Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Nusuk Hajj Dibuka, Saudi Mulai Pemilihan Paket Haji 2026 untuk Program Haji Langsung

Kompas.com, 11 Januari 2026, 11:16 WIB
Add on Google
Khairina

Editor

Sumber Alarabiya

KOMPAS.com-Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi membuka tahap pemilihan paket layanan bagi jamaah dalam Program Haji Langsung (Direct Hajj Program) untuk penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Dilansir dari Alarabiya, Tahap pemilihan paket ini tersedia melalui platform resmi Nusuk Hajj dan ditujukan bagi calon jemaah dari negara-negara yang termasuk dalam Program Haji Langsung.

Melalui fitur tersebut, calon jamaah dapat meninjau dan membandingkan paket layanan berdasarkan tingkat layanan, cakupan fasilitas, serta biaya yang ditawarkan.

Baca juga: Petugas Haji Dilatih 20 Hari, Kemenhaj Tekankan Fisik dan Mental Pelayan Jamaah

Calon jamaah juga diberikan kesempatan untuk memilih hingga lima paket layanan sebagai preferensi sebelum memasuki tahap pemesanan resmi.

Kementerian Haji dan Umrah menyatakan langkah ini bertujuan membantu jamaah membuat keputusan yang lebih matang sebelum proses pemesanan dibuka secara penuh.

Tahap awal ini juga memberikan waktu bagi penyedia layanan untuk membaca tren permintaan dan mempersiapkan layanan menjelang musim haji 2026.

Platform Nusuk Hajj dilengkapi berbagai fitur digital, termasuk perbandingan paket secara langsung dan indikator yang menunjukkan tingkat minat terhadap masing-masing layanan.

Selain itu, tersedia opsi pembayaran uang muka secara cicilan melalui dompet digital yang terintegrasi dengan sistem Nusuk Hajj.

Calon jamaah juga dapat mengakses daftar resmi penyedia layanan haji yang telah disetujui dan terakreditasi oleh otoritas Arab Saudi.

Baca juga: Persiapan Haji Kian Matang, Menhaj Pastikan Layanan Utama Hampir Rampung

Kementerian mengimbau calon jamaah yang memenuhi syarat untuk segera mendaftar atau memperbarui data mereka di platform Nusuk Hajj.

Keakuratan data pribadi serta kelengkapan dokumen menjadi perhatian utama guna memperlancar proses verifikasi.

Jamaah juga dianjurkan menambahkan anggota keluarga yang akan berhaji dalam satu aplikasi yang sama agar proses pemeriksaan dan persetujuan dapat dilakukan lebih cepat.

Kementerian menegaskan bahwa Nusuk Hajj merupakan satu-satunya platform resmi dan sah untuk layanan haji di negara-negara yang tercakup dalam Program Haji Langsung.

Calon jamaah diingatkan agar tidak menggunakan jasa pihak tidak resmi atau penyedia layanan yang tidak terakreditasi.

Baca juga: Aplikasi Nusuk Tembus 30 Juta Unduhan, Begini Cara Pakainya untuk Umrah dan Haji

Seluruh pembayaran uang muka dan pemesanan paket haji diwajibkan dilakukan secara eksklusif melalui platform Nusuk Hajj.

Langkah tersebut disebut penting untuk melindungi hak jamaah serta memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengumuman ini hanya berlaku bagi negara-negara yang masuk dalam cakupan Program Haji Langsung.

Sementara itu, pengelolaan ibadah haji di negara lain tetap dilakukan melalui mekanisme dan jalur resmi masing-masing sesuai regulasi setempat.

Informasi mengenai daftar negara peserta dapat diakses melalui situs Nusuk.sa.

Pendaftaran serta pembaruan profil jemaah dapat dilakukan melalui laman resmi Hajj.nusuk.sa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kisah Suraya, Jemaah Haji Termuda Asal Ponorogo yang Didaftarkan Sejak Balita
Kisah Suraya, Jemaah Haji Termuda Asal Ponorogo yang Didaftarkan Sejak Balita
Aktual
Kisah Sarminiah, Jemaah Haji Tertua dari Kota Yogyakarta yang Berangkat di Usia 85 Tahun
Kisah Sarminiah, Jemaah Haji Tertua dari Kota Yogyakarta yang Berangkat di Usia 85 Tahun
Aktual
6 Tips Memilih Hewan Kurban Sehat, Ini Syarat Lengkap Menurut Syariat
6 Tips Memilih Hewan Kurban Sehat, Ini Syarat Lengkap Menurut Syariat
Aktual
Cara dan Waktu Terbaik Potong Kuku Menurut Sunnah Nabi
Cara dan Waktu Terbaik Potong Kuku Menurut Sunnah Nabi
Aktual
Setelah Syawal Bulan Apa? Ini Keistimewaan Zulkaidah
Setelah Syawal Bulan Apa? Ini Keistimewaan Zulkaidah
Aktual
Hukum Mandi Keramas Sebelum Sholat Idul Adha, Wajib atau Sunnah?
Hukum Mandi Keramas Sebelum Sholat Idul Adha, Wajib atau Sunnah?
Aktual
Teks Khutbah Jumat 17 April 2026: 5 Golongan yang Harus Dijauhi Menjelang Akhir Zaman
Teks Khutbah Jumat 17 April 2026: 5 Golongan yang Harus Dijauhi Menjelang Akhir Zaman
Aktual
Doa Akhir Bulan Syawal dan Amalan Sunnah Penutup Penuh Berkah
Doa Akhir Bulan Syawal dan Amalan Sunnah Penutup Penuh Berkah
Doa dan Niat
Wamenhaj Dahnil Ingatkan Petugas Haji Tidak Pamer di Tanah Suci
Wamenhaj Dahnil Ingatkan Petugas Haji Tidak Pamer di Tanah Suci
Aktual
Wamenhaj: PPIH Ujung Tombak Haji 2026, Kesiapan Mental Jadi Kunci Sukses Layanan Jemaah
Wamenhaj: PPIH Ujung Tombak Haji 2026, Kesiapan Mental Jadi Kunci Sukses Layanan Jemaah
Aktual
Wamenhaj Ingatkan PPIH Jelang Haji 2026: Ini Bukan Sekadar Tugas, tapi Misi Suci
Wamenhaj Ingatkan PPIH Jelang Haji 2026: Ini Bukan Sekadar Tugas, tapi Misi Suci
Aktual
Tidak Mendengar Khutbah Jumat, Apakah Shalat Tetap Sah? Ini Kata Ulama
Tidak Mendengar Khutbah Jumat, Apakah Shalat Tetap Sah? Ini Kata Ulama
Aktual
Idul Adha 2026 Diprediksi 27 Mei, Ada Peluang Libur Panjang 5 Hari
Idul Adha 2026 Diprediksi 27 Mei, Ada Peluang Libur Panjang 5 Hari
Aktual
Benarkah Harus Puasa Sebelum Shalat Idul Adha? Ini Hukum dan Dalilnya
Benarkah Harus Puasa Sebelum Shalat Idul Adha? Ini Hukum dan Dalilnya
Aktual
Kapan Idul Adha 2026? Ini Prediksi, Hitung Mundur, dan Jadwal Liburnya
Kapan Idul Adha 2026? Ini Prediksi, Hitung Mundur, dan Jadwal Liburnya
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com