Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Doa Sore Hari yang Dibaca Rasulullah: Amalkan Saat Matahari Terbenam

Kompas.com, 28 April 2026, 11:30 WIB
Add on Google
Norma Desvia Rahman,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Ada satu momen dalam sehari yang sering terlewat tanpa disadari, waktu sore. Matahari mulai condong ke barat, aktivitas perlahan menurun, dan hari bersiap berganti malam.

Dalam ajaran Islam, waktu ini bukan sekadar peralihan, tetapi juga saat yang dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir.

Di tengah rutinitas yang padat sejak pagi hingga siang, sore hari menjadi ruang refleksi, kesempatan untuk kembali mengingat Allah dan memohon perlindungan atas sisa waktu yang akan dijalani.

Rasulullah SAW sendiri mencontohkan sejumlah doa yang dibaca pada waktu ini, sebagaimana diriwayatkan dalam berbagai hadis sahih.

Lantas, apa saja doa sore yang diajarkan Nabi dan apa keutamaannya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Sore Hari: Momentum Spiritual yang Sering Terlupakan

Dalam Islam, waktu memiliki nilai ibadah yang kuat. Tidak hanya pagi, sore hari juga menjadi waktu yang dianjurkan untuk berdzikir.

Hal ini sejalan dengan anjuran dalam Al-Qur'an agar umat Muslim mengingat Allah pada waktu pagi dan petang.

Menurut Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar, dzikir pagi dan sore memiliki keutamaan besar karena menjadi benteng perlindungan seorang hamba dari berbagai keburukan, baik yang tampak maupun yang tidak terlihat.

Dalam buku Adab dan Doa Sehari-hari untuk Muslim Sejati karya Jayana, disebutkan bahwa waktu sore adalah saat yang penuh keberkahan karena menjadi penutup aktivitas harian sekaligus persiapan menuju malam.

Baca juga: Titip Doa ke Jemaah Haji, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Nabi

Doa Sore Hari yang Dibaca Rasulullah

Berikut beberapa doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk diamalkan saat sore hari:

1. Doa Memasuki Sore Hari

اَللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ

Allāhumma bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūr

Artinya: “Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki waktu sore, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu kami kembali.”

Doa ini diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud dan Jami at-Tirmidzi, serta menjadi pengingat bahwa seluruh kehidupan berada dalam kuasa Allah.

2. Doa Ridha terhadap Ketetapan Allah

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وِبِالإِسْلَامِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا

Radhītu billāhi rabbā, wa bil islāmi dīnā, wa bi Muhammadin shallallāhu ‘alaihi wa sallama nabiyyan wa rasūlā.

Artinya: "Aku rela Allah sebagai tuhan, Islam sebagai agama, dan Nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul." (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasai, dan Al-Hakim).

Dzikir ini mencerminkan keimanan yang utuh dan ketenangan batin seorang Muslim dalam menerima ketetapan Allah.

3. Doa Memohon Kebaikan dan Perlindungan

أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى المُلْكُ للهِ، وَالحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسْلِ وَسُوْءِ الكِبَرِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي القَبْرِ

Amsainā wa amsal mulku lillāhi wal hamdu lillāhi, lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai‘in qadīr. Rabbi, as’aluka khaira mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā, wa a‘ūdzu bika min syarri mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā. Rabbi, a‘ūdzu bika minal kasli wa sū’il kibari. A‘ūdzu bika min ‘adzābin fin nāri wa ‘adzābin dil qabri.

Artinya: "Kami dan kuasa Allah bersore hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu kejahatan malam ini dan malam sesudahnya. Tuhanku, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur."

Doa ini diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud dan tercatat dalam hadis sahih, berisi permohonan perlindungan dari berbagai keburukan, termasuk kemalasan dan siksa akhirat.

Baca juga: Doa agar Orang Tua Sehat dan Dipanjangkan Umurnya

4. Doa Perlindungan dari Bahaya

بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ

Bismillāhil ladzī lā yadhurru ma‘as mihī syai’un fil ardhi wa lā fis samā’i wa huas samī‘ul ‘alīm.

Artinya: "Dengan nama Allah, Zat yang apa pun di bumi dan di langit tidak mudharat dengan asma-Nya. Dia mahadengar dan mahatahu." (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

Doa ini dianjurkan dibaca tiga kali sebagai bentuk perlindungan dari bahaya yang tidak terlihat.

Keutamaan Dzikir Sore Hari

Dzikir sore bukan hanya rutinitas, tetapi memiliki dampak spiritual yang mendalam:

1. Perlindungan dari Keburukan

Dzikir menjadi benteng dari gangguan yang tidak kasat mata.

2. Menenangkan Hati

Mengakhiri hari dengan doa membantu meredakan stres dan kegelisahan.

3. Menguatkan Iman

Konsistensi berdzikir mencerminkan kedekatan dengan Allah.

4. Mengundang Keberkahan

Hari yang ditutup dengan doa diyakini lebih penuh keberkahan.

Dalam buku Energi Dzikir: Menenteramkan Jiwa Membangkitkan Optimisme karya Amin dan Al-Fandi, disebutkan bahwa dzikir yang dilakukan secara rutin dapat membangun ketenangan batin dan memperkuat optimisme hidup.

Baca juga: Dzikir & Doa Saat Terjadi Musibah: Arab, Latin, Arti, dan Maknanya

Mengakhiri Hari dengan Kesadaran Spiritual

Sore hari adalah waktu yang tepat untuk berhenti sejenak. Bukan hanya melepas lelah, tetapi juga mengingat kembali perjalanan hari yang telah dilalui.

Dzikir dan doa di waktu ini bukan sekadar bacaan, melainkan bentuk refleksi, tentang apa yang telah dilakukan, apa yang perlu diperbaiki, dan kepada siapa semua itu kembali.

Sebagaimana dijelaskan oleh Yusuf Al-Qaradawi dalam Fiqh Dzikir dan Doa, dzikir yang dilakukan secara konsisten akan membentuk kesadaran spiritual yang mendalam dan menjaga hati tetap hidup.

Sore yang Lebih Bermakna

Di tengah kehidupan yang serba cepat, sore hari sering berlalu begitu saja. Namun bagi mereka yang mengisinya dengan dzikir, waktu ini menjadi lebih dari sekadar penutup hari.
Ia menjadi awal dari ketenangan.

Mungkin hanya beberapa menit, beberapa kalimat pendek. Tapi dari sanalah, hati belajar kembali tenang dan hari pun berakhir dengan lebih bermakna.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Arab Saudi Tambah 566.000 Tempat Tidur Baru untuk Jemaah Haji 2026
Arab Saudi Tambah 566.000 Tempat Tidur Baru untuk Jemaah Haji 2026
Aktual
Bahaya Jika Lupa! Jemaah Haji Wajib Bawa Kartu Nusuk Saat Keluar Hotel
Bahaya Jika Lupa! Jemaah Haji Wajib Bawa Kartu Nusuk Saat Keluar Hotel
Aktual
Waktu Mustajab! Doa di Antara Adzan dan Iqamah Tak Tertolak
Waktu Mustajab! Doa di Antara Adzan dan Iqamah Tak Tertolak
Aktual
Gus Ipul Respons Desakan PWNU: Muktamar NU Agustus, Panitia Sudah Rampung
Gus Ipul Respons Desakan PWNU: Muktamar NU Agustus, Panitia Sudah Rampung
Aktual
5 Doa Pelunas Utang dan Pembuka Pintu Rezeki Halal
5 Doa Pelunas Utang dan Pembuka Pintu Rezeki Halal
Doa dan Niat
Proyek Kereta Saudi–Turki: Hubungkan Makkah, Madinah hingga Istanbul
Proyek Kereta Saudi–Turki: Hubungkan Makkah, Madinah hingga Istanbul
Aktual
2 Pesawat Haji Tertunda Akibat Kendala Teknis, Ratusan Jemaah Terdampak
2 Pesawat Haji Tertunda Akibat Kendala Teknis, Ratusan Jemaah Terdampak
Aktual
Cuti Bersama Idul Adha 2026: Cek Jadwal Libur & Potensi Long Weekend 6 Hari
Cuti Bersama Idul Adha 2026: Cek Jadwal Libur & Potensi Long Weekend 6 Hari
Aktual
Forum Ketua PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Juli-Agustus 2026 atau Hadapi Mosi Tidak Percaya
Forum Ketua PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Juli-Agustus 2026 atau Hadapi Mosi Tidak Percaya
Aktual
Gelisah dan Overthinking? Baca Doa Ini, Amalan Sunnah Penenang Hati
Gelisah dan Overthinking? Baca Doa Ini, Amalan Sunnah Penenang Hati
Doa dan Niat
Amalan Sebelum Tidur: Dzikir & Doa Malam Sunnah yang Menenangkan Hati
Amalan Sebelum Tidur: Dzikir & Doa Malam Sunnah yang Menenangkan Hati
Doa dan Niat
Doa Siang Hari yang Mustajab: Dzikir Sunnah Arab, Latin, dan Artinya
Doa Siang Hari yang Mustajab: Dzikir Sunnah Arab, Latin, dan Artinya
Aktual
Doa Sore Hari yang Dibaca Rasulullah: Amalkan Saat Matahari Terbenam
Doa Sore Hari yang Dibaca Rasulullah: Amalkan Saat Matahari Terbenam
Doa dan Niat
Musim Haji, Warga dari Negara-negara Ini Masih Boleh Umrah hingga 3 Mei
Musim Haji, Warga dari Negara-negara Ini Masih Boleh Umrah hingga 3 Mei
Aktual
Doa Setelah Wudhu yang Membuka 8 Pintu Surga, Amalan Ringan Berpahala Dahsyat
Doa Setelah Wudhu yang Membuka 8 Pintu Surga, Amalan Ringan Berpahala Dahsyat
Doa dan Niat
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com