Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Doa Berbuka Puasa yang Mustajab, Lengkap Arab, Arti, dan Dalil Hadis

Kompas.com, 22 Februari 2026, 16:11 WIB
Add on Google
Khairina

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com-Momen berbuka puasa atau ifthar dalam Ramadan menjadi waktu yang sangat mustajab untuk berdoa menurut ajaran Islam.

Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa berbuka puasa memiliki keistimewaan dan tidak tertolak.

Penjelasan ini bersumber dari hadis sahih yang diriwayatkan para ulama, termasuk Ibnu Majah.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa Kota Bandung Hari Ini, 22 Februari 2026

Artikel ini merangkum lima doa berbuka puasa sesuai hadis lengkap dengan teks Arab, arti, serta penjelasan ulama, yang dikutip dari laman MUI.

Rasulullah SAW bersabda sebagaimana diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhu:

إنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ

Artinya: “Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa, ketika dia berbuka terdapat doa yang tidak tertolak.” (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Sunni)

Hadis tersebut menjadi dasar anjuran membaca doa berbuka puasa karena waktu ifthar merupakan momen penuh keberkahan.

Imam Muhyiddin Yahya bin Syaraf an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menghimpun sejumlah redaksi doa berbuka puasa yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW dan para sahabat.

Baca juga: Bolehkah Berbuka Ikut Adzan Maghrib Paling Cepat? Ini Penjelasan Fikih dan Risikonya

1. Doa Berbuka Puasa Riwayat Ibnu Umar

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW ketika berbuka membaca:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى

Dzahabadh dhoma’u wabtalatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru in syaa Allahu Ta'aalaa.

Artinya: “Telah hilang rasa haus, telah basah urat nadi, dan telah tetap pahala jika Allah menghendaki.” (HR Abu Dawud dan an-Nasa’i)

Imam an-Nawawi memberikan catatan bahwa kata adh-dhoma’u (الظَّمَأُ) dibaca pendek dan bukan dipanjangkan.

Penjelasan tersebut merujuk pada firman Allah SWT dalam surah At-Taubah ayat 120, (... dzalika bi-annahum la yushibuhum dhoma’un...) yang berarti, “Yang demikian itu adalah karena mereka tidak ditimpa kehausan.”

Catatan ini disampaikan karena masih ditemukan kekeliruan dalam pelafalan doa tersebut.

Baca juga: Doa Buka Puasa Senin Kamis Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

2. Doa Berbuka Puasa: Allahumma Laka Shumtu

Riwayat dari Muadz bin Zuhrah secara mursal menyebutkan bahwa ketika berbuka puasa, Nabi SAW membaca:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Allaahumma laka shumtu wa ‘alaa rizkika afthartu.

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan atas rezeki-Mu aku berbuka.” (HR Abu Dawud)

Doa ini menegaskan niat ibadah puasa dan rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah SWT.

3. Doa Syukur Saat Berbuka

Masih dari riwayat Muadz bin Zuhrah dalam kitab Ibnu Sunni yang dinukil dalam Al-Adzkar, terdapat redaksi doa lain:

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي أَعَانَنِيَ فَصَمْتُ وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ

Alhamdulillaahil ladzii a’aani fashamtu wa razaqanii fa afthartu.

Artinya: “Segala puji bagi Allah, Dzat yang telah menolongku sehingga aku dapat berpuasa dan telah memberikan rezeki kepadaku sehingga aku dapat berbuka.”

Doa ini berisi pujian dan pengakuan bahwa kemampuan berpuasa dan berbuka merupakan pertolongan Allah SWT.

Baca juga: Puasa Senin Kamis: Bacaan Niat, Doa Buka Puasa, dan Keutamaannya

4. Doa Memohon Diterimanya Amal

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu menuturkan bahwa ketika berbuka, Rasulullah SAW membaca:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنَا وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْنَا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيْمُ

Allaahumma laka shumnaa wa ‘ala rizqika aftharnaa fataqabbal minnaa innak antas samii’ul ‘aliim.

Artinya: “Ya Allah, kepada-Mu kami berpuasa dan atas rezeki-Mu kami telah berbuka, maka terimalah dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (HR Ibnu Sunni)

Redaksi ini memuat permohonan agar ibadah puasa diterima oleh Allah SWT.

5. Doa Memohon Ampunan Saat Berbuka

Ibnu Malikah meriwayatkan bahwa Abdullah bin Amr radhiyallahu ‘anhu ketika berbuka mengucapkan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِيْ

Allaahumma innii as-aluka bi rahmatikal latii wasi’at kulla syain an taghfira lii.

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu agar Engkau memberikan ampunan kepadaku.”

Doa ini menunjukkan bahwa waktu berbuka puasa juga dimanfaatkan para sahabat untuk memohon ampunan.

Baca juga: Panduan Qadha Puasa Ramadhan: Dalil, Niat, Doa Buka Puasa dan Batas Waktunya Menurut Ulama

Pilih Doa yang Mudah Diamalkan

Kelima doa berbuka puasa tersebut dapat diamalkan sesuai kemampuan dan kemudahan masing-masing.

Seseorang tidak harus membaca seluruh doa sekaligus ketika berbuka.

Memilih satu atau dua doa yang mudah dihafal sudah cukup untuk meraih keberkahan waktu mustajab saat ifthar.

Keutamaan doa berbuka puasa terletak pada keyakinan, kekhusyukan, dan kesungguhan hati dalam memohon kepada Allah SWT.

Semoga puasa dan seluruh amal ibadah Ramadan diterima serta membawa keberkahan bagi setiap Muslim. Wallahu a’lam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Khutbah Jumat 10 April 2026: Empat Pilar Haji yang Mabrur
Khutbah Jumat 10 April 2026: Empat Pilar Haji yang Mabrur
Aktual
Jemaah Haji 2026 Kini Bisa Beli Oleh-oleh Secara Digital via Aplikasi Haji dan Umrah Store
Jemaah Haji 2026 Kini Bisa Beli Oleh-oleh Secara Digital via Aplikasi Haji dan Umrah Store
Aktual
Kerugian Kasus Haji Ilegal Diperkirakan Capai Rp92,64 Miliar, Pengawasan di Titik Keberangkatan Diperketat
Kerugian Kasus Haji Ilegal Diperkirakan Capai Rp92,64 Miliar, Pengawasan di Titik Keberangkatan Diperketat
Aktual
Jadwal Keberangkatan Haji Asal Jambi Dipastikan Dimulai 5 Mei 2026, Bantah Kabar Pembatalan
Jadwal Keberangkatan Haji Asal Jambi Dipastikan Dimulai 5 Mei 2026, Bantah Kabar Pembatalan
Aktual
Kartu Nusuk Jemaah Haji 2026 Siap Dibagikan di Embarkasi Sebelum Berangkat
Kartu Nusuk Jemaah Haji 2026 Siap Dibagikan di Embarkasi Sebelum Berangkat
Aktual
106 Jenis Pekerjaan yang Bisa Dicantumkan di e-KTP, Termasuk Imam Masjid, Ustadz, dan Mubaligh
106 Jenis Pekerjaan yang Bisa Dicantumkan di e-KTP, Termasuk Imam Masjid, Ustadz, dan Mubaligh
Aktual
Kisah Ummu Mahjan, Marbot Wanita di Masjid Nabawi yang Dimuliakan Rasulullah SAW
Kisah Ummu Mahjan, Marbot Wanita di Masjid Nabawi yang Dimuliakan Rasulullah SAW
Aktual
Pemerintah Bentuk Satgas Haji Ilegal, Targetkan Penipuan dan Visa Ilegal
Pemerintah Bentuk Satgas Haji Ilegal, Targetkan Penipuan dan Visa Ilegal
Aktual
Kepdirjen Bimas Islam 193/2026 Terbit, Uji Kompetensi Penyuluh Agama Islam Kini Lebih Terukur
Kepdirjen Bimas Islam 193/2026 Terbit, Uji Kompetensi Penyuluh Agama Islam Kini Lebih Terukur
Aktual
Mengapa Rasulullah SAW Memuji Negeri Yaman? Ini Sejarahnya
Mengapa Rasulullah SAW Memuji Negeri Yaman? Ini Sejarahnya
Aktual
Jadwal dan Lokasi Layanan Legalisasi Buku Nikah, Tetap Buka Meski WFH
Jadwal dan Lokasi Layanan Legalisasi Buku Nikah, Tetap Buka Meski WFH
Aktual
Kemenhaj Pastikan Tidak Terbitkan Visa Haji Furoda 2026, Masyarakat Harus Waspadai Penawaran Ilegal
Kemenhaj Pastikan Tidak Terbitkan Visa Haji Furoda 2026, Masyarakat Harus Waspadai Penawaran Ilegal
Aktual
Jadwal Haji 2026 Lengkap: Masuk Asrama, Berangkat, Wukuf, hingga Pulang ke Indonesia
Jadwal Haji 2026 Lengkap: Masuk Asrama, Berangkat, Wukuf, hingga Pulang ke Indonesia
Aktual
Kejayaan Islamic Golden Age: Saat Ilmuwan Muslim Pimpin Dunia
Kejayaan Islamic Golden Age: Saat Ilmuwan Muslim Pimpin Dunia
Aktual
Sunnah Lari Kecil Saat Sa’i, Ini Makna di Balik Lampu Hijau
Sunnah Lari Kecil Saat Sa’i, Ini Makna di Balik Lampu Hijau
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com