Penulis
KOMPAS.com-Allah SWT menganjurkan setiap muslim untuk memperbanyak dzikir dan doa setelah shalat fardhu sebagai bentuk mengingat-Nya.
Perintah tersebut tercantum dalam berbagai ayat Al-Qur’an, salah satunya berbunyi:
لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ ٢١
laqad kâna lakum fî rasûlillâhi uswatun ḫasanatul limang kâna yarjullâha wal-yaumal-âkhira wa dzakarallâha katsîrâ
Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.(Q.S. Al-Ahzab: 21).
Baca juga: Jelang UTBK 2026, Ini Doa Ibu untuk Anak agar Dimudahkan dan Lulus SNBT
Dalam buku Kitab Doa Harian Rasulullah karya A.R Shohibul Ulum ditulis doa yang diucapkan Rasulullah usai shalat.
Hadisnya berbunyi: “Sulaiman berkata: Ketika doa terakhir, Nabi SAW mengucapkan doa ini: “Ya Tuhan, Tuhan kami dan Tuhan semua, aku bersaksi bahwa sesungguhnya Engkau memang Tuhan, Engkau Esa, tidak ada sekutu bagi-Mu. Tuhan, Engkau adalah Tuhan atas segalanya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanmu. Tuhan, Tuhan kami dan Tuhan semua, aku mengaku bahwa hamba-hamba-Mu semuanya bersaudara. Ya Allah, Tuhan kami sekalian, jadikanlah aku ikhlas kepada-Mu, termasuk kepada keluargaku, yang sesaat di dunia dan di akhirat, ya Tuhan Yang Mulia dan Yang Agung. Dengarkan dan perkenankanlah wahai Tuhan, Tuhan yang besar. Ya Allah, Engkau adalah cahaya langit dan bumi.” (HR Abu Daud).
Berikut bacaan dzikir dan doa setelah shalat fardhu yang dapat diamalkan:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ, أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ, أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَارَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام
Allahumma antas salam, waminkas salam, wa ilaika ya'udus salam, fahayyina rabbana bis salam, wa adkhilnal jannata daras salam, tabarakta rabbana wata'alaita yaa dzal jalali wal ikram.
اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا رَآدَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Allāhumma lā māni‘a limā a‘ṭaita, wa lā mu‘ṭiya limā mana‘ta, wa lā rādda limā qaḍaita, wa lā yanfa‘u dzal-jaddi minka al-jaddu
سُبْحَانَ اللهِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ
اللهُ أَكْبَرُ
Baca juga: Doa Pengantin Baru agar Sakinah Mawaddah Warahmah, Lengkap Arab dan Artinya
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ
Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ 'abduka, wa anâ 'alâ 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'ûdzu bika min syarri mâ shana'tu. Abû'u laka bini'matika 'alayya. Wa abû'u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.
Salah satu doa yang sering dibaca usai shalat adalah doa untuk kedua orangtua:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا
Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.