang tulus semata-mata karena Allah SWT.

Puasa Ayyamul Bidh dikerjakan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, sama seperti puasa Ramadan.

Berikut bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيضِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى

Nawaitu shauma ayyamul bidh sunnatan lillahi ta'ala.

Artinya: “Saya berniat puasa sunnah Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.”

Niat dibaca dalam hati pada malam hari sebelum berpuasa atau saat sahur.

Baca juga: Niat dan Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Oktober 2025: Waktu Terbaik Menyucikan Hati

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh di Bulan Jumadil Akhir

1. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW

Puasa Ayyamul Bidh termasuk amalan sunnah yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW.

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW berwasiat,
“Berpuasalah tiga hari setiap bulan, kerjakan salat dhuha dua rakaat, dan salat witir sebelum tidur.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Menjalankan puasa ini berarti meneladani kebiasaan Rasulullah SAW sekaligus memperkuat cinta kepada beliau.

2. Mendapat Pahala Seperti Puasa Sepanjang Tahun

Rasulullah SAW bersabda,
“Puasa tiga hari dalam setiap bulan itu seperti puasa sepanjang tahun.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Satu hari puasa bernilai sepuluh kebaikan sehingga tiga hari puasa setara dengan pahala puasa sebulan penuh.

3. Melipatgandakan Amal dan Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Dalam hadis qudsi disebutkan,
“Puasa adalah untuk-Ku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Puasa menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak doa, memperkuat ibadah, dan meningkatkan kualitas kedekatan kepada Allah SWT.

4. Melatih Kesabaran dan Ketulusan

Puasa melatih seseorang menahan hawa nafsu, menguatkan pengendalian diri, dan menumbuhkan sikap sabar.

Selama menjalankan ibadah ini, seorang muslim diingatkan bahwa ketenangan hidup lahir dari kesabaran dan keimanan yang kokoh.

Baca juga: 8 Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh, Ibadah Sunnah dengan Pahala Setahun Penuh

Hikmah dan Manfaat Kesehatan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh tidak hanya memberikan nilai spiritual, tetapi juga menghadirkan manfaat kesehatan yang nyata.

1. Detoksifikasi Tubuh

Puasa memberi kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan melakukan detoks alami sehingga metabolisme lebih seimbang.

2. Meningkatkan Metabolisme

Puasa rutin dapat memperbaiki sistem metabolisme, membantu pembakaran lemak, dan berdampak positif pada kesehatan jantung.

3. Menenangkan Pikiran dan Emosi

Puasa membantu menumbuhkan ketenangan batin, meningkatkan fokus, serta mengurangi stres dan emosi negatif.

Menutup Puasa dengan Rasa Syukur

Umat Islam dianjurkan menutup puasa Ayyamul Bidh dengan doa dan rasa syukur.

Doa tersebut menjadi wujud pengakuan atas nikmat kesehatan, kesempatan beribadah, dan harapan agar amal diterima oleh Allah SWT.

Menjalankan puasa Ayyamul Bidh di bulan Jumadil Akhir bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi sarana memperkuat iman, meneladani Rasulullah SAW, serta menjaga keseimbangan tubuh dan jiwa.

Semoga Allah SWT memberikan keberkahan, pahala berlipat, dan kemudahan untuk menjalankannya secara konsisten di setiap bulan.

Artikel ini sebagian telah tayang di KOMPAS.com dengan judul Puasa Ayyamul Bidh November 2025: Jadwal, Niat, Keutamaan, di Bulan Jumadil Awal

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Kemenag Gelar Festival Literasi Islam, Ada Pameran Percetakan Al-Qur'an
Aktual
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Wasekjen PBNU Soroti Arogansi Hotman Paris, Tak Layak Jadi Teladan Generasi Muda
Aktual
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Kemenag: Tunjangan Guru dan Dosen Cair Minggu Depan
Aktual
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Berapa Jumlah Rakaat Shalat Taubat? Ini Penjelasan dan Dalilnya
Aktual
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Bolehkah Mengulang Shalat Taubat dalam Sehari? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Aktual
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan LGBTQ dalam Kurikulum, Tindak Lanjuti Perpres Nomor 111 Tahun 2025
Aktual
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Anggaran Tambahan Sudah Masuk, Kemenag Cairkan Tunjangan Profesi Guru-Dosen Minggu Depan
Aktual
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
7 Adab Imam Shalat Berjamaah Menurut Imam Al-Ghazali Agar Ibadah Lebih Sempurna
Aktual
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi 'Pelayan Ulama'
Tokoh NU Banten Dorong PBNU Kembali ke Khittah, Sebut Pengurus Harus Jadi "Pelayan Ulama"
Aktual
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Kapan Shalat Taubat Dilakukan? Simak Penjelasan Waktu Terbaik dan Harus Dihindari
Aktual
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Tunjangan Profesi Guru dan Dosen Kemenag 2025 Cair Minggu Depan
Aktual
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Ponpes Bahrul Ulum Tegaskan Netral Jelang Muktamar NU 2026, Fokus Layani Muktamirin
Aktual
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
3 Syarat Agar Taubat Diterima Allah Menurut Penjelasan Ulama
Aktual
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Tata Cara Shalat Taubat Lengkap dengan Niat dan Doa
Doa dan Niat
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, ASN Diminta Segera Bangun Komunikasi
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar