Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puasa Syawal: Hukum, Niat, dan Tata Cara Menurut Ulama

Kompas.com, 21 Maret 2026, 10:38 WIB
Puspasari Setyaningrum

Editor

Sumber MUI

KOMPAS.com - Umat Islam memasuki bulan Syawal setelah menyelesaikan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh.

Pada bulan ini, terdapat amalan sunnah yang dianjurkan, yakni puasa enam hari di bulan Syawal.

Ibadah sunnah ini memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam sejumlah hadits Nabi. Meski demikian, terdapat perbedaan pandangan di kalangan ulama terkait hukumnya.

Baca juga: Lupa Niat Puasa Ramadhan? Ini Penjelasan PBNU Menurut Mazhab Syafi’i dan Hanafi

Dalil dan Keutamaan Puasa Syawal

Dilansir dari laman MUI, anjuran puasa enam hari di bulan Syawal didasarkan pada sabda Rasulullah SAW:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Sungguh Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian diiringi dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR Muslim no 1164)

Imam al-Nawawi menjelaskan bahwa pahala tersebut didapat karena setiap satu kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali.

Puasa Ramadhan selama 30 hari ditambah enam hari puasa Syawal jika dikalikan sepuluh menghasilkan 360 hari, setara dengan satu tahun penuh.

Niat Puasa Syawal

Seperti ibadah lainnya, puasa Syawal harus diawali dengan niat. Secara prinsip, niat cukup dilakukan dalam hati, namun dianjurkan juga dilafalkan untuk memperkuat tekad.

Berikut beberapa lafaz niat puasa Syawal:

1. Niat sejak malam hari (untuk puasa berurutan):

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سِتَّةٍ مِنْ شَوَّالٍ للهِ تعالى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adai sittatin min syawwal lillahi ta’ala

Artinya: “Saya niat puasa pada esok hari untuk menunaikan puasa sunah enam hari dari bulan Syawal karena Allah Ta’ala.”

2. Niat puasa sunnah Syawal:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ للهِ تعالى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatis Syawwal lillaahi ta‘ala

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

3. Niat di siang hari (jika belum makan/minum):

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لللهِ تعالى

Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adaa’i sunnatis Syawwaal lillaahi ta‘ala

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah SWT.”

Dalam puasa sunnah, niat tidak wajib dilakukan sejak malam hari, selama belum makan dan minum sejak subuh.

Tata Cara Pelaksanaan Puasa Syawal

Terkait pelaksanaannya, puasa Syawal tidak harus dilakukan secara berurutan. Meski dianjurkan dilakukan berturut-turut di awal bulan, pelaksanaannya tetap sah jika dilakukan terpisah atau di akhir bulan.

Imam al-Nawawi dalam al-Majmu’ Syarh al-Muhadzab menjelaskan:

قَالَ أَصْحَابُنَا يُسْتَحَبُّ صَوْمُ سِتَّةِ أَيَّامٍ مِنْ شَوَّالٍ لِهَذَا الْحَدِيثِ قَالُوا وَيُسْتَحَبّبُّ ان يصومها متتابعة فِي أَوَّلِ شَوَّالٍ فَإِنْ فَرَّقَهَا أَوْ أَخَّرَهَا عن أول شَوَّالٍ جَازَ وَكَانَ فَاعِلًا لِأَصْلِ هَذِهِ السُّنَّةِ لِعُمُومِ الْحَدِيثِ وَإِطْلَاقِهِ وَهَذَا لَا خِلَافَ فِيهِ عِنْدَنَا وَبِهِ قَالَ أَحْمَدُ وداود

“Pengikut madzhab al-Syafi’i memandang sunnah berpuasa enam hari di bulan Syawal karena hadits di atas. Mereka juga berpendapat lebih utama dilakukan berurutan di awal Syawal. Namun, jika dilakukan terpisah atau di akhir bulan tetap diperbolehkan dan dianggap menjalankan sunnah Nabi.”

Kesimpulan Hukum Puasa Syawal

Puasa enam hari di bulan Syawal merupakan amalan yang dianjurkan menurut mayoritas ulama. Meski terdapat perbedaan pendapat, umat Islam dapat memilih sesuai keyakinan masing-masing.

Pelaksanaannya fleksibel, baik dilakukan secara berurutan maupun terpisah, di awal maupun akhir bulan. Namun, yang utama adalah melaksanakan enam hari puasa tersebut sebagai bentuk melanjutkan ibadah setelah Ramadhan.

Puasa Syawal menjadi salah satu amalan yang dapat menyempurnakan ibadah Ramadhan.

Dengan memahami hukum dan tata caranya, umat Islam dapat menjalankannya dengan lebih yakin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
 Jejak Tiga Datok Pembawa Islam di Luwu dan Cahaya Obor  Malam Takbiran yang Menjaga Ingatan
Jejak Tiga Datok Pembawa Islam di Luwu dan Cahaya Obor Malam Takbiran yang Menjaga Ingatan
Aktual
3 Amalan Sunnah di Bulan Syawal: Puasa, Iktikaf, hingga Menikah
3 Amalan Sunnah di Bulan Syawal: Puasa, Iktikaf, hingga Menikah
Aktual
Bolehkah Menggabungkan Puasa Qadha dan Puasa Syawal? Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Ulama
Bolehkah Menggabungkan Puasa Qadha dan Puasa Syawal? Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Ulama
Aktual
Puasa Syawal: Hukum, Niat, dan Tata Cara Menurut Ulama
Puasa Syawal: Hukum, Niat, dan Tata Cara Menurut Ulama
Doa dan Niat
Beda Arti Taqabbalallahu Minna Wa Minkum dan Minal Aidin Wal Faizin, Ini Penjelasannya
Beda Arti Taqabbalallahu Minna Wa Minkum dan Minal Aidin Wal Faizin, Ini Penjelasannya
Doa dan Niat
Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum yang Diucapkan Saat Lebaran dan Jawabannya
Arti Taqabbalallahu Minna wa Minkum yang Diucapkan Saat Lebaran dan Jawabannya
Doa dan Niat
Ribuan Jemaah Padati Masjid Tokyo Camii, Shalat Idul Fitri 2026 Digelar hingga 5 Kali
Ribuan Jemaah Padati Masjid Tokyo Camii, Shalat Idul Fitri 2026 Digelar hingga 5 Kali
Aktual
50 Link Twibbon Idul Fitri 1447 H untuk Rayakan Lebaran 2026 dan Cara Pasang Fotonya
50 Link Twibbon Idul Fitri 1447 H untuk Rayakan Lebaran 2026 dan Cara Pasang Fotonya
Aktual
Panduan Khutbah Idul Fitri 2026: Rukun, Tata Cara, dan Susunan Lengkap
Panduan Khutbah Idul Fitri 2026: Rukun, Tata Cara, dan Susunan Lengkap
Aktual
Doa Ziarah Kubur Idul Fitri 2026 Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya
Doa Ziarah Kubur Idul Fitri 2026 Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya
Doa dan Niat
9 Ucapan Sungkeman Idul Fitri yang Sangat Mengharukan
9 Ucapan Sungkeman Idul Fitri yang Sangat Mengharukan
Aktual
Tata Cara Shalat Idul Fitri Lengkap: Niat, Takbir 7 dan 5 Kali, hingga Bacaan yang Dianjurkan
Tata Cara Shalat Idul Fitri Lengkap: Niat, Takbir 7 dan 5 Kali, hingga Bacaan yang Dianjurkan
Aktual
Panduan Khutbah Idul Fitri Lengkap: Urutan, Rukun, dan Dalilnya, Khatib Wajib Tahu
Panduan Khutbah Idul Fitri Lengkap: Urutan, Rukun, dan Dalilnya, Khatib Wajib Tahu
Aktual
7 Amalan Wanita Haid Saat Lebaran, Tetap Dapat Pahala Meski Tak Shalat Id
7 Amalan Wanita Haid Saat Lebaran, Tetap Dapat Pahala Meski Tak Shalat Id
Aktual
Bagi-Bagi THR dalam Islam: Hukum, Etika, dan Potensi Dosa
Bagi-Bagi THR dalam Islam: Hukum, Etika, dan Potensi Dosa
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com