Editor
KOMPAS.com — Menjelang musim haji, Menteri Pariwisata Arab Saudi Ahmed Al-Khateeb melakukan inspeksi langsung terhadap kesiapan fasilitas perhotelan dan akomodasi sementara bagi jamaah di Makkah.
Dalam kunjungannya, Al-Khateeb meninjau berbagai hotel dan hunian sementara yang disiapkan untuk menampung jamaah haji.
Ia mengevaluasi prosedur operasional, kesiapan fasilitas, serta kualitas layanan yang diberikan kepada para tamu Allah tersebut.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada jamaah terus meningkat, terutama dari sisi kenyamanan dan keamanan selama berada di Tanah Suci.
Baca juga: Bahaya Jika Lupa! Jemaah Haji Wajib Bawa Kartu Nusuk Saat Keluar Hotel
Selain memeriksa fasilitas, Al-Khateeb juga bertemu dengan tenaga kerja sektor pariwisata yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk melayani jamaah.
Ia menilai kesiapan para petugas menjadi bagian penting dari keberhasilan pelayanan haji, sekaligus mencerminkan hasil program pelatihan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang digagas pemerintah.
Kunjungan juga dilakukan ke kantor cabang Kementerian Pariwisata di wilayah Makkah yang berperan dalam pengawasan langsung fasilitas akomodasi serta mendukung pelayanan sepanjang tahun.
Dalam agenda lainnya, Al-Khateeb menggelar pertemuan dengan investor dan pengelola hotel di Makkah Chamber of Commerce.
Pertemuan tersebut membahas kesiapan sektor akomodasi menghadapi lonjakan jamaah, termasuk upaya meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan pengalaman menginap yang layak dan nyaman bagi jamaah, sehingga mereka dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
Dalam kesempatan itu, Al-Khateeb juga mengumumkan pencapaian target peningkatan kapasitas tempat tidur di sektor perhotelan Makkah.
Melalui program “Temporary Accommodation”, pemerintah berhasil menambah lebih dari 566.000 tempat tidur baru untuk jamaah haji.
Program ini menghadirkan sistem perizinan akomodasi sementara dengan standar yang jelas, sekaligus memperluas pilihan tempat tinggal bagi jamaah dari berbagai negara.
Baca juga: Musim Haji, Warga dari Negara-negara Ini Masih Boleh Umrah hingga 3 Mei
Tahun ini, Kementerian Pariwisata Arab Saudi juga mengambil alih tanggung jawab penuh dalam pengawasan sektor akomodasi jamaah di Makkah.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah Arab Saudi berupaya memastikan seluruh jamaah haji dapat menjalankan ibadah dengan nyaman, aman, dan khusyuk di Tanah Suci.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang