Editor
KOMPAS.com-Puasa Senin Kamis merupakan salah satu amalan sunnah yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus melatih kesabaran dan pengendalian diri dalam kehidupan sehari-hari.
Amalan ini dilakukan dengan menahan makan dan minum sejak terbit fajar hingga matahari terbenam pada hari Senin dan Kamis, mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW yang sarat makna spiritual.
Baca juga: Kalender Ramadhan 2026: Tanggal Puasa Versi Muhammadiyah dan Pemerintah 1447 H
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa hari Senin dan Kamis menjadi waktu istimewa karena pada hari tersebut amal perbuatan manusia diperlihatkan kepada Allah SWT.
“Amal-amal perbuatan itu diajukan ke hadapan Allah pada hari Senin dan Kamis, oleh sebab itu aku ingin amal-amal perbuatanku diajukan saat aku sedang berpuasa.”
(HR At-Tirmidzi, dinilai hasan; Muslim meriwayatkannya tanpa menyebutkan puasa)
Bagi seorang muslimah, puasa Senin Kamis bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga proses membangun kesadaran diri di tengah beragam peran kehidupan.
Selain bernilai ibadah, puasa yang dijalankan dengan niat tulus dan cara yang bijak juga menyimpan hikmah yang dapat dirasakan dalam keseharian.
Baca juga: Kapan Hari Pertama Puasa 2026? Ini Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
Puasa Senin Kamis menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala karena dilakukan pada hari ketika amal perbuatan diperlihatkan sebagai momentum memperbaiki niat dan keikhlasan.
Jeda makan dan minum selama puasa memberi kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat sehingga tubuh dapat bekerja lebih seimbang.
Pembatasan pola makan secara berkala saat puasa membantu sebagian wanita lebih menyadari kebutuhan tubuh dan mengelola berat badan secara lebih terkontrol.
Puasa yang dijalankan secara konsisten dikaitkan dengan dukungan terhadap kesehatan jantung melalui perbaikan keseimbangan metabolisme tubuh.
Baca juga: 5 Waktu yang Dilarang untuk Puasa Sunnah dalam Islam
Latihan menahan diri selama puasa membantu menenangkan pikiran dan menjaga kestabilan emosi di tengah dinamika kehidupan sehari-hari.
Proses metabolisme saat berpuasa mendukung mekanisme pembersihan alami tubuh sebagai bagian dari keseimbangan biologis yang telah diciptakan Allah SWT.
Perbaikan metabolisme dan penurunan peradangan selama puasa berpotensi berdampak pada kesehatan kulit secara alami.
Keseimbangan metabolik yang terbentuk selama puasa berpotensi membantu keteraturan siklus menstruasi pada sebagian wanita.
Puasa Senin Kamis menjadi momentum meningkatkan kualitas ibadah melalui doa, zikir, dan refleksi diri yang lebih mendalam.
Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَامَ يَوْمًا فِى سَبِيلِ اللَّهِ بَاعَدَ اللَّهُ وَجْهَهُ عَنِ النَّارِ سَبْعِينَ خَرِيفًا
“Siapa yang berpuasa sehari di jalan Allah, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun.”(HR. Bukhari, no. 2840 dan Muslim, no. 1153)
Baca juga: Kalender Ramadhan 2026 Lengkap: Awal Puasa, Nuzulul Quran, hingga Perkiraan Lailatul Qadar
Puasa disebut sebagai amalan yang akan memberikan syafaat di hari kiamat bersama Alquran, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Puasa dan Alquran akan memberi syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat; puasa berkata, ‘Wahai Tuhanku, aku telah menahannya dari makan dan syahwat pada siang hari, maka izinkan aku memberi syafaat kepadanya,’ dan Alquran berkata, ‘Aku telah menahannya dari tidur pada malam hari, maka izinkan aku memberi syafaat kepadanya,’ lalu keduanya diberi izin untuk memberi syafaat.”
(HR Ahmad)
Puasa Senin Kamis berpotensi membantu menjaga kestabilan kadar gula darah melalui perbaikan sensitivitas insulin.
Keseimbangan ritme tubuh selama puasa dapat mendukung kualitas tidur yang lebih baik sehingga tubuh memiliki waktu pemulihan yang cukup.
Penurunan peradangan dan keseimbangan hormon selama puasa berpotensi mendukung kesehatan reproduksi wanita.
Puasa yang dijalankan dengan pola hidup seimbang dikaitkan dengan dukungan terhadap kesehatan jangka panjang dan kualitas hidup hingga usia lanjut.
Puasa Senin Kamis pada akhirnya merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT yang mengajarkan keikhlasan, kesederhanaan, dan kesadaran diri.
Hikmah kesehatan yang dirasakan dari puasa menjadi bonus dari amalan yang dijalankan dengan niat ibadah dan sikap bijak terhadap tubuh sebagai amanah.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang