Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa-Doa Walimatussafar Haji Lengkap untuk Calon Jemaah, Keluarga, dan Tamu Undangan

Kompas.com, 20 April 2026, 00:09 WIB
Add on Google
Puspasari Setyaningrum

Editor

KOMPAS.com - Tradisi walimatussafar haji kembali ramai digelar menjelang musim keberangkatan jemaah tahun 2026.

Acara ini biasanya dilaksanakan calon jemaah haji di rumah atau lingkungan sekitar sebagai bentuk pamitan sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Di Indonesia, walimatussafar menjadi momen penting untuk bersilaturahmi, saling memaafkan, serta memohon doa keselamatan.

Baca juga: Kumpulan Prompt AI Undangan Walimatussafar Haji yang Mewah dan Elegan untuk Dibagikan di Media Sosial

Di Jawa Barat, keberangkatan calon jemaah haji dijadwalkan mulai 21 April 2026 sehingga banyak keluarga mulai mengadakan acara tersebut.

Walimatussafar bukan sekadar tradisi seremonial. Dalam acara ini, calon jemaah, keluarga yang ditinggalkan, kerabat, hingga tetangga saling mendoakan agar ibadah haji berjalan lancar dan kembali dengan selamat.

Karena itu, doa-doa walimatussafar kerap menjadi bagian utama dalam rangkaian acara.

Baca juga: 6 Teks Sambutan Walimatussafar untuk Persiapan Keberangkatan Haji 2026 Penuh Doa dan Harapan

Doa-Doa Walimatussafar Haji

Berikut adalah beberapa doa-doa walimatussafar yang dapat dilantunkan saat mengiringi keberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci.

1. Doa Calon Jemaah untuk Keluarga yang Ditinggalkan

Doa ini dibaca calon jemaah haji sebagai bentuk titipan kepada Allah SWT agar keluarga di rumah selalu berada dalam perlindungan-Nya.

أَسْتَوْدِعُكَ اللَّهَ الَّذِي لَا تَضِيعُ وَدَائِعُهُ

Latin: Astawdi'ukallahal ladzii laa tadhii'u wa daa-i'uh.

Artinya: "Aku menitipkan engkau kepada Allah, yang tidak akan pernah menyia-nyiakan titipan-Nya."

Doa ini biasa dibacakan kepada pasangan, anak, orang tua, maupun keluarga dekat yang ditinggalkan sementara waktu.

2. Doa Keluarga dan Kerabat untuk Calon Jemaah Haji

Doa ini dibacakan keluarga, kerabat, tamu undangan, maupun tetangga sebagai bentuk harapan agar calon jemaah diberi keselamatan dan kemudahan selama perjalanan.

زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

Latin: Zawwadakallaahut taqwaa, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumaa kunta.

Artinya: "Semoga Allah membekalimu dengan ketakwaan, mengampuni dosamu, dan memudahkan kebaikan bagimu di mana pun kamu berada."

Doa ini sering diucapkan saat berjabat tangan atau berpamitan dengan calon jemaah.

3. Doa Penutup Walimatussafar

Pada akhir acara, biasanya ustaz, tokoh agama, atau sesepuh memimpin doa bersama agar seluruh rangkaian ibadah haji diberi kelancaran dan diterima Allah SWT.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجَّنَا حَجًّا مَبْرُوْرًا، وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا، وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا، وَعَمَلًا صَالِحًا مَقْبُوْلًا، وَتِجَارَةً لَنْ تَبُوْرَ

Latin: Allaahummaj’al hajjanaa hajjan mabruuran, wa sa’yan masykuuran, wa dzanban maghfuuran, wa ‘amalan shaalihan maqbuulan, wa tijaaratan lan tabuur.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah haji kami haji yang mabrur, sa'i yang penuh syukur, dosa yang terampuni, amal saleh yang diterima, dan perniagaan yang tidak akan merugi."

Makna Walimatussafar Haji

Walimatussafar berasal dari kata walimah yang berarti jamuan atau pertemuan, serta safar yang berarti perjalanan.

Dalam konteks haji, walimatussafar dimaknai sebagai acara perpisahan atau pamitan sebelum berangkat menunaikan ibadah haji.

Masyarakat Indonesia menjadikan tradisi ini sebagai sarana mempererat hubungan keluarga dan lingkungan sekitar.

Selain itu, momen ini juga digunakan untuk meminta restu dan doa dari sesama muslim.

Tradisi yang Sarat Makna

Walimatussafar haji hingga kini tetap menjadi tradisi yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.

Selain sebagai ajang silaturahmi, acara ini menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual.

Dengan saling mendoakan, calon jemaah diharapkan berangkat dengan hati tenang, menjalankan ibadah dengan khusyuk, dan pulang membawa predikat haji mabrur.

Itulah beberapa doa walimatussafar haji yang bisa dibaca calon jemaah, keluarga, hingga tamu undangan.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul "Doa Walimatussafar Dibaca Calon Jemaah Haji dan Keluarga hingga Tamu dan Tetangga".

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Niat Puasa Senin Kamis, Doa Berbuka, dan Keutamaan Menurut Hadits
Niat Puasa Senin Kamis, Doa Berbuka, dan Keutamaan Menurut Hadits
Doa dan Niat
Doa-Doa Walimatussafar Haji Lengkap untuk Calon Jemaah, Keluarga, dan Tamu Undangan
Doa-Doa Walimatussafar Haji Lengkap untuk Calon Jemaah, Keluarga, dan Tamu Undangan
Doa dan Niat
Fakta Gua Safarwadi Tasikmalaya, Wisata Religi yang Disebut Punya Jalan Tembus ke Mekkah
Fakta Gua Safarwadi Tasikmalaya, Wisata Religi yang Disebut Punya Jalan Tembus ke Mekkah
Aktual
Mengenal Multazam di Masjidil Haram: Letak, Keutamaan, dan Tata Cara Berdoa yang Dianjurkan
Mengenal Multazam di Masjidil Haram: Letak, Keutamaan, dan Tata Cara Berdoa yang Dianjurkan
Aktual
423 Tenaga Pendukung PPIH Disiapkan, Perkuat Layanan Jemaah Haji 2026
423 Tenaga Pendukung PPIH Disiapkan, Perkuat Layanan Jemaah Haji 2026
Aktual
Wamenhaj: 30 Persen Jemaah Haji Reguler 2026 Berprofesi Sebagai Petani
Wamenhaj: 30 Persen Jemaah Haji Reguler 2026 Berprofesi Sebagai Petani
Aktual
Kisah Ukasyah bin Mihshan, Sahabat Nabi yang Dijanjikan Surga Tanpa Hisab
Kisah Ukasyah bin Mihshan, Sahabat Nabi yang Dijanjikan Surga Tanpa Hisab
Aktual
Muslimat NU Surati PBB agar Hentikan Perang, Khofifah: Seruan untuk Perdamaian Dunia
Muslimat NU Surati PBB agar Hentikan Perang, Khofifah: Seruan untuk Perdamaian Dunia
Aktual
Muktamar NU 2026 Disorot, Gus Kikin: Kembalikan ke Qanun Asasi dan Perkuat Ukhuwah
Muktamar NU 2026 Disorot, Gus Kikin: Kembalikan ke Qanun Asasi dan Perkuat Ukhuwah
Aktual
Cara Gunakan Toilet di Pesawat, Jemaah Haji Harus Tahu
Cara Gunakan Toilet di Pesawat, Jemaah Haji Harus Tahu
Aktual
Peran Orang Tua Kunci Pendidikan Anak, Pesan KH Qosim di Purworejo
Peran Orang Tua Kunci Pendidikan Anak, Pesan KH Qosim di Purworejo
Aktual
Doa Setelah Shalat Tahajud, Waktu Sunyi yang Diyakini Penuh Keberkahan
Doa Setelah Shalat Tahajud, Waktu Sunyi yang Diyakini Penuh Keberkahan
Doa dan Niat
Cuaca Haji 2026 Diprediksi Ekstrem meski Masuk Musim Semi, Suhu Makkah Bisa Tembus 40°C
Cuaca Haji 2026 Diprediksi Ekstrem meski Masuk Musim Semi, Suhu Makkah Bisa Tembus 40°C
Aktual
Kumpulan Doa UTBK 2026, Amalan Agar Hati Tenang dan Fokus
Kumpulan Doa UTBK 2026, Amalan Agar Hati Tenang dan Fokus
Doa dan Niat
Kalender Hijriyah Mei 2026 Lengkap: Weton, Hari Besar, dan Tanggal Baik
Kalender Hijriyah Mei 2026 Lengkap: Weton, Hari Besar, dan Tanggal Baik
Aktual
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com