KOMPAS.com – Ada satu momen dalam sehari yang sering terlewat tanpa disadari, waktu sore. Matahari mulai condong ke barat, aktivitas perlahan menurun, dan hari bersiap berganti malam.
Dalam ajaran Islam, waktu ini bukan sekadar peralihan, tetapi juga saat yang dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir.
Di tengah rutinitas yang padat sejak pagi hingga siang, sore hari menjadi ruang refleksi, kesempatan untuk kembali mengingat Allah dan memohon perlindungan atas sisa waktu yang akan dijalani.
Rasulullah SAW sendiri mencontohkan sejumlah doa yang dibaca pada waktu ini, sebagaimana diriwayatkan dalam berbagai hadis sahih.
Lantas, apa saja doa sore yang diajarkan Nabi dan apa keutamaannya? Berikut penjelasan lengkapnya.
Dalam Islam, waktu memiliki nilai ibadah yang kuat. Tidak hanya pagi, sore hari juga menjadi waktu yang dianjurkan untuk berdzikir.
Hal ini sejalan dengan anjuran dalam Al-Qur'an agar umat Muslim mengingat Allah pada waktu pagi dan petang.
Menurut Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar, dzikir pagi dan sore memiliki keutamaan besar karena menjadi benteng perlindungan seorang hamba dari berbagai keburukan, baik yang tampak maupun yang tidak terlihat.
Dalam buku Adab dan Doa Sehari-hari untuk Muslim Sejati karya Jayana, disebutkan bahwa waktu sore adalah saat yang penuh keberkahan karena menjadi penutup aktivitas harian sekaligus persiapan menuju malam.
Baca juga: Titip Doa ke Jemaah Haji, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Nabi
Berikut beberapa doa yang diajarkan Rasulullah SAW untuk diamalkan saat sore hari:
اَللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ
Allāhumma bika amsainā, wa bika nahyā, wa bika namūtu, wa ilaikan nusyūr
Artinya: “Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki waktu sore, dengan-Mu kami hidup, dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu kami kembali.”
Doa ini diriwayatkan dalam Sunan Abu Dawud dan Jami at-Tirmidzi, serta menjadi pengingat bahwa seluruh kehidupan berada dalam kuasa Allah.
رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وِبِالإِسْلَامِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا
Radhītu billāhi rabbā, wa bil islāmi dīnā, wa bi Muhammadin shallallāhu ‘alaihi wa sallama nabiyyan wa rasūlā.
Artinya: "Aku rela Allah sebagai tuhan, Islam sebagai agama, dan Nabi Muhammad saw. sebagai nabi dan rasul." (HR Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasai, dan Al-Hakim).
Dzikir ini mencerminkan keimanan yang utuh dan ketenangan batin seorang Muslim dalam menerima ketetapan Allah.
أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى المُلْكُ للهِ، وَالحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكَسْلِ وَسُوْءِ الكِبَرِ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي القَبْرِ
Amsainā wa amsal mulku lillāhi wal hamdu lillāhi, lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alā kulli syai‘in qadīr. Rabbi, as’aluka khaira mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā, wa a‘ūdzu bika min syarri mā fī hādzihil lailata wa khaira mā ba‘dahā. Rabbi, a‘ūdzu bika minal kasli wa sū’il kibari. A‘ūdzu bika min ‘adzābin fin nāri wa ‘adzābin dil qabri.
Artinya: "Kami dan kuasa Allah bersore hari. Segala puji bagi Allah. Tiada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kuasa dan puji. Dia kuasa atas segala sesuatu. Tuhanku, aku memohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan malam sesudahnya. Aku memohon perlindungan-Mu kejahatan malam ini dan malam sesudahnya. Tuhanku, aku memohon perlindungan-Mu dari kemalasan dan kedaifan masa tua. Aku memohon perlindungan-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur."
Doa ini diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud dan tercatat dalam hadis sahih, berisi permohonan perlindungan dari berbagai keburukan, termasuk kemalasan dan siksa akhirat.
Baca juga: Doa agar Orang Tua Sehat dan Dipanjangkan Umurnya
بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ
Bismillāhil ladzī lā yadhurru ma‘as mihī syai’un fil ardhi wa lā fis samā’i wa huas samī‘ul ‘alīm.
Artinya: "Dengan nama Allah, Zat yang apa pun di bumi dan di langit tidak mudharat dengan asma-Nya. Dia mahadengar dan mahatahu." (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).
Doa ini dianjurkan dibaca tiga kali sebagai bentuk perlindungan dari bahaya yang tidak terlihat.
Dzikir sore bukan hanya rutinitas, tetapi memiliki dampak spiritual yang mendalam:
Dzikir menjadi benteng dari gangguan yang tidak kasat mata.
Mengakhiri hari dengan doa membantu meredakan stres dan kegelisahan.
Konsistensi berdzikir mencerminkan kedekatan dengan Allah.
Hari yang ditutup dengan doa diyakini lebih penuh keberkahan.
Dalam buku Energi Dzikir: Menenteramkan Jiwa Membangkitkan Optimisme karya Amin dan Al-Fandi, disebutkan bahwa dzikir yang dilakukan secara rutin dapat membangun ketenangan batin dan memperkuat optimisme hidup.
Baca juga: Dzikir & Doa Saat Terjadi Musibah: Arab, Latin, Arti, dan Maknanya
Sore hari adalah waktu yang tepat untuk berhenti sejenak. Bukan hanya melepas lelah, tetapi juga mengingat kembali perjalanan hari yang telah dilalui.
Dzikir dan doa di waktu ini bukan sekadar bacaan, melainkan bentuk refleksi, tentang apa yang telah dilakukan, apa yang perlu diperbaiki, dan kepada siapa semua itu kembali.
Sebagaimana dijelaskan oleh Yusuf Al-Qaradawi dalam Fiqh Dzikir dan Doa, dzikir yang dilakukan secara konsisten akan membentuk kesadaran spiritual yang mendalam dan menjaga hati tetap hidup.
Di tengah kehidupan yang serba cepat, sore hari sering berlalu begitu saja. Namun bagi mereka yang mengisinya dengan dzikir, waktu ini menjadi lebih dari sekadar penutup hari.
Ia menjadi awal dari ketenangan.
Mungkin hanya beberapa menit, beberapa kalimat pendek. Tapi dari sanalah, hati belajar kembali tenang dan hari pun berakhir dengan lebih bermakna.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang