Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Jumat Pagi Penuh Makna: Memohon Keteguhan Iman dan Rahmat Allah di Hari Mulia

Kompas.com, 27 Maret 2026, 08:15 WIB
Farid Assifa

Editor

KOMPAS.com - Hari Jumat merupakan salah satu hari paling istimewa dalam Islam. Di hari ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, dzikir, dan doa.

Salah satu amalan yang bisa dilakukan adalah membaca doa Jumat pagi sebagai bentuk syukur sekaligus permohonan kepada Allah SWT.

Doa ini mengandung makna mendalam tentang keimanan, pengakuan atas keesaan Allah, serta kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, doa ini juga menjadi sarana untuk memohon keteguhan hati agar tetap berada di jalan yang lurus hingga akhir hayat.

Baca juga: Harta Bukan Tujuan Hidup, Khutbah Jumat KH M Cholil Nafis MUI tentang Ekonomi Islam

Doa Jumat Pagi Lengkap Bahasa Arab

Berikut doa Jumat pagi yang bisa diamalkan:

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ، نَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ، وَنَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ.

اللَّهُمَّ ثَبِّتْ قُلُوبَنَا عَلَى دِينِكَ، وَلَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا، وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً، إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنْ أَتْبَاعِ نَبِيِّكَ الْمُخْلِصِينَ، وَارْزُقْنَا حُسْنَ الطَّاعَةِ وَالْعِبَادَةِ، وَاخْتِمْ لَنَا بِالْخَيْرِ.

اللَّهُمَّ اغْمُرْنَا بِرَحْمَتِكَ، وَاجْعَلْ هَذَا الْيَوْمَ مُبَارَكًا لَنَا، وَارْزُقْنَا فِيهِ فَضْلَكَ وَمَغْفِرَتَكَ، وَنَجِّنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَذَابِكَ.

Makna Doa Jumat Pagi

Doa ini mengandung beberapa pesan penting bagi kehidupan seorang Muslim:

  • Tauhid dan keimanan: Menegaskan bahwa hanya Allah satu-satunya Tuhan yang disembah, serta Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya.
  • Keteguhan hati: Permohonan agar tidak goyah dalam iman setelah mendapatkan petunjuk.
  • Harapan menjadi umat terbaik: Meminta agar termasuk golongan yang setia mengikuti ajaran Nabi.
  • Permohonan rahmat: Mengharap kasih sayang Allah sebagai bekal menghadapi kehidupan dunia dan akhirat.

Mengapa Doa Jumat Pagi Penting?

Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari. Di hari ini, pahala amal dilipatgandakan dan doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan.

Dengan membaca doa di pagi hari Jumat, seorang Muslim tidak hanya membuka hari dengan keberkahan, tetapi juga menanamkan kesadaran spiritual untuk menjalani hidup sesuai tuntunan agama.

Doa ini menjadi pengingat bahwa harta, kesibukan, dan urusan dunia tidak boleh melalaikan tujuan utama hidup, yakni meraih ridha Allah SWT.

Baca juga: Khutbah Jumat 27 Maret 2026: Harta Bukan Segalanya, Ini Cara Islam Mengelolanya

Penutup

Mengawali Jumat dengan doa adalah langkah sederhana namun penuh makna. Selain menenangkan hati, doa juga menjadi penguat iman di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Semoga kita semua termasuk hamba yang senantiasa diberi petunjuk, keteguhan iman, serta limpahan rahmat Allah SWT, baik di dunia maupun di akhirat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Kabar Baik! Saudi Buka Perpanjangan Visa Kedaluwarsa hingga 18 April 2026
Kabar Baik! Saudi Buka Perpanjangan Visa Kedaluwarsa hingga 18 April 2026
Aktual
Khutbah Jumat: Keutamaan Silaturahmi dan Memaafkan Sesama
Khutbah Jumat: Keutamaan Silaturahmi dan Memaafkan Sesama
Aktual
Saat Dedi Mulyadi Jaga Tradisi Tukar Rantang Jelang Lebaran yang Kian Langka
Saat Dedi Mulyadi Jaga Tradisi Tukar Rantang Jelang Lebaran yang Kian Langka
Aktual
Doa Jumat Pagi Penuh Makna: Memohon Keteguhan Iman dan Rahmat Allah di Hari Mulia
Doa Jumat Pagi Penuh Makna: Memohon Keteguhan Iman dan Rahmat Allah di Hari Mulia
Doa dan Niat
Harta Bukan Tujuan Hidup, Khutbah Jumat KH M Cholil Nafis MUI tentang Ekonomi Islam
Harta Bukan Tujuan Hidup, Khutbah Jumat KH M Cholil Nafis MUI tentang Ekonomi Islam
Aktual
Khutbah Jumat 27 Maret 2026: Harta Bukan Segalanya, Ini Cara Islam Mengelolanya
Khutbah Jumat 27 Maret 2026: Harta Bukan Segalanya, Ini Cara Islam Mengelolanya
Aktual
Kunjungan Keluarga Napi Turun Saat Lebaran 2026, Wisata SAE LANUKA di Nunukan Justru Melejit
Kunjungan Keluarga Napi Turun Saat Lebaran 2026, Wisata SAE LANUKA di Nunukan Justru Melejit
Aktual
Libur Lebaran Jadi Panggung Budaya, Ratusan Warga Sumenep Adu Kreativitas Anyam Ketupat di Pantai Lombang
Libur Lebaran Jadi Panggung Budaya, Ratusan Warga Sumenep Adu Kreativitas Anyam Ketupat di Pantai Lombang
Aktual
Ibadah Haji: Pengertian, Dalil, Hukum, Syarat, Rukun, dan Hikmahnya
Ibadah Haji: Pengertian, Dalil, Hukum, Syarat, Rukun, dan Hikmahnya
Aktual
Haji 2026 Hampir Siap 100 Persen, Layanan Ramah Lansia Jadi Fokus Utama
Haji 2026 Hampir Siap 100 Persen, Layanan Ramah Lansia Jadi Fokus Utama
Aktual
Amalan Sunnah Hari Jumat yang Dianjurkan, Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya
Amalan Sunnah Hari Jumat yang Dianjurkan, Lengkap dengan Dalil dan Keutamaannya
Aktual
Terungkap, KPK Sempat Pertimbangkan Reaksi Publik Sebelum Ubah Status Yaqut Menjadi Tahanan Rumah
Terungkap, KPK Sempat Pertimbangkan Reaksi Publik Sebelum Ubah Status Yaqut Menjadi Tahanan Rumah
Aktual
Ibadah Haji: Pengertian, Hukum , Syarat, dan Alasan Menjadi Rukun Islam yang Istimewa
Ibadah Haji: Pengertian, Hukum , Syarat, dan Alasan Menjadi Rukun Islam yang Istimewa
Aktual
Doa Shalat Tahajud Lengkap: Arab, Latin, Artinya, dan Tata Cara Sesuai Sunnah
Doa Shalat Tahajud Lengkap: Arab, Latin, Artinya, dan Tata Cara Sesuai Sunnah
Aktual
Dzikir Pagi dan Petang Lengkap Bacaan Arab, Latin, dan Terjemahnya, serta Keutamaan Mengamalkannya
Dzikir Pagi dan Petang Lengkap Bacaan Arab, Latin, dan Terjemahnya, serta Keutamaan Mengamalkannya
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com