Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Saat Dilanda Angin Kencang: Arab, Latin, dan Artinya

Kompas.com, 6 Februari 2026, 07:50 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Musim hujan yang disertai angin kencang kembali terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam pandangan Islam, angin merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang bergerak atas kehendak dan kekuasaan-Nya.

Meski membawa manfaat, angin juga bisa menjadi ujian ketika datang dengan kekuatan yang membahayakan.

Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa untuk memohon perlindungan dan kebaikan dari Allah SWT.

Bacaan Doa Saat Menghadapi Angin Kencang

Dalam buku Doa & Wirid karya Yazid bin Abdul Qadir Jawas dijelaskan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan umat Islam untuk tidak mencela angin.

Angin adalah ciptaan Allah SWT yang memiliki peran dan fungsi tertentu sesuai kehendak-Nya.

Meski demikian, angin juga dapat membawa musibah apabila Allah SWT menghendaki.
Rasulullah SAW bersabda, “Apabila kalian melihat angin kencang, janganlah kalian memakinya. Tetapi, mintalah kepada Allah kebaikan angin tersebut dan berlindunglah kepada-Nya dari kejahatannya.”

Sehingga, ketika muncul kekhawatiran tersebut, umat muslim dianjurkan untuk membaca doa, seperti berikut:

1. Doa Memohon Perlindungan dari Keburukan Angin Kencang

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا

Arab Latin: Allahumma innî as’aluka khairahâ wa a‘ûdzubika min syarrihâ.

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya.”

Doa ini bersumber dari hadis sahih, yaitu Hadis Riwayat Abu Dawud nomor 5079 dan Ibnu Majah nomor 3727.

2. Doa Memohon Perlindungan Saat Angin Kencang

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيْهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلْتَ بِهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيْهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلْتَ بِهِ

Latin: Allahumma innî as’aluka khairahâ wa khaira mâ fîhâ wa khaira mâ ursilat bihî, wa a‘ûdzubika min syarrihâ wa syarri mâ fîhâ wa syarri mâ ursilat bihî.

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada padanya, dan kebaikan tujuan angin ini dihembuskan. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya, dan keburukan tujuan angin ini dihembuskan.”

Doa ini sesuai dengan hadis sahih yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, tercantum dalam Hadis Riwayat Muslim nomor 899 dan at-Tirmidzi nomor 3449.

Dengan membaca doa-doa tersebut, umat Islam diajarkan untuk berserah diri kepada Allah SWT sekaligus memohon kebaikan dari setiap peristiwa alam.

Di tengah cuaca ekstrem dan angin kencang, doa menjadi sarana untuk menenangkan hati, memohon perlindungan, serta menguatkan keyakinan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com