Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Ketika Mendengar Petir dalam Islam Lengkap dengan Terjemahannya

Kompas.com, 5 Januari 2026, 13:00 WIB
Agus Susanto

Penulis

KOMPAS.com - Petir adalah fenomena alam yang menyertai datangnya hujan atau saat kondisi langit mendung. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) petir adalah kilatan cahaya listrik di udara saat terjadi pelepasan muatan antara awan positif dan negatif, sering disertai bunyi gemuruh (guruh).

Munculnya petir kerap membuat takut orang yang mendengarnya. Apalagi petir berpotensi menyambar apa saja yang ada di bumi, termasuk manusia. Islam mengajarkan untuk berdoa ketika petir terdengar.

Baca juga: Doa Perlindungan dari Bencana Hujan Lebat Lengkap dengan Artinya

Hakikat Petir dalam Islam

Petir diciptakan Allah SWT untuk memberikan rasa ketakutan dan harapan kepada manusia. Hal ini ditegaskan dalam Al Quran surat Ar Ra'du ayat 12.

هُوَ ٱلَّذِى يُرِيكُمُ ٱلْبَرْقَ خَوْفًا وَطَمَعًا وَيُنشِئُ ٱلسَّحَابَ ٱلثِّقَالَ

Artinya: "Dialah Tuhan yang memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia mengadakan awan mendung."

Makna petir menimbulkan ketakutan adalah suara petir yang menggelegar dan kilatannya yang mengagetkan membuat manusia takut. Manusia takut akan disambar petir atau takut dengan suara dahsyatnya.

Ketakutan ini bisa menjadi pelajaran bahwa ada sesuatu yang lebih menakutkan dari sekedar petir, yaitu azab Allah SWT di neraka. Oleh karena itu, dianjurkan untuk lebih meningkatkan ketakutan kepada Allah SWT ketika petir menyambar.

Petir juga menjadi harapan karena datangnya petir di awan mendung menandai datangnya hujan yang membawa berkah dan menjadikan bumi tumbuh subur. Pohon-pohon kembali menghijau dan petani dapat menanam kembali.

Baca juga: Doa Agar Hujan Tidak Berubah Menjadi Bencana Lengkap dengan Artinya

Doa Ketika Mendengar Petir

Ketika mendengar petir, umat Islam diperintahkan untuk berdoa. Doa ini terdapat dalam kitab Adabul Mufrad karya Imam Bukhari.

Arab:

سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ

Latin:

Subhaanal ladzii yusabbihur ra‘du bihamdihii wal malaaikatu min khiifatih.

Artinya:

Mahasuci Allah, yang petir bertasbih dengan memuji kepada-Nya, dan para malaikat takut kepada-Nya.

Ada doa lain yang bisa diamalkan ketika mendengar petir. Doa ini terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam At Tirmidzi.

Baca juga: 7 Hikmah dan Manfaat Air Hujan dalam Islam

Arab:

اَللّٰهُمَّ لَا تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ، وَلَا تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ، وَعَافِنَا قَبْلَ ذٰلِكَ

Latin:

Allaahumma laa taqtulnaa bighadhabika, walaa tuhliknaa bi‘adzaabika, wa ‘aafinaa qabla dzaalik.

Artinya:

Ya Allah, janganlah Engkau membunuh kami dengan kemurkaan-Mu, janganlah Engkau membinasakan kami dengan azab-Mu, dan selamatkanlah kami sebelum itu terjadi.

Baca juga: 5 Doa Ketika Turun Hujan Lengkap dengan Terjemahannya

Adab Saat Hujan dan Petir Menyambar

Hujan menjadi momen yang tepat bagi seorang muslim untuk memanjatkan doa. Sebab saat hujan turun merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa.

اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ

Artinya: “Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan: bertemunya dua pasukan, menjelang shalat dilaksanakan, dan saat hujan turun.” (H.R. Al Baihaqi).

Selain itu, saat hujan turun dianjurkan untuk memanfaatkan air hujan untuk membasahi tubuh dan juga untuk bersuci. Air hujan juga dapat menghilangkan gangguan jin dan setan.

إِذْ يُغَشِّيكُمُ ٱلنُّعَاسَ أَمَنَةً مِّنْهُ وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً لِّيُطَهِّرَكُم بِهِۦ وَيُذْهِبَ عَنكُمْ رِجْزَ ٱلشَّيْطَٰنِ وَلِيَرْبِطَ عَلَىٰ قُلُوبِكُمْ وَيُثَبِّتَ بِهِ ٱلْأَقْدَامَ

Artinya: "(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kaki(mu)." (Q.S. Al Anfal: 11).

Baca juga: Doa Ketika Hujan Disertai Petir hingga Reda, Lengkap dengan Bacaan Arab dan Artinya

Kesimpulan

Petir yang menyambar memang bisa menimbulkan ketakutan kepada manusia. Maka ketika petir menyambar, Allah SWT memerintahkan untuk berdoa memohon perlindungan Allah SWT dari bahaya petir.

Selain itu, datangnya petir beserta hujan merupakan momen yang tepat untuk berdoa kepada Allah SWT. Sebab petir juga memberikan harapan akan datangnya hujan yang memberikan keberkahan dan menjadi waktu yang tepat untuk berdoa.  

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com